Benarkah Tanda Kanker Paru Dapat Dilihat dari Tes Jari?

Tes jari digadang-gadang menjadi salah satu pemeriksaan kesehatan yang dapat mendeteksi tanda kanker paru. Apakah medis setuju dengan pendapat tersebut?
Benarkah Tanda Kanker Paru Dapat Dilihat dari Tes Jari?

Klikdokter.com, Jakarta Berdasarkan data dari Badan Kesehatan Dunia (WHO), kanker paru adalah jenis penyakit keganasan yang banyak terjadi pada pria di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Data dari Globocan 2018 bahkan menyebut bahwa angka kejadian kanker paru di Indonesia menempati posisi nomor satu, dengan 19,4 kasus per 100.000 penduduk.

Parahnya lagi, kanker paru juga menyebabkan angka kematian yang tinggi. Data menyebut bahwa kematian akibat kanker paru terjadi akibat penyakit yang terlambat dideteksi dan ditangani.

Untuk mencegah keterlambatan diagnosis dan menekan angka kematian akibat penyakit tersebut, saat ini terdapat sebuah pemeriksaan yang konon dapat mengetahui tanda kanker paru sejak dini. Pemeriksaan ini dikenal sebagai tes jari.

Artikel lainnya: Penyebab Kanker Paru, Tak Hanya dari Rokok

 

1 dari 4

Tes Jari untuk Mengetahui Tanda Kanker Paru

Ilustrasi Kanker Paru
loading

Tes jari kanker paru dikenal medis dengan istilah Schamroth's window test. Melalui tes ini, Anda dapat menilai ada/tidaknya tanda-tanda dari suatu penyakit mematikan, yang salah satunya adalah kanker paru. Tes ini juga dapat mengetahui kondisi clubbing finger atau jari tabuh.

Apa itu jari tabuh? Ini adalah perubahan spesifik yang terjadi pada bentuk jari dan kuku. Perlu diketahui bahwa jari memiliki pembuluh darah perifer atau tepi. Dengan adanya keadaan kekurangan oksigen, pembuluh darah di jari akan mengalami pelebaran sehingga akan ada lebih banyak darah yang mengalir. Jika pelebaran pembuluh darah ini bersifat permanen, maka akan menyebabkan terjadinya jari tabuh.

Fakta menyebutkan bahwa orang-orang yang memiliki masalah pada paru dan jantung dapat mengalami perubahan tersebut pada jari dan kukunya. Cancer Research pun menyatakan, tanda jari tabuh ditemukan pada 3 dari 10 (sekitar 35%) penderita kanker paru dengan tipe non-sel kecil (NSCLC), dan 4 dari 100 (sekitar 4%) pada penderita kanker paru tipe sel kecil (SCLC).

Artikel lainnya: Gejala Kanker Paru Sesuai Stadium

Penyebab dari jari tabuh itu sendiri adalah penumpukan cairan pada jaringan lunak yang berada di ujung jari. Kondisi ini juga dihubungkan dengan hipoksia kronis atau kekurangan oksigen dalam jangka waktu lama. 

2 dari 4

Bagaimana Melakukan Tes Jari Kanker Paru?

Ilustrasi Melakukan Tes Jari Kanker Paru
loading

Anda bisa dengan mudah melakukan pemeriksaan tes jari di rumah. Caranya cukup mudah, yaitu dengan menggabungkan kuku telunjuk kanan dan kiri. Kemudian, lihatlah apakah terdapat celah di kuku bagian atas yang menempel.

Bila terdapat celah yang berbentuk seperti berlian, tandanya kuku Anda normal. Bila tak ada celah atau ujung kuku tak bertemu, maka kemungkinan Anda memiliki tanda jari tabuh yang berkaitan erat dengan penyakit kanker paru.

Artikel lainnya: Kenali Seluk-beluk Imunoterapi untuk Kanker Paru

 

3 dari 4

Punya Jari Tabuh, Sudah Pasti Kena Kanker Paru?

Ilustrasi Jari Tabuh
loading

Memang benar bahwa jari tabuh dapat menjadi tanda dari kanker paru. Namun, hal tersebut bukan berarti bahwa pemilik jari tabuh pasti mengalami kanker paru.

Faktanya, jari tabuh tidak hanya berhubungan dengan penyakit kanker paru. Hal tersebut juga berkaitan dengan penyakit lain, seperti penyakit jantung, gangguan saluran pencernaan, dan gangguan kelenjar tiroid.

Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa tes jari atau Schamroth window test memang dapat membantu mendeteksi kanker paru. Akan tetapi, tes tersebut saja masih belum cukup untuk menegakkan diagnosis.

Sejatinya, tes diagnosis kanker paru perlu dilakukan dengan cara pemeriksaan radiologi seperti CT Scan atau MRI (magnetic resonance imaging) serta pengambilan biopsi sampel kanker dengan metode bronkoskopi. Dengan ini, barulah ada/tidaknya penyakit kanker paru dapat benar-benar diketahui.

Baca Juga

Tes jari memang dapat dijadikan penanda kanker paru. Namun, tes tersebut bukanlah patokan pasti. Untuk menegakkan diagnosis, Anda perlu melakukan pemeriksaan lebih lanjut ke dokter.

Pasalnya, ada atau tidak adanya celah saat melakukan tes jari bisa dipengaruhi oleh berbagai faktor, bukan hanya karena akibat penyakit saja.

Ingin tahu lebih lanjut tentang fakta kanker paru? Atau, Anda ingin berbincang langsung dengan dokter mengenai masalah kesehatan lainnya? Jangan ragu untuk menggunakan layanan Live Chat 24 gratis di aplikasi KlikDokter.

(NB/RPA)

Live Chat 24 Jam

Ingin konsultasi mengenai artikel di atas?

Masuk

REAKSI ANDA

ARTIKEL TERKAIT

Wanita Sering Pakai Bedak, Bisa Kena Kanker Paru?

Info Sehat
15 Apr

Efektifkah Konsumsi Buah dan Sayuran Organik untuk Cegah Kanker?

Info Sehat
14 Apr

Bisakah Cegah Kanker dengan Vitamin C dan E?

Info Sehat
01 Apr

Sempat Disangka Akibat COVID-19, Bob Hasan Wafat Karena Kanker Paru

Info Sehat
31 Mar

Jenis Terapi Alternatif untuk Pengobatan Kanker Paru

Info Sehat
29 Mar

0 KOMENTAR

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk