Bolehkah Ibu Hamil Minum Obat Batuk untuk Meredakan Batuk?

Oleh Krisna Octavianus Dwiputra pada 25 Nov 2019, 16:40 WIB
Saat hamil, Anda juga bisa terserang masalah kesehatan seperti pilek dan batuk. Tapi, bolehkah ibu hamil minum obat untuk meredakan batuk?
Bolehkah Ibu Hamil Minum Obat Batuk untuk Meredakan Batuk? (PR-Image-Factory/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Batuk bisa dialami siapa saja, termasuk ibu hamil. Pada saat kondisi tidak hamil saja, penyakit ini sangat mengganggu aktivitas. Maka tak heran jika ibu hamil punya keinginan untuk meredakan batuk yang dialami. Akan tetapi, bolehkah ibu hamil minum obat batuk?

Batuk serta pilek sangat sering terjadi pada manusia. Nah, kondisi saat hamil juga bisa membuat seorang ibu menjadi terkena masalah ini. Seperti dikatakan dr. Sepriani Timurtini Limbong dari KlikDokter, ibu hamil mengalami batuk karena daya tahan tubuh menurun.

Kalau mau aman, sebenarnya ibu hamil yang sedang batuk cukup beristirahat saja. Seperti tidur siang yang cukup, tidur malam berkualitas dan waktu untuk dapat bersantai duduk sejenak.

Hal-hal tersebut dapat membantu tubuh ibu hamil kembali pulih. Akan tetapi, bagi beberapa orang, istirahat saja dirasa kurang ampuh hingga akhirnya memilih meminum obat demi mengurangi keluhan batuk. 

Bolehkah ibu hamil minum obat batuk?

Obat batuk memang sangat mudah ditemukan di pasaran. Apalagi banyak pula obat batuk yang dinilai ampuh meredakan masalah tersebut. Tetapi, Anda tentu tahu bahwa ibu hamil tidak diperbolehkan minum obat sembarangan tanpa rekomendasi dokter, kan?

Sebagai informasi, menurut Food and Drug Administration (FDA), obat batuk termasuk dalam kategori C bagi ibu hamil. Itu artinya telah dilakukan pengujian obat tersebut terhadap hewan dan menunjukkan adanya efek terhadap janin hewan. Akan tetapi, belum dilakukan pengujian secara langsung terhadap manusia. 

Obat kategori C hanya boleh diberikan jika benar-benar dibutuhkan oleh ibu hamil, karena mungkin berpotensi untuk menimbulkan kecacatan pada janin. Memang, ibu hamil yang sedang batuk sebaiknya menghindari minum obat. Di sisi lain, perlu penanganan lain selain minum obat.

"Batuk pada ibu hamil umumnya disebabkan karena daya tahan tubuh yang menurun, kurang asupan cairan, dan kurang istirahat sehingga tubuh lebih rentan untuk mendapatkan infeksi saluran napas," kata dr. Sepriani.

Saat batuk, ibu hamil memang disarankan untuk mengembalikan daya tubuh mereka. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk membuat daya tahan tubuh kembali meningkat.

"Untuk mengatasi batuk, ibu hamil dapat minum madu ditambahkan peppermint yang diseduh dengan air hangat dan mentol," ungkap dr. Sepriani.

Cara lain untuk meredakan batuk adalah dengan banyak minum air putih dan makanlah buah-buahan yang mengandung vitamin C untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Serta paling penting memang ibu hamil harus beristirahat dengan cukup.

Selain itu, meski ibu hamil biasanya susah makan karena perasaan mual dan muntah, Anda disarankan untuk tetap memenuhi asupan makanan yang sehat, bergizi, dan mencukupi kebutuhan kalorinya. Itu demi daya tahan tubuh kembali pulih.

Mencegah batuk saat hamil

Mencegah memang lebih baik daripada mengobati, Ibu hamil pun tetap bisa melakukan pencegahan agar terhindar dari batuk. Jadi, selama hamil, para ibu harus memastikan makanan yang masuk ke dalam tubuh adalah makanan yang sehat. Selain itu, kalorinya juga terpenuhi.

Selain istirahat cukup, ibu hamil juga perlu berolahraga. Tidak usah yang susah, cukup berjalan kaki saja. Sebagai tambahan, ibu hamil juga perlu mengonsumsi vitamin kehamilan atau vitamin prenatal dan juga mengonsumsi prebiotik.

Jadi, bolehkah ibu hamil minum obat batuk? Sebaiknya hindari. Kuncinya, ibu hamil perlu memperhatikan asupan makanan dan istirahat yang cukup agar daya tahan tubuh tetap terjaga. Untuk menjaga daya tahan tubuh di masa kehamilan, Anda bisa konsultasi melalui fitur Live Chat dengan dokter. Jangan lupa, lakukan pemeriksaan kehamilan secara rutin ke dokter kandungan.

[RPA/ RH]