Jangan Bingung, Ini 6 Arti Istilah dalam Berita Virus Corona

Oleh Tamara Anastasia pada 09 Mar 2020, 22:49 WIB
Ada istilah yang mungkin belum pernah Anda dengar dalam berita terkait penyebaran virus corona. Supaya tidak salah, pelajari arti dari istilah tersebut di sini!
Jangan Bingung, Ini 6 Arti Istilah dalam Berita Virus Corona

Klikdokter.com, Jakarta Virus corona yang kian merebak seakan tak ada habisnya untuk dibahas. Virus yang awalnya muncul di Wuhan, Tiongkok, ini telah membuat dunia gempar lantaran penyebarannya yang semakin masif.

Dijelaskan oleh dr. Sepriani Timurtini Limbong dari KlikDokter, virus corona atau COVID-19 adalah virus RNA helai tunggal yang berasal dari kelompok Coronaviridae

Nama virus ini berasal dari bentuknya yang menyerupai mahkota (crown; corona: mahkota). Meski tergolong sebagai jenis baru, virus yang awalnya muncul di Wuhan, Tiongkok ini berhasil menyebabkan kepanikan di seluruh dunia.

Di Indonesia sendiri sudah tercatat 6 orang yang positif terinfeksi virus corona. Ani Ruspitawati selaku penanggung jawab posko COVID-19 yang juga Kabid Sumber Daya Kesehatan mencatat bahwa terdapat 64 orang yang sedang diawasi terkait dugaan virus corona, sementara 56 lainnya sedang dirawat.

Dari sekian banyak virus yang bisa menyebabkan infeksi paru-paru, virus corona termasuk sebagai salah satu yang sangat berbahaya.

Jenis virus ini bahkan sangat berisiko menyebabkan kematian, khususnya apabila tidak ditangani dengan cepat dan tepat. 

Selain menimbulkan kekhawatiran, tak sedikit pula yang kebingungan saat mendengar berita tentang virus corona. Pasalnya, banyak istilah tidak umum yang digunakan untuk menggambarkan situasi penyebaran virus corona terkini.

Artikel Lainnya: Cegah Coronavirus dengan Tenang, Sigap, dan Efektif

1 of 2

Arti Istilah Terkait Berita soal Virus Corona

Ilustrasi Virus Corona
Ilustrasi Virus Corona

Nah, agar Anda tidak salah sangka dan terjebak dengan berita bohong yang beredar, ini dia beberapa istilah terkait pemberitaan virus corona beserta artinya.

1. Kluster atau Cluster 

Kluster penyakit atau kluster infeksi merupakan sebuah kelompok dengan satu kejadian kesehatan yang sama dan terjadi pada area dan waktu yang sama pula.

Contoh: Juru bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona, Achmad Yurianto mengatakan bahwa terdapat dua kasus positif corona dari pria berusia 55 tahun. Ini merupakan hasil pemeriksaan lanjutan dari kasus kluster Jakarta.

Perkataan tersebut berarti bahwa infeksi virus corona yang terjadi pada pria berusia 55 tahun masih terhubung dengan kasus-kasus yang sebelumnya juga terjadi di Jakarta.

2. Community Spread 

Community spread adalah penyebaran penyakit dalam suatu area yang belum diketahui pasti kapan dan bagaimana seseorang bisa tertular.

Penularan dalam community spread lebih sulit dilacak dan tidak spesifik, khususnya jika dibandingkan dengan penyebaran dalam sebuah kluster. 

Artikel Lainnya: Waspada Coronavirus, Ini Anjuran WHO untuk Keselamatan di Tempat Kerja

3. Epidemi 

Epidemi merupakan sebuah kondisi ketika penyakit menyebar dengan masif di antara banyak orang. Skala penyebarannya lebih rendah ketimbang pandemi. 

4. Pandemi 

Pandemi adalah penyebaran penyakit yang terjadi secara global atau secara mendunia. Pandemi memiliki jangkauan yang jauh lebih luas ketimbang epidemi. Pandemi juga sering disebut juga epidemi global.

Selain COVID-19, kasus lain yang juga termasuk sebagai pandemi adalah H1N1 atau virus flu babi pada tahun 2009 silam. 

5. Suspect

Suspect adalah sebutan untuk orang yang terduga atau masih diduga terkena coronavirus. Jika kerabat Anda masuk dalam daftar orang yang terduga terkena COVID-19, maka kerabat Anda bisa masuk dalam kategori suspect of coronavirus.

6. Super Spreader

Super spreader adalah istilah yang umumnya dipakai dalam situasi wabah dan menggambarkan penularan pada banyak orang dari satu pasien atau pasien yang pertama kali tertular.

Sekarang Anda sudah tahu arti dari istilah yang digunakan dalam pemberitaan COVID-19, bukan? Bekali diri dengan pengetahuan seputar virus ini, agar risiko Anda tertular bisa lebih ditekan lagi.

Jangan lupa juga untuk senantiasa menerapkan gaya hidup sehat, cukup istirahat, menggunakan masker jika sakit, menerapkan etika batuk yang benar, serta mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir secara rutin.

Jangan sungkan untuk segera memeriksakan diri ke dokter jika Anda mengalami gejala virus corona, seperti demam, pilek, atau sesak napas. Jika sungkan, Anda juga bisa bertanya langsung pada dokter dengan LiveChat di aplikasi KlikDokter.

(NB/AYU)

Lanjutkan Membaca ↓