Bahaya Abu Rokok yang Masuk ke Mata

Oleh Krisna Octavianus Dwiputra pada 05 Nov 2019, 15:00 WIB
Bukan tanpa alasan merokok saat berkendara dilarang. Abu rokok yang masuk mata pengendara lain atau pejalan kaki bisa membahayakan fungsi penglihatan.
Bahaya Abu Rokok yang Masuk ke Mata (Eric-Limon/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Sudah beberapa viral di media sosial cerita tentang pengalaman menyakitkan terkena abu rokok yang masuk mata di jalan. Singkat cerita, korban berada di belakang pengendara motor yang merokok, lalu abunya terbang dan masuk ke matanya. Insiden tersebut tentu bisa berbahaya bagi fungsi penglihatan dan berisiko sebabkan kecelakaan.

Sekadar mengingatkan, larangan merokok saat berkendara motor tertuang dalam Peraturan Menteri Perhubungan RI Nomor PM 12 tahun 2019 pasal 6. Bunyinya: “Pengemudi dilarang merokok dan melakukan aktivitas lain yang mengganggu konsentrasi ketika sedang mengendarai motor.”

Bahkan, larangan itu berlaku untuk semua pengemudi kendaraan bermotor, sesuai dengan pasal 283 Undang-Undang No. 22/2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Ancaman pidana pun tak main-main. Para pelanggar dikenai denda Rp750 ribu atau hukuman pidana tiga bulan penjara.

Bahaya abu rokok yang masuk ke mata

Sudah cukup pembahasan tentang larangan merokok saat berkendara, mari ketahui apa saja bahaya abu rokok yang masuk ke mata.

Dampak paling ringan dari abu rokok yang masuk ke mata adalah terjadinya iritasi mekanik. Dikatakan dr. Sepriani Timurtini Limbong dari KlikDokter, iritasi mekanik adalah suatu kondisi yang mirip dengan luka lecet di kulit.

"Sebenarnya mata punya mekanisme pertahanan sendiri. Kalau ada benda asing, mata langsung cepat menutup. Tapi, jika ada yang berhasil masuk ke mata, hal yang pertama kali terjadi adalah iritasi mekanik. Ini mirip luka di kulit, seperti lecet," ujar dr. Sepriani.

Tidak sekadar itu, mata yang kemasukan abu rokok juga bisa mengalami dampak buruk berikut ini:

  • Luka di kornea mata

Ketika abu rokok masuk ke mata, gangguan lain yang juga bisa terjadi sebagai akibatnya adalah luka di kornea. Dalam bahasa medis, kondisi ini disebut ulkus kornea.

"Kalau kena di kornea, bisa timbul rasa nyeri dan bisa berakhir menjadi luka atau ulkus. Kalau berlanjut, bisa jadi infeksi," ungkap dr. Sepriani.

  • Hifema

Hifema terjadi ketika terdapat perdarahan di bilik depan mata. Anda harus segera berobat ke dokter jika darah sudah menutupi pandangan.

"Kalau partikel abu rokoknya cukup besar, itu bisa menyebabkan perdarahan bilik depan mata atau hifema. Jadi, ada di darah di dalam kornea. Kalau darah sedikit, bisa diserap sendiri oleh mata. Tapi kalau darahnya banyak sampai mengaburkan penglihatan, itu harus segera ditangani dokter," tutur dr. Sepriani.

  • Glaukoma traumatik

Ini adalah kondisi paling parah yang bisa terjadi akibat mata kemasukan abu rokok. Kondisi ini bahkan bisa membuat penderita kehilangan fungsi penglihatan secara permanen.

"Paling parah, partikel abu rokok itu bisa menyebabkan glaukoma traumatik. Glaukoma itu peningkatan tekanan bola mata. Jadi, misalnya kena abu dan infeksi, bisa keluar cairan seperti nanah di mata. Itu bisa mengisi bilik depan mata," ucap dr. Sepriani.

"Kalau misalnya tambah lagi perdarahan (hifema), akibatnya tekanan di depan mata meningkat, timbulah glaukoma. Kalau tekanan bola matanya sangat tinggi, itu bisa menyebabkan kebutaan," tambahnya.

Mengetahui bahwa paparan abu rokok ke mata bisa menyebabkan hal-hal bahaya tersebut, bila sampai mengalaminya Anda disarankan untuk memeriksakan diri ke dokter spesialis mata. Hal ini dilakukan untuk memastikan kondisi mata, sehingga kemungkinan terburuk bisa dihindari.

"Sebaiknya langsung ke dokter kalau mata bermasalah. Jangan dikucek, jangan digosok, jangan ditetesi apa pun juga. Kalau ingin dibersihkan, gunakan air bersih yang mengalir," dr. Sepriani mengingatkan.

Perhatikan kondisi mata dengan saksama. Jika tampak sangat merah, bengkak, terasa silau saat melihat, atau bahkan tidak bisa melihat, lebih baik langsung ke dokter. Jangan menunggu hingga keluhan yang lebih parah muncul.

Selain melanggar aturan, merokok saat berkendara bisa membahayakan orang-orang di sekitar. Abu rokok yang masuk ke mata tak hanya bisa membahayakan fungsi penglihatan mata, tapi juga berisiko menyebabkan kecelakaan. Misalnya jika kelilipan abu rokok saat mengendarai motor dengan kecepatan cukup tinggi.

(NB/RN)