3 Manfaat Kacang Kedelai untuk Kesehatan Jantung

Kacang kedelai termasuk makanan yang baik untuk jantung. Penjelasan manfaatnya ini akan membuat Anda tertarik untuk mengonsumsinya secara rutin!
3 Manfaat Kacang Kedelai untuk Kesehatan Jantung

Klikdokter.com, Jakarta Kacang kedelai adalah salah satu sumber protein nabati terbaik dan kandungan nutrisinya diketahui dapat mendukung kesehatan tubuh. Nah, salah satu manfaat yang sayang untuk dilewatkan adalah kemampuannya dalam mendukung fungsi jantung.

Selain dengan rutin berolahraga kardio dan mengelola stres dengan baik, kesehatan jantung juga bisa dipelihara dengan mengonsumsi makanan sehat. Nah, kacang kedelai bisa dimasukkan ke dalam menu harian.

Dilansir dari Data Komposisi Pangan Indonesia milik Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes), kandungan kedelai meliputi protein, lemak, karbohidrat, serat, dan tentunya berbagai vitamin dan mineral.

Dari KlikDokter, dr. Karin Wiradarma, M.Gizi, mengatakan, vitamin dan mineral yang adalah dalam kedelai meliputi vitamin A, B, D, kalsium, magnesium, dan potasium. Selain itu, kandungan lemaknya sedikit dan bebas kolesterol, tidak seperti susu sapi.

“Dan meski hanya mengandung sedikit gula, kandungan karbohidratnya mampu memberikan energi yang cukup untuk beraktivitas,” dr. Karin menambahkan.

Satu lagi yang tak boleh dilupakan. Kacang kedelai yang sudah diolah menjadi susu tidak mengandung laktosa, sehingga aman dikonsumsi orang-orang yang alergi susu sapi dan punya kondisi intoleransi laktosa.

Artikel lainnya: 5 Cara Mengobati Penyakit Jantung Koroner Secara Alami

1 dari 3

Manfaat Kacang Kedelai untuk Kesehatan Jantung

Kacang Kedelai
loading

Salah satu kandungan dalam kacang kedelai yang berjasa dalam menjaga kesehatan jantung adalah isoflavon, yaitu suatu bentuk dari fitoestrogen (hormon tanaman yang secara kimiawi mirip hormon estrogen manusia).

Sederet manfaat untuk jantung yang ditawarkan oleh senyawa tersebut meliputi:

1. Menurunkan Kadar Kolesterol Jahat

Pada penelitian yang dimuat dalam “British Journal of Nutrition”, kacang kedelai beserta semua produk olahannya mampu membantu mengurangi kadar kolesterol jahat alias low-density lipoprotein (LDL).

Kadar LDL yang tinggi berarti ada penumpukan lemak pada arteri, sehingga bisa memicu penyakit jantung.

Sebetulnya temuan penelitian tersebut bukan satu-satunya. Di tahun 90-an, Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) merekomendasikan konsumsi 25 gram protein kedelai untuk menurunkan risiko penyakit jantung.

Segelas susu kedelai umumnya mengandung 7 gram protein, sehingga dibutuhkan kurang lebih 3-4 gelas untuk mencukupinya.

Bagi yang tak bisa minum sebanyak itu, satu gelas saja boleh, lalu sisanya penuhi dari asupan yang lain, seperti  ikan, telur, dan sumber protein sehat lainnya agar kebutuhan nutrisi lengkap terpenuhi dan asam urat tidak kambuh.

Artikel lainnya: Ciri Kolesterol Tinggi yang Perlu Anda Waspadai

2. Memelihara Kondisi Pembuluh Darah

Pembuluh darah yang bermasalah akan mencetuskan berbagai penyakit, mulai dari penyakit jantung, stroke, dan lain lain. Kabar baiknya, isoflavon dapat meningkatkan sirkulasinya.

Antioksidan dari kedelai dapat menjaga tubuh dari radikal bebas. Kombinasi antara radikal bebas dan kolesterol jahat akan menyebabkan peradangan di pembuluh darah. Sehingga, jika radikal bebas sudah ditangkis sejak awal, kerusakan pembuluh darah tidak sampai terjadi.

3. Melancarkan Aliran Darah ke Jantung

Jantung bertugas untuk mengedarkan darah, oksigen, serta berbagai komponen penting lainnya ke seluruh tubuh.

Penelitian yang diterbitkan di “AME Medical Journal” menyebut, isoflavon dan sterol dari kedelai dapat melancarkan sirkulasi darah pada jantung dengan cara melebarkan pembuluh darahnya. Alhasil, aliran darah dari dan ke seluruh tubuh lancar.

Artikel lainnya: 7 Lemak Baik untuk Penderita Kolesterol Tinggi

 

2 dari 3

Harus Berupa Susu Kedelai untuk Rasakan Manfaatnya?

Susu Kedelai
loading

Meski spesifiknya yang dibahas di atas adalah manfaat susu kedelai untuk jantung, tapi bukan berarti olahan kacang kedelai lainnya tidak berguna. Misalnya saja tahu dan tempe. Di Indonesia, keduanya sangat mudah ditemui dan diolah.

Selain itu, dr. Muhammad Iqbal Ramadhan dari KlikDokter juga menambahkan bahwa bawang putih, daging merah tanpa lemak, dan sayur-sayuran juga baik untuk menjaga kesehatan jantung.

Jadi, konsumsi susu kedelai bisa dikombinasikan dengan produk olahan kedelai serta jenis makanan yang disebutkan di atas.

Baca Juga

Saat memasak, Anda bisa menggunakan minyak zaitun untuk menumis masakan. Jangan lupa untuk meningkatkan konsumsi sayur dan buah.

Tak hanya menjadi sumber protein yang baik, kedelai juga bermanfaat untuk kesehatan, tak terkecuali jantung. Maksimalkan manfaatnya dengan pola makan sehat bergizi seimbang dan olahraga secara teratur. Untuk tahu tips jantung sehat lainnya, silakan tanya langsung lewat fitur Live Chat di aplikasi dan website. Tim dokter KlikDokter siap menjawabnya!

(RN/RPA)

Live Chat 24 Jam

Ingin konsultasi mengenai artikel di atas?

Masuk

REAKSI ANDA

ARTIKEL TERKAIT

4 Manfaat Susu Kedelai bagi Wanita Menopause

Info Sehat
17 Okt

Dukung World Allergy Week, Morinaga Gelar Program #BekalPrestasi

Info Sehat
17 Jun

Apakah Nutrisi dalam Susu Soya Setara dengan Susu Sapi?

Info Sehat
26 Mei

Susu Almond vs Susu Kedelai, Mana yang Lebih Baik?

Info Sehat
23 Mar

Konsumsi Susu Kedelai Bikin Asam Urat Makin Parah?

Info Sehat
19 Mar

0 KOMENTAR

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk