Parasetamol dan Soda Bisa Menggugurkan Kandungan, Apa Kata Dokter?

Katanya, menggugurkan kandungan atau aborsi bisa dengan makan obat parasetamol dicampur soda? Apakah benar? Simak faktanya di sini!
Parasetamol dan Soda Bisa Menggugurkan Kandungan, Apa Kata Dokter?

Klikdokter.com, Jakarta Siapa tak kenal parasetamol? Obat ini kerap dipakai untuk menurunkan demam dan menghilangkan rasa sakit. Namun, selain manfaat tersebut, sebagian orang menganggap parasetamol dicampur soda dapat menggugurkan kandungan. Apa iya?

Sebelum membahas lebih lanjut, Anda harus tahu kalau menggugurkan kandungan tak melulu berkaitan dengan hal negatif. Dokter bisa saja melakukan aborsi legal ketika ada alasan medis yang mendasari.

Misalnya, cacat janin yang menyebabkan janin tak berkembang atau akibat penyakit lain yang membahayakan ibu dan janin.

Namun sayang, karena kurangnya edukasi, beberapa orang justru tidak meminta pertolongan dokter dan melakukan aborsi secara mandiri. Padahal, hal tersebut sangat berbahaya bagi keselamatan ibu.

Artikel lainnya: 4 Gejala Keguguran yang Harus Anda Waspadai

Salah satu cara yang dilakukan adalah minum parasetamol dicampur soda. Banyak yang berpikir, kombinasi keduanya efektif dalam menghancurkan janin. Benarkah demikian?

1 dari 4

Parasetamol Sebenarnya Aman untuk Ibu Hamil, tapi...

Ilustrasi Parasetamol Pada Ibu Hamil
loading

Pada dasarnya, parasetamol merupakan obat yang aman digunakan untuk ibu hamil sejak trimester pertama hingga ketiga. Namun, obat penurun demam ini menjadi berbahaya bagi ibu hamil bila dikonsumsi melebihi dosis yang dianjurkan. 

Salah satu alasannya adalah karena parasetamol bisa masuk ke janin melalui plasenta secara bebas.

Di sisi lain, sampai saat ini belum ada penelitian medis yang membenarkan parasetamol dicampur soda bisa digunakan sebagai cara menggugurkan kandungan.

Artikel lainnya: Hamil Muda seperti Aura Kasih, Hindari Buah-buahan Ini 

Jika ibu hamil mengonsumsi lebih dari 4.000 mg dalam sehari atau lebih dari 8 tablet, tanpa dipasangkan dengan air soda pun, parasetamol dapat membahayakan janin. Lantas, apakah parasetamol bisa untuk menggugurkan kandungan?

Secara garis besar, minum parasetamol yang melebihi dosis dapat menyebabkan gangguan pencernaan. Seperti mual, muntah, diare, dan nyeri atau kram perut berlebih. 

Melihat dari efek yang ditimbulkan tersebut, kondisi janin mau tak mau ikut terpengaruh. Salah satunya karena ibu berpotensi mengalami dehidrasi berlebihan. Tak menutup kemungkinan, risiko kelahiran prematur atau keguguran pun akan terjadi.

Terkait hal tersebut, sebuah penelitian pernah dilakukan Liew Z, dkk dengan melibatkan 1.491 ibu dan anak di Denmark.

Artikel lainnya: Kiat Cegah Keguguran Bagi Ibu Hamil dengan Rahim Ganda 

Studi mereka menunjukkan bahwa mengonsumsi parasetamol selama trimester pertama kehamilan berkaitan erat dengan rendahnya perhatian dan fungsi eksekutif anak pada anak-anak yang berusia 5 tahun.

Sejalan dengan penelitian tersebut, Yuelong, dkk dalam Journal of American Medical Association (JAMA) menunjukkan bahwa penggunaan parasetamol pada ibu hamil meningkatkan risiko ADHD dan autisme pada anak.

Namun, bukan berarti parasetamol tidak bisa digunakan, mengingat manfaat obat ini lebih banyak dibandingkan efek sampingnya. Penelitian lanjutan juga perlu dilakukan, mengingat ADHD dan autisme dipengaruhi banyak faktor. 

Simak video menarik berikut ini:

2 dari 4

Parasetamol Dicampur Soda Bisa Menggugurkan Kandungan?

Ilustrasi Parasetamol Dicampur Soda Pada Ibu Hamil
loading

Uniknya di sini, dari sekian banyak jenis minuman, entah mengapa soda yang dipilih untuk dicampurkan bersama parasetamol. Padahal, sebenarnya air soda justru dapat mengganggu penyerapan obat parasetamol.

Artikel lainnya: Perlukah Minum Obat Penguat Kandungan Saat Hamil? 

Dengan kata lain, dalam kondisi ini, alih-alih soda menyebabkan keguguran, minuman ini justru menurunkan risiko kematian janin akibat parasetamol.

Di sisi lain, minuman bersoda mengandung berbagai zat yang dapat memengaruhi perkembangan janin jika kadarnya dikonsumsi berlebihan. Zat-zat tersebut, antara lain asam karbonat, gula, kafein, pemanis buatan, atau zat aditif. 

Dalam jumlah yang sedikit, minuman soda dapat mengurangi penyerapan obat parasetamol. Namun, bila soda dikonsumsi dalam jumlah yang banyak, itu memang bisa meningkatkan risiko gangguan pada janin karena kandungan kafeinnya.

Artikel lainnya: Bolehkah Ibu Hamil Konsumsi Parasetamol? 

Misalnya saja, berat badan bayi lahir rendah, gangguan perkembangan otak, hingga kelahiran prematur.

3 dari 4

Kombinasi Parasetamol dan Kafein Juga Tidak Disarankan

loading

Perlu diketahui juga bahwa ada beberapa parasetamol yang menyertakan kandungan kafein di dalamnya. Penambahan ini dilakukan agar efek anti nyeri parasetamol bisa lebih ditingkatkan. Nyeri dengan intensitas sedang pun dapat diatasi dengan kombinasi itu. 

Namun, untuk Anda yang sedang hamil, sebaiknya hindari pemilihan parasetamol yang dikombinasikan dengan kafein. Kandungan kafein yang tinggi dapat menyebabkan risiko berat badan lahir bayi rendah dan meningkatnya kemungkinan terjadinya keguguran.

Baca Juga

Menggugurkan bayi tak boleh dilakukan sendiri dan sembarangan, apalagi dengan makan obat parasetamol dicampur soda. Mintalah bantuan dokter kandungan atau bidan jika punya masalah pada kehamilan. Cari tahu info seputar kehamilan lainnya di aplikasi KlikDokter.

[HNS/RPA]

Live Chat 24 Jam

Ingin konsultasi mengenai artikel di atas?

Masuk

REAKSI ANDA

ARTIKEL TERKAIT

Bahaya Aborsi Ilegal bagi Kesehatan Rahim

Info Sehat
19 Feb

Aborsi Spontan, Apa Maksud dan Penyebabnya?

Info Sehat
12 Feb

Titi Kamal Jalani Prosedur Kuret, Apa Penyebabnya?

Info Sehat
21 Nov

Pengaruh Aborsi terhadap Siklus Haid

Info Sehat
26 Okt

Inilah yang Terjadi pada Rahim Usai Aborsi

Info Sehat
06 Mei

1 KOMENTAR

Avatar
Febry
22 Hari Lalu

apa bnr,parasetamol dan soda bs menggugurkn kandungan dok...??

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk