Cara Tepat Atasi Sakit Mata pada Anak

Oleh dr. Muhammad Iqbal Ramadhan pada 07 Nov 2019, 12:00 WIB
Anak Anda sakit mata? Jangan buru-buru panik dan cemas. Lakukan ini untuk mengatasinya.
Cara Tepat Atasi Sakit Mata pada Anak (Littlekidmoment/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Anak tidak lepas dari ancaman sakit mata. Apabila si Kecil benar-benar mengalami kondisi ini, orang tua pasti akan langsung khawatir dan ingin segera mengatasinya. Selain untuk mengobati, mengatasi sakit mata pada anak sejak dini juga bertujuan untuk mencegah komplikasi yang lebih berbahaya.

Sakit mata atau konjungtivitis biasanya ditandai dengan keluhan mata merah, berair dan terasa perih. Pada anak, kondisi ini bisa terjadi akibat dari:

  • Infeksi

Mata merah ataupun berair paling sering disebabkan oleh infeksi, baik oleh bakteri maupun virus. 

Gejala penyerta yang dapat terjadi pada kondisi ini adalah mata bengkak dan keluarnya kotoran mata berbentuk padat. Sakit mata akibat infeksi dapat menular.

  • Alergi

Pada anak yang alergi, paparan serbuk sari, debu dan asap kendaraan bisa mencetuskan terjadinya sakit mata. 

Gejala penyerta yang biasanya terjadi, meliputi pilek atau hitung terasa gatal, bersin-bersin, hidung tersumbat dan terasa sakit di saluran telinga.

1 of 2

Tips mengatasi sakit mata pada anak

Cara mengatasi sakit mata pada anak cukup bervariasi. Apabila kasusnya tergolong ringan, Anda dapat mengobatinya dengan pengobatan rumahan seperti berikut ini:

  • Pijatan lembut di sekitar mata

Gejala mata berair menandakan bahwa saluran air mata sedang tersumbat. Oleh karena itu, cara yang bisa dilakukan untuk membantu mengatasinya adalah dengan pijatan.

Caranya, pijat bagian luar hidung anak (dari mata ke sudut hidung) dengan jari telunjuk yang bersih. Berikan tekanan yang agak kuat selama proses pemijatan dilakukan.

  • Kompres hangat

Tempelkan kompres hangat ke mata anak yang sakit. Hal ini dapat membantu membersihkan mata dan memberikan kenyamanan pada organ penglihatan anak Anda. 

Namun, jika sakit mata pada anak tergolong berat atau tidak mempan dengan pengobatan rumahan, segera bawa ke dokter. Apalagi, bila sejak awal gejala sakit mata pada anak disertai dengan keluhan berikut ini:

  • Peradangan dan kemerahan yang meluas
  • Kotoran mata yang berwarna kuning atau hijau
  • Rasa sakit yang hebat
  • Perubahan struktur mata atau kelopak mata
  • Sensitivitas terhadap cahaya
  • Gatal berlebihan sehingga bikin anak sering mengucek mata 

Sakit mata pada anak memerlukan perawatan medis, apalagi jika terdapat infeksi, robekan atau gejala penyerta seperti di atas. 

Untuk kasus ini, dokter biasanya akan memberikan pengobatan secara topikal dengan salep atau tetes mata, secara oral, atau bahkan secara intravena di rumah sakit. Dokter juga mungkin akan merekomendasikan prosedur membilas mata dengan cairan saline untuk membersihkan penumpukan kotoran di mata anak.

Jika terapi-terapi tersebut masih belum mampu mengatasi sakit mata pada anak hingga tuntas, dokter dapat merekomendasikan pemeriksaan saluran nasolacrimal. Prosedur ini dilakukan dengan memasukkan probe kecil melalui saluran air mata anak ke hidung untuk melebarkan bagian tersebut. 

Jangan anggap sepele sakit mata pada anak. Meski bisa sembuh dengan sendirinya, kondisi ini tetap perlu diberikan terapi agar tidak muncul komplikasi. Segera bawa si Kecil berobat ke dokter untuk mendapat pengobatan yang tepat.

(NB/ RH)

Lanjutkan Membaca ↓