Mengatasi Nyeri Lutut Kronis dengan Radiofrequency Ablation

Oleh dr. Rio Aditya pada 21 Feb 2020, 19:43 WIB
Ablasi frekuensi radio atau RFA, adalah cara sering digunakan untuk mengatasi nyeri lutut. Apa benar RFA ampuh untuk atasi sakit lutut? Simak jawabannya di sini.
Mengatasi Nyeri Lutut Kronis dengan Radiofrequency Ablation

Klikdokter.com, Jakarta Nyeri lutut kronis yang menahun, umumnya akibat pengapuran, seringkali tidak dapat diatasi dengan obat-obatan dan butuh tindakan lanjut seperti operasi. Namun, sebelum menjalankan operasi, ternyata masih ada tindakan yang bisa membantu mengatasi masalah nyeri menahun tersebut, yaitu radiofrequency ablation (RFA) atau ablasi frekuensi radio. 

Bagaimana prosedur tersebut? Apa efektif?

Sekilas tentang Nyeri Lutut

Nyeri lutut, terutama pada orang tua, seringkali disebabkan oleh pengapuran pada sendi. Pengapuran pada sendi atau osteoarthritis biasanya diperparah dengan berat badan yang berlebihan dan bersifat ireversibel (tidak bisa kembali seperti semula).

Jika sendi sudah mulai mengalami kerusakan, yang dapat dilakukan adalah mencegah agar kondisinya tidak semakin parah, dan mengobatinya hingga tuntas melalui operasi.

Operasi umumnya merupakan pilihan terakhir yang ditempuh untuk mengatasi nyeri akibat pengapuran pada lutut. Akan tetapi harus diingat, bahwa masih ada cara lain yang bisa dilakukan sebelum menjalankan operasi, misalnya mengurangi berat badan, fisioterapi, atau menyuntikkan pelumas ke sendi secara berkala. 

Walaupun sudah menjalankan terapi-terapi tersebut, tapi nyeri lutut tidak kunjung hilang dan semakin bertambah berat, Anda bisa menjalankan RFA. 

Tindakan RFA adalah teknik penanganan nyeri yang menggunakan gelombang radio untuk memancarkan panas pada saraf, sehingga rasa nyeri pun menjadi berkurang secara signifikan. 

Tubuh dapat merasakan nyeri karena terdapat saraf yang menghantarkan sensasi nyeri akibat kerusakan sendi lutut. Apabila hantaran sensasi nyeri ini dihentikan atau dikurangi, secara otomatis rasa sakit di lutut yang Anda rasakan akan berkurang. 

Artikel lainnya: Lakukan 9 Hal Ini Saat Anda Nyeri Lutut

1 of 3

Bagaimana Prosedur Teknik Ablasi Radio Frekuensi Ini Dikerjakan?

Bagaimana Prosedur Teknik Ablasi Radio Frekuensi Ini Dikerjakan?
Bagaimana Prosedur Teknik Ablasi Radio Frekuensi Ini Dikerjakan?

Prosedur radiofrequency ablation ini dilakukan dengan meletakan beberapa jarum pada sendi lutut yang nantinya akan dialiri gelombang radio. Tindakan ini tidak dilakukan di kamar operasi dan sama sekali tidak ada sayatan, semuanya menggunakan jarum mirip seperti terapi akupuntur. 

Setelah jarum diletakan pada posisi saraf di sekitar lutut, gelombang tersebut akan dialirkan dan akan menimbulkan rasa hangat atau panas. Tidak jarang juga beberapa pasien akan merasakan sensasi kesemutan atau sedikit pegal. 

Prosedur RFA ini berlangsung sekitar 30 menit hingga 90 menit, tergantung dari jumlah saraf yang dialiri gelombang, serta tingkat keparahan kondisinya.  

Seberapa Efektif Dalam Mengatasi Nyeri?

Setiap orang memiliki respon yang berbeda-beda terhadap teknik RFA atau ablasi frekuensi radio. Sebagian besar orang mengalami penurunan rasa nyeri sebesar 75% dan dapat bertahan selama 6 hingga 12 bulan. Bahkan pada kasus tertentu, dilaporkan bahwa efek anti nyeri yang dihasilkan dari teknik RFA mampu bertahan hingga 2 tahun. 

Artikel lainnya: Penyebab Nyeri Lutut Setelah Jongkok atau Duduk Bersila

2 of 3

Apakah RFA Pengapuran Menjadi Sembuh?

Teknik Ablasi Frekuensi Radio
Teknik Ablasi Frekuensi Radio

Perlu diketahui, teknik ablasi frekuensi radio digunakan untuk membantu mengatasi rasa nyeri akibat kondisi menahun seperti pengapuran, bukan untuk menyembuhkannya secara total. Setelah rasa nyeri menjadi jauh berkurang, diharapkan pasien dapat kembali menjalankan fisioterapi dan menurunkan berat badannya tanpa mengalami rasa sakit. 

Mengingat pengapuran akan semakin bertambah parah apabila Anda obesitas, maka mengurangi berat badan sangatlah penting untuk dilakukan. Jika rasa nyeri menjadi jauh berkurang, tentu Anda tidak perlu lagi bergantung dengan obat-obatan anti nyeri. 

Sebagai informasi penting, obat-obatan anti nyeri seperti OAINS (Obat anti-inflamasi Non-steroid), memiliki efek samping jangka panjang yang berbahaya bagi lambung, ginjal dan juga jantung.

Sebelum melakukan, radiofrequency ablation Anda bisa berkonsultasi dulu ke dokter. Nantinya dokter akan menyarankan teknik atau perawatan tepat guna menangani nyeri lutut. Apabila mau tahu lebih lanjut tentang perawatan ablasi frekuensi radio, jangan ragu konsultasikan dengan dokter lewat fitur Live Chat di aplikasi KlikDokter

(OVI/RPA)

Lanjutkan Membaca ↓