Perlukah Lansia Pergi Olahraga ke Gym?

Tetap aktif adalah kunci agar lansia tetap sehat. Namun, perlukah lansia olahraga di gym untuk meningkatkan kebugaran?
Perlukah Lansia Pergi Olahraga ke Gym? (Pikselstock/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Menjadi tua bukan berarti menjalani hidup pasif dan berhenti berolahraga. Justru, seorang lansia harus tetap aktif bergerak, salah satunya dengan olahraga ke gym. Pasalnya, olahraga pada lansia akan mendatangkan banyak manfaat kesehatan.

Lansia dan kebiasaan berolahraga

Untuk melihat seberapa besar manfaat olahraga pada kesehatan lansia, sebuah studi dilakukan di Korea Selatan. Para peneliti mengkaji 1 juta orang yang berusia 60 tahun ke atas. Para lansia ini diberikan dua pemeriksaan kesehatan berturut-turut oleh Korea National Health Insurance Service pada tahun 2009-2010 dan 2011-2012.

Baca Juga

Selama periode itu, para lansia ditanyai tentang gaya hidup dan tingkat aktivitas fisik mereka. Para peneliti menghitung jumlah olahraga sedang dan kuat yang dilakukan setiap minggu. Mereka juga mencatat setiap perubahan di antara pemeriksaan kesehatan.

Hasilnya, sekitar 20 persen lansia tidak aktif yang mulai kebiasaan olahraga mengalami penurunan risiko penyakit kardiovaskular sebesar 11 persen.

"Kami tidak terkejut dengan temuan ini karena kami mengharapkan manfaat kesehatan kardiovaskular pada lansia dari kebiasaan olahraga yang dilakukan," ujar ketua peneliti, Kyuwoong Kim, dari Universitas Seoul, kepada Healthline.

Selain meningkatkan kesehatan kardiovaskular, berolahraga pada lansia juga dapat mencegah penyakit kronis seperti diabetes melitus. Olahraga juga dapat meningkatkan kekebalan tubuh secara keseluruhan sehingga lansia tidak mudah jatuh sakit. 

Untuk kesehatan mental, olahraga secara teratur terbukti bermanfaat sebagai pereda stres, membangkitkan rasa bahagia, serta mencegah insomnia

1 dari 2

Perlukah pergi ke gym?

loading

Meski meningkatkan kesehatan, salah satunya kardiovaskular, perlukah lansia pergi ke gym? Umumnya, kelompok yang rutin berolahraga di gym identik dengan usia produktif. Akan tetapi, kalau lansia memang mau latihan intens sambil tetap bisa bersosialisasi dengan orang lain, tidak ada masalah pergi ke gym.

Namun begitu, lansia yang berolahraga intens di gym harus dipantau latihannya. Lansia juga sebaiknya tidak terlalu ngotot untuk mendapatkan bentuk tubuh yang diinginkan. Dan yang terpenting, fisik mereka tetap aktif bergerak.

Ditambahkan dr. Fiona Amelia, MPH dari KlikDokter pada prinsipnya, olahraga untuk lansia harus dimulai pada kadar latihan yang sangat ringan.

“Kemudian, secara bertahap dan intensitas latihan dapat ditingkatkan sampai pada aktivitas sedang. Sesuaikan dengan kemampuan lansia, dan jangan memaksakan diri,” katanya.

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, menurut dr. Fiona, olahraga lansia sebaiknya terdiri dari tiga komponen, yakni:

  • Latihan aerobik

"Aerobik adalah latihan untuk kesehatan jantung dan paru-paru, berupa gerakan tubuh secara umum seperti berjalan kaki," ujar dr. Fiona.

Latihan aerobik dapat dilakukan selama 30 menit setiap hari dalam seminggu. Selain jalan, latihan aerobik bisa dilakukan dengan berenang, bersepeda, serta memancing.

  • Latihan kekuatan

Jenis latihan ini jangan Anda bayangkan angkat yang berat-berat. Dokter Fiona menyebut latihan kekuatan bagi lansia adalah bisa dengan angkat botol air mineral yang dilakukan perlahan-lahan. Anda dapat mulai dari menggerakkan tangan tanpa beban beberapa menit, lalu dengan beban agar persendian teratur dan tidak kaget. 

"Latihan kekuatan juga bisa dengan cara bangun lalu berdiri dari kursi. Hal ini dilakukan perlahan dulu seperti pemanasan," jelas dr. Fiona.

  • Latihan keseimbangan

Seperti Anda tahu, lansia cenderung lebih mudah jatuh. Nah, latihan ini baik untuk meningkatkan stabilitas dan menghindari risiko lansia jatuh. 

“Latihan ini bisa dilakukan dengan cara, berdiri pada satu kaki, peregangan otot-otot lengan dan kaki, seperti saat kita melakukan pemanasan sebelum berolahraga pada umumnya. Latihan ini dilakukan seminggu dua kali," jelas dr. Fiona.

Pada intinya, lansia pergi olahraga ke gym bukan suatu hal yang dilarang. Meski demikian, sebenarnya berolahraga di rumah atau di sekitar lingkungan rumah sudah lebih dari cukup untuk lansia. Aktivitas sederhana, seperti berjalan kaki atau berkebun di pagi hari, sangat baik dilakukan asalkan rutin.

[HNS/ RH]

Live Chat 24 Jam

Ingin konsultasi mengenai artikel di atas?

Masuk

REAKSI ANDA

ARTIKEL TERKAIT

Olahraga Sebelum Sarapan Bakar Lebih Banyak Lemak

Info Sehat
05 Nov

5 Jenis Olahraga untuk Meningkatkan Performa Seks Anda

Info Sehat
02 Nov

6 Kesalahan yang Sering Dilakukan Saat Olahraga

Info Sehat
02 Nov

Cuaca Panas, Hati-hati Berolahraga di Car Free Day

Info Sehat
26 Okt

Mana yang Lebih Banyak Bakar Kalori, Aerobik atau Zumba?

Info Sehat
26 Okt

0 KOMENTAR

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk