Atasi Ngilu Gigi Sensitif dengan Cara Menyikat Gigi yang Tepat

Oleh drg. Wiena Manggala Putri pada 05 Nov 2019, 17:00 WIB
Salah satu penyebab masalah gigi sensitif adalah teknik menyikat gigi yang salah. Jangan lagi salah, ini cara melakukannya dengan tepat!
Atasi Ngilu Gigi Sensitif dengan Cara Menyikat Gigi yang Tepat (Airdone/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Mungkin karena ketidaktahuan, banyak orang yang mengabaikan perawatan gigi sensitif yang keluhan utamanya adalah ngilu. Padahal, gigi sensitif bisa diatasi dengan tindakan mudah, sesederhana tahu dan menerapkan cara menyikat gigi secara tepat.

Gigi sensitif adalah kondisi yang biasanya ditandai dengan sensasi ngilu yang singkat. Meski singkat, tetapi rasa ngilu tersebut bisa terasa amat tajam dan menusuk, sehingga bikin tak nyaman.

Mengapa bisa muncul sensasi ngilu di gigi?

Timbulnya rasa ngilu tersebut adalah respons langsung dari lapisan dentin gigi yang terbuka. Gigi ngilu umumnya berlangsung saat mengonsumsi makanan atau minuman yang bersuhu panas maupun dingin dan rasa asam.

Rasa sensitif juga dapat dirasakan saat bernapas lewat rongga mulut. Embusan udara yang masuk dapat menciptakan rasa ngilu di gigi yang mengalami penurunan gusi.

Pada gigi yang sehat, lapisan enamel bekerja melindungi mahkota gigi, sedangkan lapisan sementum melindungi akar gigi di bawah garis gusi. Di bawah lapisan enamel dan sementum ini terdapat lapisan dentin, yang mana pada bagian ini kurang padat dibanding lapisan lainnya.

Ketika lapisan dentin kehilangan pelindung enamel atau sementumnya, tubulus dentin (saluran-saluran kecil pada dentin) memungkinkan makanan panas dan dingin, asam, atau lengket mencapai saraf dan sel-sel di dalam gigi. Selain itu, dentin juga dapat terpapar ketika gusi menyusut atau mengalami penurunan (resesi gusi).

Resesi gusi atau turunnya gusi disebabkan oleh teknik menyikat gigi yang kurang tepat serta pemakaian pasta gigi yang mengandung bahan abrasif. Tidak hanya itu, jenis sikat yang digunakan juga berperan dalam hilangnya permukaan gigi.

1 of 2

Cara menyikat gigi yang tepat

Menyikat gigi adalah bagian penting dari rutinitas perawatan gigi. American Dental Association (ADA) merekomendasikan untuk menyikat gigi dua kali sehari selama 2 menit. Secara klinis, durasi tersebut telah terbukti dapat menghapus plak secara signifikan.

Penggunaan pasta gigi yang mengandung fluoride dapat meningkatkan tingkat konsentrasi fluoride dalam cairan biofilm dan saliva, sehingga dapat menurunkan terjadinya risiko karies.

Anda juga dapat memilih pasta gigi yang mengandung potasium nitrat. Di bidang kedokteran gigi, senyawa tersebut digunakan sebagai bahan aktif dalam pasta gigi maupun obat kumur untuk mengurangi kejadian gigi sensitif.

Bila menyukai pasta gigi berbahan herbal, selain yang mengandung potasium nitrat, cari juga pasta gigi yang mengandung ekstrak eucalyptus dan fennel untuk mengoptimalkan pembersihan dan kebersihan rongga mulut.

Cara menyikat gigi yang benar adalah dengan meletakkan sikat gigi dengan posisi sudut 45 derajat terhadap garis gusi. Tujuannya adalah untuk menghilangkan plak dari atas dan tepat di bawah margin gusi.

Bersihkan gigi Anda secara sistematis, dimulai dari belakang mulut. Hati-hati saat menyikat gigi di bagian dalam, luar, dan permukaan kunyah. Pastikan ujung sikat gigi dapat mencapai seluruh area permukaan gigi.

Gerakkan sikat gigi dengan perlahan maju mundur dalam gerakan singkat. Untuk membersihkan permukaan bagian depan, gerakkan sikat ke arah atas dan ke bawah. Hindari menggosok gigi terlalu keras dari satu sisi ke sisi lain, sebab itu berisiko menyebabkan penurunan gusi dan merusak lapisan enamel gigi.

Selain itu, ADA juga merekomendasikan untuk memilih sikat gigi berbulu lembut untuk membantu mengurangi risiko cedera pada gusi. Ukuran sikat gigi juga harus pas dengan mulut, sehingga dapat menjangkau semua area dengan mudah.

Ganti sikat gigi setiap 3-4 bulan sekali, atau lebih cepat lagi jika bulu sikat sudah tampak rusak. Bulu sikat gigi yang rusak tidak akan efektif membersihkan gigi dengan baik.

Tidak cukup dengan menyikat gigi saja, Anda juga perlu membersihkan sela gigi dengan menggunakan benang gigi (dental floss). Pasalnya, bulu sikat gigi sering kali tak mampu menjangkau sela gigi untuk membersihkan sisa makan yang tertinggal.

Dengan pemilihan jenis sikat gigi dan penerapan cara menyikat gigi yang tepat, terjadinya penurunan gusi dapat dicegah, sehingga rasa ngilu akibat gigi sensitif bisa teratasi dan tidak akan muncul.

(RN/ RH)

Lanjutkan Membaca ↓