Benarkah Telur Puyuh Bisa Tingkatkan Kolesterol dalam Tubuh?

Oleh dr. Arina Heidyana pada 14 Jan 2020, 16:40 WIB
Banyak orang yang bilang telur puyuh tinggi kolesterol, sehingga membuatnya dihindari. Untuk jawaban yang akurat, simak ulasan lengkapnya yuk.
Benarkah Telur Puyuh Bisa Tingkatkan Kolesterol dalam Tubuh?

Klikdokter.com, Jakarta Dari segi nutrisi, sebetulnya telur puyuh punya beragam manfaat. Cara mengolahnya pun beragam, bisa dijadikan sate, campuran salad, lauk tambahan soto, dan sebagainya. Namun, bagaimana dengan kandungan kolesterolnya?

Tak jauh berbeda dengan telur ayam, kandungan gizi telur puyuh sama beragamnya. Bahkan, itu membuat banyak orang menambahkannya ke dalam menu sehat saat diet. Pasalnya, telur adalah sumber protein yang baik.

Kandungan Gizi Telur Puyuh

Telur puyuh juga mengandung vitamin dan mineral yang berbeda jauh dengan telur ayam. Berikut ini adalah perbandingan kandungan gizi telur puyuh dan telur ayam per 100 gram.

  • Telur Ayam

Telur Ayam (Foto: Liputan6)
Telur Ayam (Foto: Liputan6)
  • Kalori: 147
  • Lemak total: 9,94 gram
  • Kolesterol: 372 miligram
  • Sodium: 142 miligram
  • Karbohidrat: 0,77 gram
  • Protein: 13 gram
  • Vitamin A: 487 IU
  • Kalsium: 53 miligram
  • Zat besi: 1,83 miligram
  • Potasium: 138 miligram

Artikel lainnya: Leher Sakit, Tanda Kolesterol Tinggi?

  • Telur Puyuh

Telur Puyuh
Telur Puyuh
  • Kalori: 158
  • Lemak total: 11,09 gram
  • Kolesterol: 844 miligram
  • Sodium: 141 miligram
  • Karbohidrat: 0,41 gram
  • Protein: 13,05 gram
  • Vitamin A: 543 IU
  • Kalsium: 64 miligram
  • Zat besi: 3,65 miligram
  • Potasium: 132 miligram

Melihat paparan di atas, memang kandungan kolesterol telur puyuh cukup tinggi jika dibandingkan dengan telur ayam, yaitu 844 miligram. Padahal, batasan asupan kolesterol per hari adalah 300 miligram.

Mungkin Anda sekarang bertanya-tanya, kenapa telur ayam yang ukurannya lebih besar memiliki kandungan kolesterol yang lebih sedikit? Itu karena rasio kuning telur pada telur puyuh lebih tinggi. Sebagai catatan, kandungan kolesterol dan lemak terdapat pada bagian kuningnya.

Kolesterol tak hanya bersumber dari telur, tetapi juga dari produk hewani seperti daging sapi, ayam, bebek, serta susu dan berbagai produk olahannya.

Tidak ada yang namanya kolesterol baik dan buruk dalam makanan, yang bisa diklasifikasikan sebagai kolesterol baik dan jahat adalah yang ada di dalam darah.

Faktanya, Tubuh Butuh Kolesterol

Kolesterol dibutuhkan oleh tubuh untuk menjalankan berbagai fungsi, yaitu memproduksi enzim pencernaan, vitamin D, pembentukan hormon, serta menjaga fungsi otak.

Tidak semua asupan kolesterol yang masuk ke tubuh akan berubah menjadi kolesterol darah. Studi menunjukkan bahwa yang berkontribusi besar dalam peningkatan jumlah kolesterol dalam tubuh adalah konsumsi lemak, gula, dan makanan tinggi kalori.

Artikel lainnya: Ciri-ciri Kolesterol Tinggi

1 of 2

Waspadai Kandungan Kalori dan Lemak Jenuh Telur Puyuh

Telur Puyuh
Telur Puyuh

Jadi, yang perlu diwaspadai dari kandungan telur puyuh adalah kandungan lemak jenuh dan kalorinya. Sebab, dua itulah yang berperan langsung dalam pembentukan kolesterol dalam darah.

Meskipun demikian, telur puyuh tetap dikategorikan sebagai makanan yang dapat meningkatkan kolesterol dalam tubuh. Pasalnya, ukurannya yang kecil dan rasanya yang enak membuat orang tak sadar mengonsumsinya dalam jumlah banyak.

Kalau konsumsi telur puyuh berlebihan, apalagi sumber makanan lain juga tinggi akan lemak jenuh dan kalori, tentu saja kolesterol jahat di tubuh bisa naik. Kalau terus-terusan begini, ancamannya adalah penyakit jantung dan stroke.

Makan makanan yang tinggi kolesterol belum tentu menyebabkan seseorang serta-merta mengalami kolesterol tinggi. Ini bergantung pada reaksi tubuh masing-masing individu. Ada yang mengalami kenaikan kolesterol dengan cepat, tetapi ada pula yang tidak.

Apabila Anda memang terbukti punya masalah dengan kolesterol tinggi, sebaiknya batasi asupan telur puyuh dan makanan tinggi kalori dan lemak lainnya untuk menjaga kadar kolesterol dalam tubuh.

Pastikan juga untuk cek kolesterol secara berkala, menerapkan pola makan sehat bergizi seimbang, menikmati hidup tanpa rokok dan alkohol, rutin berolahraga, tidur cukup, dan kelola stres dengan baik.

Bila pola sehat diterapkan, bukan tak mungkin Anda bisa peroleh tubuh yang bugar. Apalagi jika menghindari makan telur puyuh secara berlebihan, tentu Anda terbebas dari kolesterol. Ingin tahu seputar kesehatan dan gizi? Langsung klik Live Chat di KlikDokter, gratis!

(RN/RPA)

Lanjutkan Membaca ↓