6 Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Operasi Katup Jantung

Oleh dr. Devia Irine Putri pada 20 Jan 2020, 17:00 WIB
Sebelum prosedur dilakukan, pasien operasi katup jantung mesti melakukan persiapan. Seperti apa persiapan operasi katup jantung? Di sini ulasannya.
6 Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Operasi Katup Jantung

Klikdokter.com, Jakarta Dalam tubuh manusia terdapat empat katup jantung, yang mengatur keluar masuknya darah melalui ruang jantung yang berbeda. Saat fungsi katup mengalami masalah, Anda mesti menjalani operasi katup jantung agar bisa tetap hidup dengan berkualitas.

Operasi katup jantung merupakan operasi terbuka jantung, yang bertujuan untuk mengganti atau memperbaiki katup yang bermasalah.

Katup jantung itu sendiri terbagi menjadi empat, yaitu itu mitral, trikuspid, pulmonal dan aorta. Tiap katup memiliki sistem seperti pintu yang hanya terbuka satu arah. Apabila pintu menyempit atau terdapat dua arah, maka akan terjadi gangguan dalam sirkulasi darah.

Tidak hanya itu, seseorang yang punya masalah katup jantung juga bisa mengalami keluhan berikut ini.

  • Nyeri dada.
  • Sesak nafas.
  • Jantung sering berdebar-debar.
  • Pembengkakan pada tungkai.
  • Pusing/

Apabila Anda mengalami gejala tersebut, segera periksakan diri ke dokter. Saat diagnosis ditetapkan dan Anda mesti menerima tindakan medis, hal yang wajib dilakukan selanjutnya adalah melakukan persiapan operasi katup jantung.

Artikel Lainnya: 5 Gejala Gangguan Katup Jantung yang Dialami Mick Jagger

Persiapan Operasi Katup Jantung

Berikut ini adalah hal-hal penting yang perlu Anda ketahui sebagai persiapan operasi katup jantung.

1. Ketahui Prosedur Operasi Katup Jantung

Ilustrasi Operasi Katup Jantung
Ilustrasi Operasi Katup Jantung

Secara garis besar, operasi katup jantung bersifat memperbaiki katup atau mengganti katup yang bermasalah.

Prosedur memperbaiki atau mengganti tergantung pada seberapa besar kerusakan pada jantung dan penyebab utamanya.

Ada 3 jenis prosedur yang pada umumnya dilakukan pada operasi katup jantung, yaitu:

  • Operasi jantung terbuka.
  • Valvuloplasti, yaitu tindakan yang dilakukan dengan mengembangkan balon pada katup jantung yang menyempit.
  • Transcatheter aortic valve implantation (TAVI).

Untuk prosedur mengganti katup yang rusak, umumnya terdapat dua jenis katup yang digunakan. Yaitu, katup mekanik (katup buatan yang tahan lama) dan katup jaringan (jaringan yang berasal dari donor). 

2. Komplikasi dari Operasi Katup Jantung

Setiap tindakan medis memiliki manfaat dan risiko komplikasi. Dalam hal operasi katup jantung, risiko komplikasi atau efek samping yang bisa terjadi adalah berikut ini.

  • Perdarahan.
  • Irama jantung yang tidak beraturan (aritmia).
  • Infeksi pada luka operasi.
  • Infeksi pada bagian dalam jantung (endokarditis).
  • Serangan jantung.
  • Stroke.
  • Kematian.

Komplikasi atau efek samping suatu prosedur medis tidaklah selalu muncul pada tiap orang. Muncul tidaknya suatu komplikasi tersebut juga dipengaruhi banyak faktor, seperti usia dan riwayat penyakit yang dimiliki.

Artikel Lainnya: 7 Fakta tentang Penyakit Jantung yang Wajib Diketahui

3. Pilih Dokter yang Tepat

Ilustrasi Memilih Dokter yang Tepat
Ilustrasi Memilih Dokter yang Tepat

Operasi katup jantung tergolong sebagai tindakan yang besar dan mesti dilakukan dengan sangat teliti. Oleh karena itu, Anda wajib dan mesti memilih dokter bedah jantung yang berkompeten dan berpengalaman.

Biasanya, dokter jantung yang pertama kali merawat Anda akan merekomendasikan dokter bedah jantung untuk menangani kondisi Anda selanjutnya.

4. Lakukan Pemeriksaan Menyeluruh

Sebelum operasi katup jantung, dokter akan menyarankan Anda untuk melakukan pemeriksaan keseluruhan seperti cek darah lengkap, cek urine, rontgen dada, rekam jantung, dan USG karotid doppler.

Tujuan dari pemeriksaan sebelum operasi katup jantung adalah menyiapkan fisik pasien dan memperkirakan ada/tidaknya masalah sebelum tindakan dilakukan.

Misalnya, didapatkan Anda memiliki kadar hemoglobin di bawah 7 gr/dL. Ini artinya, perlu dilakukan perbaikan klinis terlebih dahulu dengan transfusi darah sebelum prosedur operasi katup jantung dilakukan.

5. Hentikan Obat-obatan Tertentu

Ilustrasi Menghentikan Obat-obatan Tertentu
Ilustrasi Menghentikan Obat-obatan Tertentu

Jangan lupa untuk mengatakan pada dokter apabila Anda memiliki alergi pada obat tertentu. Anda juga mesti bilang ke dokter apabila rutin mengonsumsi obat pengencer darah, obat anti-diabetes, obat penurun tekanan darah tinggi dan lain sebagainya.

Dokter akan menjelaskan obat mana yang harus dihentikan dan obat mana yang tetap diperbolehkan untuk terus diminum.

6, Jaga Kesehatan

Operasi katup jantung menjadi hal yang menegangkan dan bisa membuat Anda stres. Karena itu, agar tidak sakit sehingga operasinya batal, terapkanlah gaya hidup sehat selama persiapan operasi katup jantung.

Perbanyak konsumsi makanan yang bergizi, seperti sayuran dan buah-buahan, minum air putih yang cukup setiap hari, cukupi waktu tidur, serta jangan lupa untuk berolahraga ringan 3–4 kali dalam seminggu.

Itulah persiapan operasi katup jantung yang mesti Anda terapkan, agar bisa mendapatkan hasil terbaik. Jangan lupa untuk berpuasa setidaknya 8 jam sebelum operasi dilaksanakan, ya.

Jika Anda masih bingung terkait operasi katup jantung, jangan malu untuk bertanya pada dokter yang merawat. Anda juga bisa bertanya mengenai persiapan operasi katup jantung pada tim dokter dari KlikDokter di sini.

(NB/AYU)