Benarkah Minyak Kanola Lebih Sehat untuk Dikonsumsi?

Oleh dr. Resthie Rachmanta Putri. M.Epid pada 27 Jan 2020, 16:10 WIB
Minyak kanola digadang-gadang lebih sehat digunakan untuk memasak makanan dibanding dengan jenis minyak lainnya. Benarkah demikian?
Benarkah Minyak Kanola Lebih Sehat untuk Dikonsumsi?

Klikdokter.com, Jakarta Menu masakan orang Indonesia biasanya tidak terlepas dari olahan yang digoreng atau ditumis menggunakan minyak. Ya, peran minyak dalam proses mengolah makanan sangatlah penting. Nah, untuk masak makanan yang sehat, katanya minyak kanola atau canola oil terbukti baik untuk dikonsumsi sehari-hari. Benarkah menyehatkan?

Nutrisi yang Terkandung Dalam Minyak Kanola

Sebelum mengetahui apa saja manfaat minyak kanola, Anda harus tahu dulu asal-usul minyak ini. Minyak kanola terbuat dari biji tanaman Canola (Brassica napus). Nama kanola juga merupakan singkatan dari Kanada Oil yang menggambarkan asal negara di mana minyak nabati ini dibuat.

Lalu, bagaimana kandungan nutrisinya? Dalam satu sendok makan minyak kanola, ditemukan mengandung 120 kalori 14 gram lemak. Jumlah nutrisi ini hampir sama dengan kandungan di minyak zaitun dan minyak kelapa.

Meski kandungan lemak dan kalorinya sama dengan minyak zaitun dan kelapa, jenis asam lemak di dalam minyak kanola berbeda, lho. Sebagian besar lemak yang terdapat dalam canola oil adalah asam lemak tak jenuh tunggal atau disebut monounsaturated fat acids.

Beberapa ahli kesehatan menyarankan agar kita lebih banyak mengonsumsi lemak tak jenuh tunggal untuk meningkatkan kesehatan tubuh, terutama jantung. Sebagai sumber lemak tak jenuh yang baik, canola oil memiliki asam lemak omega-6 (asam linoleat) dan asam lemak omega-3 (alfa-linolenat).

Tidak lupa juga, di dalam satu sendok makan minyak kanola ditemukan mengandung 10 mcg vitamin K dan 2,4 mg vitamin E, di mana masing-masing nutrisi tersebut memenuhi 12 persen dari kebutuhan harian Anda.

Artikel Lainnya: Mengungkap Manfaat Minyak Goreng untuk Kesehatan Tubuh

1 of 3

Manfaat Kesehatan Minyak Kanola

Minyak Kanola
Minyak Kanola

Meski kebanyakan mengandung lemak, namun minyak kanola mengandung banyak khasiat penting untuk tubuh. Berikut beberapa manfaat kesehatan yang bisa Anda dapat dari mengonsumsi minyak kanola sehari-hari.

  1. Mencegah Penyakit Kardiovaskular

Menurut National Institutes of Health, para peneliti percaya bahwa asam lemak omega-3 dapat membantu mencegah penyakit kardiovaskular seperti gagal jantung dan stroke. Ini karena omega-3 berfungsi untuk melindungi pembuluh darah dari sumbatan lemak.

Jadi faktor risiko seperti stroke, sakit jantung, dan juga tekanan darah tinggi bisa dicegah.

  1. Membangun Sel Tubuh Sehat

Menurut para ahli kesehatan di University of Michigan, Amerika Serikat, asam lemak omega-6 sangat penting untuk membantu fungsi dan struktur sel tubuh yang sehat. Salah satu manfaatnya dapat membantu perkembangan otak janin dan bayi jika dikonsumsi pada ibu hamil atau menyusui.

  1. Mengurangi Peradangan di Dalam Tubuh

Penelitian menunjukkan bahwa asam lemak yang ditemukan dalam minyak kanola bermanfaat menurunkan kadar kolesterol dan mengurangi peradangan. Kondisi peradangan yang bisa dicegah antara lain seperti radang sendi.

Selain itu, manfaat minyak kanola juga dapat diperoleh pada orang diabetes karena minuman ini mengandung indeks glikemik yang rendah dan baik untuk menyeimbangkan kadar gula darah.

Artikel lainnya: Lebih Baik Mana, Minyak Zaitun atau Minyak Jagung?

2 of 3

Perhatikan Hal Ini Sebelum Menggunakan Minyak Kanola

Minyak Kanola
Minyak Kanola

Minyak kanola memang akan memberikan manfaat yang baik untuk kesehatan, namun jika diolah dengan cara yang tepat, ya.

Artikel Lainnya: Fungsi Minyak Kutus Kutus

Pasalnya, manfaat minyak kanola hanya bisa didapat jika proses memasak menggunakan titik panas maksimal 204 derajat Celcius. Di atas suhu tersebut, molekul-molekul di dalam minyak kanola akan berubah, termasuk kandungan lemaknya.

Jika minyak kanola dimasak dengan suhu yang terlalu tinggi, asam lemak tak jenuh dalam minyak kanola bisa berubah menjadi struktur kimia yang membahayakan. Oleh karena itu, minyak kanola tak disarankan untuk digunakan pada proses masak dengan suhu yang sangat tinggi.

Misalnya, dipakai untuk membuat gorengan atau teknik deep fryingCanola oil lebih dianjurkan sebagai penambah cita rasa makanan. Contoh sebagai dressing untuk salad atau minyak untuk menumis dan memanggang makanan.

Lalu perlu diperhatikan, minyak nabati ini tidak dianjurkan untuk dipakai masak berulang. Meskipun minyak kanola sehabis menumis masakan masih tersisa, minyak tersebut sebaiknya tidak digunakan lagi.

Ini karena proses pemanasan berulang dan berkepanjangan akan menimbulkan lemak trans yang dapat menjadi radikal bebas di dalam tubuh.

Penyimpanan minyak kanola pun perlu diperhatikan. Sebisa mungkin, usahakan agar minyak disimpan di tempat yang tak terpapar sinar matahari dan memiliki suhu yang sejuk.

Jadi, Anda sudah tahu, kan, apa saja manfaat minyak kanola? Jangan lupa untuk mengolah dan menyimpan minyak kanola sesuai penjelasan di atas, ya. Apabila ingin tahu lebih lanjut tentang minyak apa yang sehat untuk masak Anda bisa konsultasi ke dokter. Untuk lebih praktisnya, segera ajukan pertanyaan lewat fitur Tanya Dokter di aplikasi KlikDokter.

(OVI/AYU)

Lanjutkan Membaca ↓