Anak Hobi Bermain di Luar Rumah? Perhatikan Ini!

Oleh dr. Dyan Mega Inderawati pada 03 Dec 2019, 09:15 WIB
Bermain di luar rumah mampu mendorong stimulasi motorik dan psikologis. Bila anak senang melakukannya, perhatikan hal-hal ini.
Anak Hobi Bermain di Luar Rumah? Perhatikan Ini! (ferli/123rf)

Klikdokter.com, Jakarta Bermain di luar rumah membuat anak bergerak aktif serta mendorong stimulasi motorik, psikologis, dan sosialisasi anak. Itu semua dapat menunjang tumbuh kembangnya secara optimal. Bila anak hobi main di luar rumah, ada beberapa hal yang orang tua mesti perhatikan.

American Academy of Pediatrics (AAP) menyebutkan bahwa bermain akan menstimulasi otak anak, mengoptimalkan pertumbuhannya, serta meningkatkan ikatan emosi dan sosial anak dengan orang tua dan teman-teman sebayanya.

Bermain di luar rumah memang manfaatnya banyak, tetapi tetap ada rambu-rambunya. Sengatan panas matahari, debu, kotoran, dan ancaman lain yang ada di sekelilingnya bisa jadi potensi bahaya bagi kesehatannya.

Agar si Kecil tetap dapat bermain tanpa khawatir akan ancaman tersebut, orang tua dituntut untuk memperhatikan hal-hal ini:

  1. Perhatikan jam bermain anak

Hal pertama yang harus diperhatikan dalam memberikan kesempatan anak bermain di luar rumah adalah waktu.

Sebetulnya tidak ada aturan khusus mengenai berapa lama anak harus bermain dalam sehari. Namun, para dokter dan psikolog umumnya menganjurkan anak untuk bermain setidaknya selama 3 jam dalam sehari.

Pastikan jam bermain anak tidak mengganggu jam makan, belajar, dan waktu tidurnya.

Dalam masa tumbuh kembangnya, semua hal ini tetap harus dijaga secara proporsional. Untuk durasi tidur sendiri, sampai usia 5 tahun anak masih butuh 10-13 jam tidur yang terbagi atas 1 jam tidur siang dan sisanya tidur malam. Jangan sampai waktu bermain mengganggu jam tidurnya ini.

  1. Hindari terik matahari langsung

Sinar matahari cukup memang diperlukan anak sebagai asupan vitamin D. Namun jika si Kecil terlalu lama berada di bawah terik matahari, justru berpotensi mengganggu kesehatan.

Untuk itu, atur waktu bermain anak hanya saat sinar matahari sudah lebih bersahabat. Untuk pagi antara pukul 7-9, atau sore setelah pukul 4.

Jika harus beraktivitas di luar jam itu, berikan anak perlindungan ektsra seperti payung, topi, dan pastikan ada tempat teduh untuk melindunginya dari sengatan langsung sinar matahari. Jangan lupa juga untuk selalu mengoleskan tabir surya sebelum anak bermain di luar rumah.

  1. Rehidrasi cukup

Boleh saja berlama-lama bermain di luar rumah, tetapi asupan cairan tetap harus tercukupi. Biasakan membekali anak dengan air minum yang bisa ia bawa sendiri dan dapat diminum kapan pun ia merasa haus.

Anak tidak terlalu suka minum air putih? Coba infused water dengan menggunakan potongan buah segar yang sudah disimpan di lemari pendingin beberapa jam sebelumnya. Rasanya segar dan pastinya baik untuk menjaga kesehatan anak yang hobi bermain di luar rumah.

  1. Jaga kebersihan setelah bermain

Hal berikutnya yang harus diperhatikan adalah kebersihan tubuh. Anak bebas bermain apa pun yang ia suka ketika di luar rumah. Namun setelahnya, pastikan ia membersihkan diri dengan baik.

Cara yang bisa dilakukan orang tua salah satunya adalah menyediakan sabun mandi cair yang diformulasikan khusus untuk anak, yang wanginya segar dan dapat secara efektif menghilangkan kotoran dan debu dari tubuhnya.

Tanamkan juga kebiasaan untuk cuci tangan dengan air mengalir dan sabun setiap sebelum makan, setelah dari toilet, atau ketika tangannya kotor.

Dengan begitu, debu dan kuman yang berpotensi mengganggu kesehatan tidak lagi menjadi hal yang perlu dikhawatirkan.

  1. Selalu dalam pengawasan

Berapa pun usia anak, pastikan sepanjang waktu bermain ia selalu dalam pengawasan orang dewasa yang dipercaya.

Potensi kecelakaan saat bermain, konflik dengan teman-teman sebaya, atau ancaman kejahatan dari orang asing tetap harus menjadi perhatian.

Bila orang tua tidak dapat terus mendampingi anak, titipkan pengawasan pada orang dewasa lainnya seperti pengasuh atau orang tua temannya yang juga sedang bermain bersamanya.

Dengan memperhatikan hal-hal tadi, orang tua tak perlu khawatir dengan anak yang hobi bermain di luar rumah. Anak tak hanya akan sehat secara fisik, tetapi juga baik untuk kebahagiaan dan kehidupan sosialnya. Diharapkan, itu semua dapat membantu mengoptimalkan tumbuh kembangnya dengan sempurna.

(RN/ RH)