Lelah Mengambil Keputusan? Mungkin Anda Alami Decision Fatigue

Banyak keputusan dibuat setiap hari. Namun, saat Anda merasa lelah dalam mengambil keputusan, bisa jadi Anda alami decision fatigue.
Lelah Mengambil Keputusan? Mungkin Anda Alami Decision Fatigue (G. Stock Studio/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Setiap hari, Anda dihadapkan pada ratusan bahkan ribuan pilihan setiap harinya. Mulai dari pakaian yang digunakan, menu sarapan, emosi apa yang ditampilkan, dan membeli suatu barang. Sekuat apa pun Anda, kemampuan Anda untuk memilih yang terbaik mungkin dapat habis. Hal ini bisa saja menyebabkan decision fatigue atau kelelahan dalam mengambil keputusan.

Decision fatigue adalah istilah ketika Anda merasa kewalahan, lelah, atau stres karena banyaknya keputusan yang harus Anda ambil sepanjang hari. Akan tetapi, sulit untuk menyadari apakah Anda sedang mengalami decision fatigue karena Anda akan lebih cenderung terpengaruh oleh keputusan yang harus diambil.

Baca Juga

Pada umumnya, orang mengalami decision fatigue akan menunjukkan sejumlah gejala. Yakni, suka menunda pekerjaan, suka bertindak impulsif, menghindari mengambil keputusan, dan juga tidak mampu dalam mengambil keputusan. 

Apabila hal ini terjadi terus-menerus, Anda mungkin akan lebih cepat marah, mudah khawatir, depresi, dan mengalami gangguan pada fisik. Misalnya saja, sakit kepala dan gangguan pencernaan. Agar tidak terjadi, belajar cara mengatur pengambilan keputusan akan membantu Anda mengurangi lelah dan menjaga energi kesehatan mental Anda.

Tips hindari decision fatigue

Supaya Anda berhasil menghindari kelelahan dalam mengambil keputusan, Anda bisa mengatur pikiran dan tindakan Anda. Tips yang pertama adalah fokus pada perawatan diri. 

Ketika stres melanda, Anda dapat melakukan perawatan diri, seperti beristirahat selama sekitar 10 menit di antara waktu mengerjakan tugas. Penting juga untuk cukup tidur pada malam hari, mengonsumsi makanan yang penuh nutrisi, dan mengurangi jumlah konsumsi alkohol.

Tips berikutnya adalah membuat urutan prioritas untuk keputusan yang harus diambil di hari tersebut. Urutkanlah hal-hal yang harus diputuskan berdasarkan prioritasnya. Hal ini akan membantu Anda melewati keputusan yang tidak terlalu penting dahulu. Fokuslah pada hal yang paling penting ketika Anda masih dalam keadaan prima.

Mempunyai prinsip pribadi untuk keputusan besar adalah sesuatu yang penting. Sebelum Anda mengambil keputusan yang besar, Anda harus menanyakan kepada diri sendiri apakah Anda sedang lelah pada saat itu. Hal ini berguna agar Anda tidak mengambil keputusan yang salah di saat “kelelahan” sedang melanda. 

Tanyakan kepada diri Anda, seberapa besar hal ini dapat mengubah hidup Anda sebelum mengambil keputusan tersebut. Bila memberikan pengaruh yang besar, bentuklah prinsip pada diri Anda untuk mengambil keputusan di saat Anda sedang dalam keadaan yang baik dan tidak lelah.

Kurangi keputusan kecil yang harus Anda ambil. Anda dapat mengurangi keputusan yang kecil dengan merencanakan terlebih dahulu. Misalnya persiapkanlah pakaian untuk ke kantor dari malam sebelumnya agar Anda tidak terburu-buru untuk memilih pakaian pada pagi hari. Anda juga bisa membawa bekal makanan dari rumah untuk makan siang di kantor agar tidak perlu memilih makanan untuk makan siang Anda.

Hal lain yang dapat Anda lakukan adalah dengan berbagi beban dalam hal pengambilan keputusan untuk mencegah perasaan kewalahan. Anda dapat mendelegasikan keputusan-keputusan tertentu kepada orang yang Anda percaya. 

Misalnya, membiarkan pasangan menentukan menu makanan apa yang akan dimasak hari itu dan membiarkan rekan kerja memilih gambar yang akan digunakan dalam presentasi.

Apabila Anda merasa lelah dalam mengambil keputusan, mungkin Anda mengalami decision fatigue. Perhatikanlah setiap keputusan yang Anda lakukan (baik kecil maupun besar) dan pikirkan bagaimana caranya untuk mengurangi adanya pilihan tersebut. Dengan mengubah kebiasaan dan menentukan rutinitas yang benar, Anda dapat menurunkan kekhawatiran dalam mengambil keputusan dan menyimpan energi untuk hal lain yang lebih penting.

[HNS/RPA]

Live Chat 24 Jam

Ingin konsultasi mengenai artikel di atas?

Masuk

REAKSI ANDA

ARTIKEL TERKAIT

Ini 7 Kiat Mengatasi Sakit Kepala Saat Demo

Info Sehat
25 Sep

Kenali Efek Berbahaya Kopi Campur Obat Impotensi

Info Sehat
23 Sep

Sering Dikira Migrain, Ini Bedanya dengan Neuralgia Oksipital

Info Sehat
22 Sep

4 Tips Mengatasi Sakit Kepala Saat Olahraga

Info Sehat
15 Sep

6 Gejala Tumor di Otak Seperti Dialami Ria Irawan

Info Sehat
10 Sep

0 KOMENTAR

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk