Ini Cara Menghilangkan Bekas Cacar yang Mengganggu

Oleh Ayu Maharani pada 28 Nov 2019, 12:30 WIB
Sudah melakukan berbagai cara, tapi bekas cacar air tak kunjung hilang? Cara menghilangkan bekas cacar ini bisa Anda diterapkan.
Ini Cara Menghilangkan Bekas Cacar yang Mengganggu (Kwangmoozaa/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Anda yang pernah cacar air pasti akrab dengan kondisi kulit yang satu ini. Ya, bintik-bintik gepeng yang hitam dan agak sedikit kemerahan memenuhi bagian kaki dan tangan. Sedikit banyak, kondisi ini akan memengaruhi kepercayaan diri Anda. Namun kabar baiknya, ada cara menghilangkan cacar air yang disarankan oleh dokter.

Sebenarnya, selain karena peradangan, bekas cacar air terjadi akibat Anda menggaruknya. Ketika digaruk, lapisan kulit menjadi luka, dan luka tersebut susah untuk dihilangkan. Semakin cepat diobati, kemungkinan bekas cacar itu akan kembali pulih semakin tinggi. Adapun sederet cara yang direkomendasikan, antara lain:

  1. Obat krim perawatan kulit dari dokter

Jika Anda ingin hasil yang maksimal, ini solusi topikal yang bisa diterapkan. Menurut dr. Resthie Rachmanta Putri, M.Epid dari KlikDokter, untuk mengatasi bekas luka di kulit, baik akibat jerawat maupun cacar air, Anda dapat menggunakan krim perawatan kulit yang bekerja dengan cara mempercepat regenerasi kulit.

Krim yang dapat dipakai mengandung:

  • Hidrokuinon 2%,
  • Tretinoin 0,05%,
  • Tazarotene 0,1%, atau 
  • Asam azaleat 20%. 

Dibutuhkan kesabaran dan keteraturan dalam mengoleskan krim ini untuk menghilangkan bekas cacar dengan sempurna. 

“Anda butuh waktu 10-12 bulan. Selama Anda memakai krim tersebut, kulit akan mengelupas. Tapi jangan khawatir, memang begitu prosesnya. Krim ini harus dipakai di bawah pengawasan dokter,” jelas dr. Resthie.

  1. Oleskan madu atau minyak kelapa

Ingin pakai olesan yang lebih alami? Anda bisa memanfaatkan madu atau minyak kelapa. Tapi ingat, jika krim dari dokter saja memakan waktu yang cukup lama, madu dan minyak kelapa bisa lebih lama dari itu. Yang pasti, Anda mesti mengoleskannya secara teratur!

Saat pakai minyak kelapa, Anda bisa membalurkannya ke seluruh permukaan kulit yang terkena cacar sambil dipijat kurang lebih 10 menit. Setelah dipijat, diamkan selama 1 jam hingga benar-benar menyerap. Anda bisa melakukannya 2-4 kali sehari. 

Selain minyak kelapa, madu juga dipercaya kemampuannya dalam mengatasi peradangan dan luka. Anda bisa menotolkan madu di kulit bekas cacar. Namun yang cukup merepotkan, Anda juga harus memakaikan perban pada kulit tersebut. Tujuannya, agar olesan madu tidak hilang menempel atau dan lengket di benda-benda lainnya.

Mengoleskan madu bisa dilakukan di malam hari sebelum tidur. Keesokan paginya, jangan lupa bilas dengan air hangat.

  1. Krim retinol

Apabila bekas cacar Anda agak cekung, Anda bisa mengoleskan krim retinol. Retinol sendiri adalah jenis vitamin A yang dapat meningkatkan pembentukan kolagen pada kulit. Oleskan di kulit bekas cacar setiap malam. Bila Anda ingin tahu dosis yang pasti dan atau mengetahui alergi atau tidak terhadap krim ini, bisa konsultasikan dulu kepada dokter. 

  1. Chemical peeling 

Sering-sering pakai lulur mandi katanya dapat menghilangkan bekas cacar. Namun, bila Anda ingin pengelupasan kulit yang lebih maksimal, berarti Anda membutuhkan chemical peeling dari dokter. Salah satu zat yang digunakan dalam chemical peeling adalah trichloroacetic acid (TCA) 20-35 persen. 

“Zat tersebut efektif untuk mengatasi bekas kehitaman akibat peradangan kulit. Namun, efek sampingnya, Anda akan merasakan perih dan bengkak di kulit selama beberapa hari. Chemical peeling boleh dilakukan lagi setelah 3-6 bulan kemudian,” jelas dr. Resthie. 

  1. Laser dan intense pulsed light (IPL)

Bagi yang ingin mendapatkan hasil cepat dan ampuh, dua jenis perawatan ini bisa mewujudkannya. Laser energi tinggi sangat bisa menghilangkan bekas luka cacar air. Bahkan, laser juga bisa menghilangkan tanda lahir, tahi lalat, dan juga tato. 

Sementara itu, IPL atau energi sinar berintensitas tinggi dapat mengubah komponen kulit yang berperan menyerap sinar (kromofor). Alhasil, warna kulit pun ikut berubah. Bila kulit Anda berwarna gelap, hati-hati jika ingin memilih laser. Pasalnya, tindakan laser dapat memicu hipopigmentasi (kurang pigmen sehingga bagian yang terlaser jadi lebih terang).

Cara menghilangkan bekas cacar air menggunakan bahan alami memang membutuhkan waktu lebih lama. Yang terpenting, Anda melakukannya dengan sabar dan rutin. Ikuti juga semua anjuran dokter Anda agar tidak ada hambatan dalam perawatan bekas cacar.

[HNS/RPA]