Punya Panggilan Sayang untuk Pasangan, Geli atau Penting?

Oleh Krisna Octavianus Dwiputra pada 12 Feb 2020, 17:46 WIB
Banyak pasangan yang punya panggilan sayang kepada satu sama lain. Sebetulnya, apakah ini penting, hal yang klise, atau norak dalam sebuah hubungan?
Punya Panggilan Sayang untuk Pasangan, Geli atau Penting?

Klikdokter.com, Jakarta Bagaimana cara Anda memanggil pasangan, apakah ada panggilan sayang atau hanya nama biasa? Panggilan sayang, seperti halnya nama panggilan, adalah metode universal untuk menunjukkan kasih sayang.

Honey”, “Sayang”, “Cinta”, “Babe”, dan sebagainya banyak dipakai untuk memanggil pasangan—baik pacaran atau sudah menikah. Sebagai contoh, saat Anda memanggil pasangan dengan sebutan “Cinta”, itulah harapan bagaimana Anda ingin dipikirkan oleh orang tersebut.

Kalau Anda masih ingat, mungkin panggilan sayang yang paling terkenal adalah "Mimi" dan "Pipi" seperti milik Krisdayanti dan Anang Hermansyah dulu. Meski mereka kini tak lagi bersama, panggilan tersebut banyak ditiru.

Panggilan Kesayangan untuk Pasangan, Penting atau Tidak?

Ilustrasi Pasangan
Ilustrasi Pasangan

Meski banyak pasangan yang punya panggilan sayang (atau bahasa Inggrisnya adalah pet name), ada juga yang merasa tak perlu dan hanya memanggil nama biasa. Bahkan, ada yang menganggap panggilan sayang tersebut norak.

Sebenarnya, dalam sebuah hubungan, apakah punya panggilan khusus itu perlu?

Dikutip dari Business Insider, Profesor Dean Falk dari Universitas Florida, Amerika Serikat, mengatakan bahwa panggilan sayang itu baik untuk setiap pasangan. Cara ini dikatakan bisa membantu merasa terbuka dan nyaman dengan pasangannya.

Artikel lainnya: Anak Remaja Anda Mulai Pacaran? Lakukan 3 Hal Ini

Dalam sebuah hubungan, keterbukaan dan rasa nyaman akan sangat membantu menguatkan hubungan, jadi langgeng dan membuat hubungan berwarna.

Sementara itu, dari KlikDokter, psikolog Ikhsan Bella Persada, M.Psi, mengatakan bahwa punya panggilan sayang itu kembali lagi kepada masing-masing pasangan.

Namun, meski tak semua orang menyukainya, memang panggilan ini punya banyak sekali manfaat.

Artikel lainnya: Suara Orang Terkasih Bisa Jadi Obat Mujarab, Lho!

"Panggilan sayang ini penting nggak penting. Ini kembali lagi pada pasangan, mau punya panggilan sayang atau tidak, tergantung kesepakatan berdua," ujar Ikhsan.

"Tetapi, manfaatnya tetap ada. Manfaatnya itu bisa mempererat hubungan di antara keduanya. Kalau panggilan sayang itu sudah disepakati dan keduanya senang dengan panggilan tertentu, ketika punya panggilan sayang, panggilan itu punya manfaat positif yang menyenangkan. Bikin nyaman juga," lanjutnya.

Meski terdengar sepele atau konyol, tetapi Ikhsan mengatakan bahwa beberapa individu merasa senang atau disayang bila dipanggil dengan panggilan sayang.

"Pakai panggilan sayang juga bisa sebagai penanda seberapa erat hubungan tersebut. Umumnya, pasangan yang tak punya nama khusus terhadap satu sama lain terlihat biasa-biasa saja," tegas Ikhsan.

Ada satu studi tahun 1993 yang dipublikasikan dalam Journal of Social and Personal Relationships yang mempelajari 154 pasangan untuk melihat korelasi antara panggilan sayang dan kepuasan dalam hubungan.

Temuannya, suami dan istri yang merasa puas memiliki panggilan khusus, bahkan lebih dari satu. Meski begitu, penggunaan panggilan tersebut bisa menurun seiring berjalannya waktu.

Dikatakan bahwa pasangan menikah kurang dari lima tahun tanpa anak tercatat paling banyak menggunakannya, sementara pasangan yang lebih lama dilaporkan yang paling jarang.

Artikel lainnya: Segudang Manfaat Pelukan di Hari Valentine

1 of 2

Namun, Pastikan Pasangan Menyukai Nama Panggilannya

Ilustrasi Pasangan
Ilustrasi Pasangan

Terkadang, ada panggilan sayang yang sebetulnya tidak disukai, misalnya yang menyangkut kekurangan tertentu pada diri seorang individu. Misalnya, “Si Jerawatan” dan sebagainya.

Kalau Anda punya panggilan sayang tetapi pasangan bilang ia tak menyukai atau membencinya, jangan lagi dipakai. Bila tidak, pasangan akan mengira Anda tidak menghargainya.

Bila Anda ingin punya panggilan sayang untuk pacar, tunangan, atau suami yang benar-benar Anda sayangi, pastikan untuk memilih nama atau panggilan yang jujur, membuatnya merona bahagia, bukan malah membuatnya kesal atau marah.

Jika tetap tak tertarik punya nama panggilan khusus, jangan cemas karena itu bukanlah syarat mutlak sebuah hubungan. Asal Anda dan pasangan sama-sama saling peduli dan ingin terlibat, komunikasi jujur dan terbuka, tidak terlalu menuntut, serta saling menghargai juga merupakan indikator hubungan yang kuat dan penuh kasih sayang.

(RN/AYU)

Lanjutkan Membaca ↓