Efek Tato Terasa Gatal, Kenapa, Ya?

Sungguh bahagia ketika tato yang didamba akhirnya terukir manis. Namun, rasa itu berubah jadi was was saat kulit terasa gatal. Ada apa ini?
Efek Tato Terasa Gatal, Kenapa? (Foto: Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Tentu ada rasa senang dan puas ketika tato yang sudah lama diidamkan sudah terukir manis di tubuh. Namun, beberapa hari kemudian, Anda mulai diselimuti rasa khawatir karena kulit tempat tato terasa gatal. Apa penyebabnya?

Kulit adalah organ tubuh terbesar yang berfungsi untuk melindungi tubuh dari serangan dari luar. Ketika seseorang memiliki tato, jarum yang dipakai akan merusak keutuhan kulit.

Baca Juga

Hal menyebabkannya memulai proses penyembuhan luka secara alami. Nah, proses penyembuhan ini dapat menyebabkan gatal, kemerahan, pembengkakan, dan gejala ringan lainnya.

Biasanya, gatal dari tato baru akan hilang dengan sendirinya. Namun, apabila gatal terus-terusan dirasakan dan disertai gejala lainnya, sebaiknya jangan tunda untuk menemui dokter.

Tato Baru Terasa Gatal, Normalkah?

Gatal ringan yang dirasakan setelah membuat tato adalah hal yang normal. Pasalnya, tato menyebabkan kulit luka. Hal ini membuat tubuh otomatis menyembuhkan luka tersebut layaknya kulit teriris atau tergores.

Bila muncul rasa gatal, tahan keinginan untuk menggaruk. Garukan hanya akan menyebabkan iritasi. Bahkan, bukan tak mungkin terjadi infeksi. Menggaruk juga dapat merusak keropeng yang terbentuk saat proses penyembuhan terjadi. Bekas lukanya ini membuat tampilan tato rusak.

Umumnya, rasa gatal ini akan menghilang dengan sendirinya dalam 1-2 minggu. Bila gatal makin parah atau terus berlanjut, segera kunjungi dokter.

Waspadai Infeksi

Tato yang terasa gatal juga bisa merupakan infeksi yang disebabkan oleh bakteri. Oleh karena itu, pastikan seniman tato menggunakan alat tato sekali pakai atau yang kesterilannya terjamin.

Artikel Lainnya: Bahaya Infeksi Kulit Akibat Tato

Gejala terjadinya infeksi adalah kemerahan yang parah dan menyebar. Adanya nyeri yang tak kunjung hilang, bentol kemerahan yang gatal dan nyeri, demam, dan menggigil. 

Apabila tidak diobati, infeksi tersebut akan bertambah parah dan menyebar ke seluruh tubuh. Bila mengalami gejala seperti yang disebutkan tadi, segera periksakan diri ke dokter.

Infeksi dapat terjadi tak lama setelah tato dibuat, atau bisa juga beberapa hari atau beberapa bulan setelahnya. 

Alergi Tato Juga Bisa Terjadi

Reaksi alergi akibat bahan yang digunakan dalam tinta tato. Reaksi tersebut bisa muncul sesaat setelah pembuatan, beberapa minggu, bahkan beberapa tahun kemudian.

Artikel Lainnya: Ini Bahaya Tato Temporer Bagi Kesehatan Kulit

Penelitian yang ada menyebutkan ada bahan metal  berbahaya di dalam tato. Misalnya, aluminium, besi, dan kalsium, dapat menyebabkan reaksi alergi. Pada beberapa kasus, prosedur medis seperti operasi penggantian sendi atau pengobatan HIV dapat menyebabkan reaksi alergi walaupun dari tato lama.

Gejala alergi tato meliputi gatal, kemerahan, bentol, melepuh, kulit bersisik, keluarnya cairan dari tato. Bahkan, ada juga gejala yang membahayakan nyawa. Misalnya, kesulitan bernapas, detak jantung meningkat, nyeri dada, hingga pembengkakan yang parah.

Kondisi lainnya yang juga dapat membuat rasa gatal pada tato termasuk alergi sinar matahari, eksem, psoriasis, dan kanker kulit.

1 dari 2

Cara mengatasi Gatal di Tato

Tato di tangan Justin Bieber (Foto: Getty Images)
loading

Penanganan tato yang gatal tentu tergantung pada penyebabnya. Tato baru biasanya rentan mengalami kerusakan dan infeksi, sehingga harus ekstra hati-hati agar tidak mengacaukan tinta atau kulit di sekitarnya. Dalam beberapa kasus, tato yang sudah berusia lama juga mungkin rentan mengalami kerusakan kulit.

Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengatasi gatal pada tato adalah dengan tidak menggaruknya, jangan mengopek keropeng, hindari penggunaan produk yang dapat mengiritasi tato, lindungi diri dari paparan sinar matahari, dan gunakan obat alergi bila diperlukan.

Berdasarkan penyebabnya, bisa juga dengan penggunaan krim yang dijual bebas. Misalnya, krim hydrocortisone dioleskan di tato, kompres dingin, menjaga kulit tetap lembap dengan losion tanpa pewangi dan pewarna. 

Baca Juga

 

Anda juga bisa menggunakan colloidal oatmeal saat mandi untuk tato lama, krim yang diresepkan dokter bila memiliki kondisi kulit, dan lain-lain Bila kondisi gatal yang parah, mungkin tato perlu dihilangkan dengan teknik laser atau dermabrasi.

Tato terasa gatal bisa disebabkan oleh beberapa faktor. Langkah penting pertama adalah dengan tidak menggaruknya. Apabila sudah lebih dari 2 minggu tetapi tato masih saja gatal, solusi terbaik adalah dengan memeriksakan diri ke dokter agar mendapatkan penanganan medis yang sesuai.

(RN/AYU)

Live Chat 24 Jam

Ingin konsultasi mengenai artikel di atas?

Masuk

REAKSI ANDA

ARTIKEL TERKAIT

Kenali 6 Jenis Penyakit Kulit yang Sering Dialami Anak

Info Sehat
28 Agt

2 Cara Ampuh Mengobati Panu yang Perlu Anda Tahu

Info Sehat
26 Agt

Kenali Gejala Melasma pada Wajah

Info Sehat
25 Agt

5 Aturan Menjemur Bayi di Pagi Hari

Info Sehat
21 Agt

Mau Menghapus Tato secara Permanen? Ini yang Harus Diperhatikan

Info Sehat
18 Agt

0 KOMENTAR

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk