Sakit Kepala Keto, Penyakit Apa Itu?

Oleh dr. Seruni Mentari Putri pada 06 Dec 2019, 11:00 WIB
Sakit kepala keto biasanya muncul pada mereka yang menjalani diet ketogenik. Apa saja penyebab dan gejala sakit kepala jenis ini?
Sakit Kepala Keto, Penyakit Apa Itu? (Périg MORISSE/123rf)

Klikdokter.com, Jakarta Diet ketogenik sudah mulai dilakoni sebagai suatu gaya hidup untuk menurunkan berat badan. Sebagian orang yang melakukan metode diet ini mengaku puas dengan hasilnya. Namun, untuk mendapatkan hasil seperti itu, pelaku diet mesti mengalami berbagai rintangan, salah satunya sakit kepala keto.

Perlu Anda tahu, diet keto bertujuan untuk memicu terjadinya ketosis. Ini adalah suatu proses metabolisme tubuh untuk menggunakan lemak sebagai energi karena kekurangan karbohidrat untuk dibakar. Dalam proses ini pula, organ hati akan menghasilkan suatu bahan kimia yang disebut keton. 

Diet keto bertujuan meningkatkan pembakaran lemak untuk mempercepat penurunan berat badan dan menjaga kesehatan secara umum. Namun, tingginya keton menyebabkan munculnya efek samping. Biasanya, hal ini  dikenal dengan istilah keto-flu. Satu dari sekian gejalanya adalah sakit kepala keto.

Penyebab sakit kepala keto

Sakit kepala keto biasanya muncul pada awal atau beberapa hari sejak Anda memulai diet tersebut. Lambat laun, tubuh akan menyesuaikan dengan rutinitas diet tersebut dan sakit kepala bisa berangsur hilang. Adapun latar belakang penyebab munculnya sakit kepala keto seperti berikut ini.

1 of 3

Selanjutnya

  • Dehidrasi 

Diet keto dapat menyebakan dehidrasi pada fase awal. Hal ini terjadi akibat tubuh berusaha keras mencari sumber energi atau glikogen. Setiap gram glikogen yang disimpan tubuh, sebenarnya menyerap 3 gram air.

Semakin banyak glikogen yang digunakan tubuh untuk mendapatkan energi, semakin besar pula jumlah cairan yang hilang. Sebagai akibatnya, tubuh akan mengalami dehidrasi dengan gejala utama pusing, bibir kering, urine berwarna pekat, dan penurunan frekuensi berkemih.

  • Kekurangan elektrolit

Saat menjalani diet keto, tubuh Anda membutuhkan lebih banyak elektrolit. Ini karena Anda banyak mengeluarkan air dan membatasi konsumsi kalsium, magnesium dan natrium. 

Selain itu, saat menjalani diet rendah karbohidrat, Anda juga memproduksi hormon insulin yang lebih sedikit. 

  • Sugar withdrawals

Gula didapat di berbagai sumber makanan. Minuman manis, roti, dan buah-buahan, semua mengandung gula dalam bentuk tertentu. Jika Anda berhenti konsumsi gula secara drastis dan tiba-tiba, terjadinya sakit kepala keto tak bisa dihindari lagi.

  • Caffeine withdrawals

Bagi penikmat kafein, diet keto membuat Anda tidak bisa lagi mendapatkan asupan zat yang berasal dari kopi atau teh itu. Padahal, berhenti konsumsi kafein secara mendadak bisa menimbulkan efek serupa putus obat. 

Sakit kepala keto bisa muncul antara satu hari sampai seminggu lebih. Penyebab utama munculnya sakit kepala jenis ini adalah turunnya karbohidrat maupun gula darah secara drastis dan mendadak. 

Anda akan merasa sangat lelah, sulit berkonsentrasi dan tubuh akan menanggapi kondisi ini sebagai pertanda kelaparan. Tubuh secara alami akan menghasilkan hormon kortisol yang mencetuskan perasaan stres, Hal tersebut memicu timbulnya sakit kepala keto. 

Kendati demikian, sakit kepala keto tidak dialami oleh semua pelaku diet ketogenik. Mungkin, orang-orang yang kebal terhadap sakit kepala keto telah terbiasa membatasi konsumsi karbohidrat dan gula sebelum memula program diet.

2 of 3

Cara mengatasi sakit kepala keto

Bagi pelaku diet ketogenik, Anda tidak perlu khawatir jika nantinya mengalami sakit kepala keto. Keluhan ini bisa Anda atasi dengan cara sebagai berikut ini.

  • Air dan garam

Untuk membantu meredakan sakit kepala keto, konsumsilah air hangat yang telah ditambahkan setengah sendok teh garam. Dengan cara ini, diharapkan sakit kepala Anda akan hilang dalam waktu 30 menit.

  • Minum kaldu tulang 

Bila tidak menyukai garam, Anda bisa membuat kaldu dari tulang ayam atau daging untuk meningkatkan elektrolit tubuh. Ini supaya keluhan sakit kepala keto bisa berkurang.

  • Kopi dan garam

Meski terdengar aneh, tetapi penikmat kopi yang sedang menjalani diet keto mengatakan bahwa minyak kelapa dan garam yang dimasukkan ke kopi dapat membantu meringankan sakit kepala.

  • Jus acar timun (pickle)

Acar timun alias pickle mengandung banyak elektrolit, yang dapat meringankan sakit kepala dan kram otot.

  • Suplemen

Bila efek samping tidak kunjung hilang, dokter mungkin akan menyarankan untuk konsumsi suplemen khusus diet keto.

Menjaga asupan elektrolit dalam tubuh

Supaya sakit kepala keto tidak berulang atau terjadi berkepanjangan, Anda harus menjaga kadar elektrolit seperti natrium, kalium dan magnesium tetap dalam kadar seimbang. Berikut ini beberapa caranya.

  • Minum air putih yang cukup..
  • Tingkatkan konsumsi garam sampai 500 miligram per hari.
  • Konsumsi lebih banyak magnesium. Kacang almond, bayam dan salmon merupakan sumber magnesium yang baik nutuk tubuh. Cobalah untuk mendapatkan 400 miligram magnesium per hari.
  • Makan lebih banyak lemak. Pada diet keto, tubuh mengambil 65 persen energi dari membakar lemak tubuh.
  • Makan lebih sedikit protein. Rasio konsumsi lemak dan protein idelanya 2 banding 1.

Sakit kepala keto merupakan hal yang umum terjadi saat Anda baru mulai mencoba menerapkan diet ketogenik. Tidak perlu khawatir, keluhan tersebut bisa dicegah dan diatasi dengan menjaga kadar air maupun elektrolit tetap seimbang. Bila keluhan tak kunjung usai, periksakan diri ke dokter untuk penanganan lebih lanjut.

(NB/AYU)

Lanjutkan Membaca ↓