4 Langkah Sederhana Mencegah Penularan Novel Coronavirus pada Anak

Oleh dr. Jessica Florencia, Sp.PK pada 13 Feb 2020, 16:29 WIB
Anak-anak termasuk golongan yang rentan terjangkit wabah akibat virus corona berserta komplikasinya. Untuk mencegahnya, lakukan langkah-langkah ini.
Ibu Mengajarkan Anak Mencuci Tangan

Klikdokter.com, Jakarta Mengawali tahun 2020, dunia dibuat waswas dengan merebaknya wabah novel coronavirus baru (COVID-19), yang pertama kali terdeteksi di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, Tiongkok.

Saat tulisan ini dibuat (13/2), tercatat infeksi sudah mencapai 60.328 orang, 5.986 pulih, dan 1.386 korban jiwa, dengan penyebaran hingga ke 27 negara lainnya di luar Tiongkok dan satu kasus khusus infeksi di kapal pesiar Diamond Princess di pelabuhan Yokohama, Jepang.

Mulai dilanda kepanikan, beberapa negara telah melarang penerbangan dari dan ke Tiongkok demi mencegah penyebaran wabah makin meluas.

Siapa Saja yang Rentan Terkena Infeksi Virus Corona?

COVID-19 bisa menjangkiti siapa saja tanpa pandang bulu. Sejak kemunculannya pada Desember 2019 lalu, virus ini terus menyebar dengan cepat dan luas. Dampak dari infeksinya pun tak main-main, yaitu pneumonia parah yang komplikasinya bisa sebabkan kematian.

Bila melihat meningkatnya angka pasien yang pulih, tampaknya ini berkaitan dengan kondisi kesehatan dan imunitas pasien yang bersangkutan.

Dari kasus-kasus yang dilaporkan, infeksi akibat virus corona bisa menyebabkan komplikasi berat pada pasien lanjut usia dan penderita kondisi medis seperti asma, diabetes, atau penyakit jantung.

Para ahli menduga ada kaitan antara kemampuan imunitas tubuh untuk melawan infeksi virus corona yang rendah pada para kelompok lanjut usia dan mereka yang memiliki masalah medis seperti yang disebutkan di atas tadi.

Selain itu, anak-anak yang imunitasnya belum terbentuk dengan sempurna juga merupakan kelompok lain yang rentan terjangkit virus corona baru ini, karena mereka bisa mengalami komplikasi yang berat juga.

Alasan Mengapa Novel Coronavirus Menyebar secara Cepat dan Luas

Banyak masyarakat yang masih kurang paham akan virus corona jenis baru ini, belum lagi derasnya hoaks yang beredar. Ini waktu yang tepat untuk membekali diri.

Berdasarkan pengetahuan mengenai virus corona secara umum dan sebagaimana virus yang menginfeksi saluran pernapasan, novel coronavirus bisa ditularkan melalui percikan ludah (droplet) saat batuk atau bersin.

Efek penularan semakin cepat dan luas dengan tingginya volume perjalanan domestik dan penerbangan internasional dari dan ke Tiongkok, khususnya dalam suasana Imlek.

Dilansir dari berbagai sumber, mobilitas manusia yang lebih cepat, pola makan konsumsi binatang—termasuk hewan liar—adalah faktor-faktor penunjang penyebaran virus. Selain itu, virus yang bermula di Wuhan ini dikatakan menyebar antarmanusia dari cairan (droplet) ketika si pembawa virus batuk atau bersin.

Banyaknya orang di tempat sempit atau area padat penduduk dapat memperbesar risiko paparan virus.

1 of 2

Cara Mencegah Penularan Wabah Penyakit akibat Virus Corona

Badan Kesehatan Dunia (WHO) bersama dengan berbagai lembaga kesehatan dunia lainnya meminta masyarakat global untuk meningkatkan kewaspadaan akan penyebaran virus corona.

Semua kelompok usia sangat direkomendasikan untuk menerapkan langkah-langkah pencegahan penularannya, meliputi:

  1. Cuci Tangan dengan Sabun dan Air Mengalir

Cuci tangan adalah langkah yang sangat sederhana, tapi dampaknya signifikan. Pasalnya, tangan adalah bagian tubuh yang paling sering bersentuhan dengan orang atau benda, juga digunakan untuk menutup hidung dan mulut saat batuk atau bersin.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC), panduan cuci tangan yang bisa efektif bunuh kuman adalah:

  • Basahi tangan dengan air mengalir, lalu tuang sabun secukupnya.
  • Gosok kedua tangan, termasuk sela-sela jari, kedua punggung tangan, dan bagian bawah kuku. Bersihkan secara saksama dan menyeluruh.
  • Cuci tangan idealnya dilakukan selama 20 detik. Sebagai acuan, Anda bisa bernyanyi “Happy Birthday” sebanyak dua kali pengulangan selama menggosok tangan.
  • Bilas tangan hingga bersih dengan air mengalir.
  • Keringkan tangan dengan tisu atau handuk bersih atau pengering tangan.
  • Bila memungkinkan, gunakan tisu atau siku untuk menghalangi tangan yang sudah bersih saat mematikan keran air atau membuka pintu toilet.

Anda pun dianjurkan untuk cuci tangan sabun jika tangan terlihat kotor atau menggunakan pembersih tangan dengan alkohol (hand sanitizer) jika tangan tidak terlihat kotor.

Jangan menyentuh mata, hidung, dan mulut jika belum membersihkan tangan. Tanamkan juga kebiasaan ini pada anak dan anggota keluarga lainnya.

  1. Ketahui Etika Batuk dan Bersin

Saat batuk, cegah penularan dan penyebaran penyakit dengan menutup hidung dan mulut dengan tisu, menggunakan masker, menutup mulut dan hidung dengan siku atau lengan bagian atas.

Buang tisu di tempat sampah. Setelahnya, cuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau handsanitizer yang mengandung alkohol.

  1. Menghindar

Dalam kondisi darurat kesehatan global virus corona seperti sekarang ini, bijaknya adalah menghindari orang-orang yang terlihat sakit (dengan gejala demam, batuk, dan pilek) agar tidak tertular. Baik itu merupakan infeksi akibat virus corona maupun infeksi virus penyakit saluran pernapasan lainnya.

Terutama pada anak-anak, sebaiknya hindari membawanya ke tempat-tempat yang terlalu ramai.

  1. Perkuat Daya Tahan Tubuh

Selain langkah-langkah di atas, infeksi virus corona juga bisa diperangi dengan menjaga daya tahan tubuh dan perkuat sistem imunnya melalui pola hidup sehat.

Mulai dari makan makanan sehat bergizi seimbang, perbanyak asupan sayur dan buah, cukup minum air, istirahat cukup, dan rutin berolahraga.

Hindari konsumsi makanan yang tidak dimasak dengan matang dan hindari makan daging dari hewan yang diketahui berpotensi menularkan penyakit, seperti kelelawar, ular, musang, dan sebagainya.

Efektivitas Pakai Masker untuk Cegah Penularan Virus Corona

Masker dipakai bukan hanya untuk yang sedang sakit, tetapi juga untuk orang-orang sehat demi meminimalkan risiko penularan. Pasalnya, pada kasus virus corona, dua di antara gejalanya adalah batuk dan pilek, jadi masker bisa dipakai untuk menutupi hidung dan mulut.

Pakai masker dengan benar—hidung dan mulut harus tertutup sempurna—agar fungsi perlindungannya optimal. Hindari menyentuh masker yang masih terpasang di wajah dengan tangan.

Gunakan masker sekali pakai dan segera buang usai digunakan. Setelahnya, cuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau hand sanitizer yang mengandung alkohol selama 20 detik setelah membuang masker.

Itulah langkah sederhana dalam mencegah penularan novel coronavirus COVID-19. Jaga kebersihan diri dengan cuci tangan pakai sabun antibakteri dan air mengalir. Terapkan etika batuk dan bersin yang baik, hindari orang-orang yang sakit dan tempat keramaian, perkuat daya tahan tubuh, dan tak lupa pakai masker.

(RN/ RH)

Lanjutkan Membaca ↓