Juicer vs Blender, Mana yang Lebih Baik untuk Mengolah Buah?

Oleh dr. Reza Fahlevi pada 22 Feb 2020, 14:15 WIB
Buah sering disajikan dalam bentuk jus agar rasanya menarik dan lebih mudah diserap tubuh. Namun untuk membuat jus buah, lebih baik pakai juicer atau blender?
Juicer vs Blender, Mana yang Lebih Baik untuk Mengolah Buah?

Klikdokter.com, Jakarta Buah adalah salah satu makanan terbaik, karena kaya akan vitamin, mineral dan serat yang dibutuhkan tubuh. Selain itu, buah juga kaya akan antioksidan yang bisa bikin awet muda dan membuat tubuh terhindar dari penyakit.

Tidak heran, pakar kesehatan merekomendasikan untuk mengonsumsi buah sebanyak dua mangkuk setiap hari. Konsumsi buah dalam jumlah tersebut terbukti dapat menurunkan risiko penyakit jantung, stroke dan kanker.

Guna memenuhi kebutuhan itu, sebagian orang memilih metode mengonsumsi buah dengan cara juicing menggunakan juicer atau blending menggunakan blender. Selain lebih mudah masuk ke saluran cerna, buah yang diproses dengan cara tersebut juga lebih bisa dinikmati.

1 of 3

Perbedaan Olahan Buah dengan Juicer dan Blender

Perbedaan Olahan Buah dengan Juicer dan Blender
Perbedaan Olahan Buah dengan Juicer dan Blender

Apa yang sebenarnya membedakan olahan buah dengan juicer dan blender? Bukankah keduanya sama saja?

Eits, tunggu dulu. Ternyata, juicing menggunakan juicer berbeda dengan blending menggunakan blender, lho!

Artikel Lainnya: 6 Buah yang Sebaiknya Tidak Dijus

  • Mengolah Buah dengan Juicer

Teknik mengolah buah dengan cara juicing menggunakan juicer, prosesnya dilakukan lebih lama sehingga semua serat yang ada pada buah hancur sepenuhnya. Buah yang tadinya berbentuk utuh hanya tersisa saripatinya saja.

Melalui teknik ini, Anda akan mendapatkan lebih banyak konsentrat vitamin dan nutrien. Selain itu, buah yang diproses dengan juicer juga lebih mudah dikonsumsi dan memiliki kandungan vitamin yang mudah diserap oleh tubuh.

Namun, dengan metode ini, Anda akan kehilangan serat buah yang bermanfaat untuk kesehatan pencernaan, mengontrol gula darah, serta menurunkan risiko penyakit jantung.

  • Mengolah Buah dengan Blender

Blending menggunakan blender dalam teknik pengolahan yang hanya bertujuan menghancurkan ‘bongkahan’ buah menjadi bulir-bulir kecil. Jadi, secara tekstur, buah yang diblender akan memiliki tekstur yang sedikit lebih kasar.

Dengan teknik ini, Anda masih mendapatkan serat buah yang dapat memberikan berbagai manfaat kesehatan. Selain itu, teknik mengolah ini juga bisa mempertahankan unsur antioksidan pada beberapa jenis buah.

Sayangnya, bagi beberapa orang, mengolah buah dengan blender membuat teksturnya terkesan tidak biasa lantaran ada sensasi berbulir di tenggorokan ketika mengonsumsinya.

Artikel lainnya: Mana Lebih Sehat, Smoothies atau Jus?

2 of 3

Juicer vs Blender, Mana Lebih Sehat?

Juicer
Juicer

Mana cara mengolah buah paling baik, apakah menggunakan juicer atau blender? Para ahli memiliki pendapat yang berbeda-beda mengenai hal ini.

Ada pakar kesehatan yang tidak setuju dengan metode juicing maupun blending, dan mengatakan bahwa cara terbaik makan buah adalah dengan tidak memprosesnya alias mengonsumsi sercara langsung setelah dicuci.

Di sisi lain, ada juga ahli yang berpendapat bahwa juicing atau blending merupakan cara yang efektif untuk memenuhi kebutuhan buah sehari-hari. Lantas, jika mengacu pada pendapat ini, mana metode mengolah buah yang baik?

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, semuanya dikembalikan lagi ke kebutuhan Anda masing-masing. Jika Anda merasa tidak suka buah yang berbulir, pengolahan buah dengan cara juicing menggunakan juicer dapat dijadikan yang utama.

Namun, jika Anda tidak mengapa dengan tekstur berbulir dan tetap ingin mempertahankan serat yang ada di dalam buah, konsumsilah dengan cara blending menggunakan blender.

Apa pun metode yang dipilih, Anda tetap harus ingat untuk tidak menambahkan gula dalam jumlah berapapun ke dalam buah yang diproses. Pasalnya, buah sudah mengandung gula sehingga rasanya sudah manis dengan alami.

Tidak hanya karena hal tersebut, penambahan gula saat juicing atau blending juga tidak baik dari segi kesehatan. Karena, konsumsi gula berlebih justru akan meningkat risiko berat badan berlebih atau obesitas, diabetes, penyakit jantung dan penyakit metabolik lainnya.

Jika Anda punya pertanyaan soal cara mengolah buah, atau mengenai perbedaan juicer atau blender untuk memproses makanan, jangan sungkan untuk menanyakan langsung pada dokter di aplikasi KlikDokter.

(NB/RPA)

Lanjutkan Membaca ↓
Anabang fa KaigereAnabang fa Kaigere

perut sy terasa besarber napas rasa sesak naik gunung sesak sekali dan harus buang air kecil apa yg sy derita ke dok atau ada obat nya terima kasih atas bantuan dok

Yani MuryaniYani Muryani

pagi Dokter tks aku dapat resep yg berguna