Apakah Chiropractic Ampuh untuk Mengatasi Masalah Kesehatan Tulang?

Oleh dr. Rio Aditya pada 22 Jan 2020, 18:20 WIB
Belakangan ini, terapi chiropractic sedang ramai dilakukan. Katanya, terapi ini bisa mengatasi masalah kesehatan tulang, terutama bagian punggung. Benarkah?
Apakah Chiropractic Ampuh untuk Mengatasi Masalah Kesehatan Tulang?

Klikdokter.com, Jakarta Pernahkah Anda menjalani terapi chiropractic? Jika belum, sebagai informasi saja, nih. Terapi chiropractic ini mirip seperti dipijat, dan pada akhir sesi biasanya tulang-tulang Anda akan dibunyikan dengan gerakan tertentu.

Membunyikan tulang-tulang inilah yang disebut sebagai teknik chiropractic. Katanya, tubuh Anda akan terasa enteng dan rileks setelah diterapi. Namun apakah benar terapi chiropractic itu efektif? Mari simak ulasan berikut.

Apa itu Terapi Chiropractic?

Ilustrasi Terapi Chiropractic
Ilustrasi Terapi Chiropractic

Chiropractic adalah terapi  yang termasuk dalam pengobatan alternatif. Terapi ini dilakukan dengan menggunakan gerakan tangan untuk memperbaiki masalah tulang, khususnya tulang belakang. Masalah tulang belakang yang ditangani oleh pengobatan chiropractic seperti nyeri punggung, nyeri pinggang, dan beberapa kelainan bentuk tulang belakang.

Di Amerika, sekitar 35 persen orang yang mengunjungi klinik chiropractic karena ingin mengatasi masalah di pinggang, nyeri leher, cedera olahraga, dan masalah bentuk tulang belakang yang tidak normal.

Artikel Lainnya: 5 Kebiasaan yang Berbahaya bagi Tulang Belakang

Dalam praktek sehari-hari, banyak juga ditemukan pasien yang lebih memilih menjalani pengobatan chiropractic dibandingkan dengan berobat ke dokter untuk mengatasi masalah tulang yang dialami.

Selain itu, dalam ilmu chiropractic, dipercaya bahwa selama bentuk tulang dan kelengkungannya bisa dikembalikan ke posisi awal, masalah lain yang timbul bisa sembuh dengan sendirinya tanpa harus minum obat atau operasi.

1 of 2

Jadi, Apakah Terapi Chiropractic Baik untuk Tulang?

Ilustrasi Terapi Chiropractic
Ilustrasi Terapi Chiropractic

Terapi chiropractic kemungkinan pernah Anda lakukan, biasanya di akhir sesi massage, refleksi, atau pijat setelah potong rambut,  leher dan bahu Anda akan dibunyikan. Lalu akan terdengar suara “krek”.

Banyak orang yang mengatakan, bahwa setelah terapi badan rasanya jadi terasa enteng dan rileks kembali. Lalu, apa benar teknik ini aman dan sungguh efektif?

Perlu diketahui, bunyi “krek” tersebut berasal dari udara yang terperangkap di dalam sendi, misalnya sendi-sendi kecil di tulang leher, tulang belakang, dan juga di jari-jari. Ketika ruangan di dalam sendi tersebut terisi oleh udara, hal ini akan membuat tekanan di dalam sendi menjadi tinggi.

Alhasil, bagian leher atau tulang belakang sering merasa tidak nyaman dan tegang karena adanya udara yang terjebak.

Ketika dilakukan gerakan hingga terdengar bunyi “krek” tersebut, udara di dalam sendi jadi terbebas dan tekanannya pun menjadi jauh berkurang. Hal inilah yang menyebabkan mengapa usai menjalankan terapi chiropractic badan jadi rileks.

Artikel Lainnya: Waspada! Nyeri Tulang Belakang Kerap Menyerang Usia Muda

Walaupun demikian, terapi chiropractic ini masih menuai kontroversi. Bukan hanya menjadi perdebatan di Indonesia saja, tetapi juga di negara-negara lain seperti Amerika dan Kanada.

Survey yang dilakukan terhadap dokter spesialis tulang di Amerika Utara, menyatakan bahwa 45 persen dokter tidak setuju terhadap teknik pengobatan ini. Para dokter ahli tulang tersebut tidak setuju karena tindakan tersebut masih dinilai berbahaya, terlebih jika dilakukan di bagian leher.

Di leher manusia terdapat pembuluh darah juga saraf penting yang berhubungan langsung dengan otak. Apabila gerakan terapi tulang tersebut dilakukan tidak tepat, risiko rusak atau atau cedera pada pembuluh darah dan saraf bisa terjadi.

Di Amerika sempat dilaporkan kasus mengenai pembuluh darah di leher dan tulang belakang yang robek akibat terapi chiropractic. Dampak buruk yang bisa terasa setelah terapi di punggung ini adalah badan jadi lemas, pusing, bahkan bisa menyebabkan lumpuh dan juga kematian.

Karena masih banyaknya kontroversi mengenai terapi chiropractic, sebaik periksa ke dokter spesialis jika ada masalah tulang yang mengganggu Masih diperlukan studi lebih lanjut untuk menilai keamanan dan efektivitas dari terapi chiropractic ini.

Kini Anda sudah tahu, kan, kalau terapi chiropractic untuk mengatasi masalah kesehatan tulang ini belum pasti aman. Jangan ambil risiko kesehatan Anda untuk terapi yang belum ada manfaat pastinya ini. Disarankan untuk konsultasi langsung dengan dokter. Untuk lebih mudahnya, ajukan segala gejala dan pertanyaan kesehatan tulang lewat fitur Tanya Dokter di Aplikasi KlikDokter.

(OVI/RPA)

Lanjutkan Membaca ↓
Winda WatiWinda Wati

gmn ya sering capek