Pijat untuk Cedera Hamstring, Apakah Boleh?

Oleh dr. Bobtriyan Tanamas pada 04 Dec 2019, 16:25 WIB
Pijat adalah terapi tradisional yang dipercaya mampu menyembuhkan segala jenis penyakit. Apakah cedera hamstring adalah salah satunya?
Pijat untuk Cedera Hamstring, Apakah Boleh? (maridav/123rf)

Klikdokter.com, Jakarta Pijat merupakan terapi kesehatan yang sudah dilakoni sejak dahulu kala. Pengobatan tradisional ini diyakini dapat membantu mengatasi segala jenis keluhan, khususnya yang berhubungan dengan cedera otot. Bagaimana jika kasusnya adalah cedera hamstring? Apakah pijat dapat membantu mengatasinya?

Perlu Anda tahu, cedera hamstring adalah cedera pada sekumpulan otot yang terletak di belakang paha. Otot tersebut (hamstring) banyak digunakan untuk gerakan menekuk lutut, seperti pada saat berlari, melompat dan memanjat. 

Anda bisa mengalami cedera hamstring apabila berlari, melompat atau memanjat dengan cara yang tidak tepat. Selain itu, keluhan ini juga bisa terjadi jika Anda tidak melakukan pemanasan sebelum berolahraga. 

Berdasarkan keparahan dan keluhan yang timbul, cedera hamstring dibagi menjadi tiga tingkat:

  1. Cedera hamstring ringan (derajat 1)

Cedera hamstring ringan biasanya akan menyebabkan rasa nyeri dan tidak nyaman secara tiba-tiba di bagian belakang paha. Akibat adanya otot hamstring yang mengalami peradangan, rasa nyeri akan dirasakan lebih parah apabila Anda menggerakkan kaki.

  1. Robekan otot hamstring parsial (derajat 2)

Robekan otot hamstring parsial biasanya menimbulkan keluhan yang lebih menyakitkan. Tubuh juga akan lebih sensitif terhadap rasa nyeri yang terjadi.

Pada cedera hamstring derajat ini, Anda juga mungkin akan mengalami bengkak dan memar di bagian belakang paha. Pada beberapa kasus, cedera hamstring derajat 2 bahkan bisa membuat penderitanya kehilangan kekuatan motorik di kaki.

  1. Robekan otot hamstring parah (derajat 3) 

Pada cedera hamstring derajat 3, keluhan yang dirasakan biasanya akan lebih berat dan parah. Tubuh penderitanya akan sangat sensitif terhadap rasa nyeri, terdapat bengkak dan memar di area belakang paha dan muncul sensasi yang tidak biasa dari area yang cedera.

Tidak hanya itu, cedera hamstring  derajat 3 juga membuat bagian kaki yang mengalaminya seakan kehilangan tenaga. Kaki menjadi sangat sulit atau sama sekali tidak bisa digerakkan.

Terapi pijat untuk cedera hamstring

Bagi Anda yang mengalami cedera hamstring, pijat adalah salah satu terapi yang tepat untuk membantu meringankan keluhan. Namun, pemijatan mesti dilakukan setelah 5 atau 7 hari terjadinya cedera. 

Bukan dengan cara sembarangan, teknik pemijatan yang dilakukan pun mesti tepat. Medis menyebut ini sebagai pijat olahraga atau pijat jaringan lunak. Teknik pijat ini dilakukan dengan tekanan yang ringan dan dangkal, yang kemudian ditingkatkan secara bertahap untuk menyesuaikan kondisi pasien.

Pijat jaringan lunak dapat membantu memecah jaringan parut yang telah terbentuk. Teknik tradisional ini juga dapat membantu merelaksasi otot-otot yang tegang, serta merangsang aliran darah ke bagian tubuh yang mengalami cedera. Pijat jaringan lunak pun dapat membantu proses penyembuhan dan membantu meningkatkan fleksibilitas. 

Supaya mendapatkan manfaat sehat dari teknik pijat tersebut, Anda sebaiknya berobat di klinik atau terapis bersertifikat dalam melakukan pijat jaringan lunak. Jangan anggap sepele dan main asal tekan sendiri, karena tindakan tersebut justru bisa membuat cedera hamstring yang Anda alami semakin parah.

Apabila Anda kesulitan menemukan klinik pijat tepercaya, atau memang kurang yakin dengan terapi pijat untuk mengatasi cedera hamstring, lebih baik berobat ke dokter spesialis. Hal ini bertujuan agar Anda bisa mendapatkan terapi utama dan pendukung yang paling sesuai dengan keluhan yang dialami.

(NB/RPA)