Positif Corona, Pangeran Charles Segera Lakukan Isolasi

Oleh Tamara Anastasia pada 26 Mar 2020, 14:32 WIB
Tidak hanya rakyat biasa, infeksi virus corona juga menyerang Pangeran charles di Inggris. Pewaris tahta Inggris ini langsung mengisolasi diri beserta istrinya.
Positif Corona, Pangeran Charles Segera Lakukan Isolasi (Foto: Matt Dunham/POOL/AFP)

Klikdokter.com, Jakarta Tidak pandang bulu, virus corona bisa menyerang siapa saja, termasuk anggota keluarga Kerajaan Inggris. Hal ini terbukti dari berita yang menyatakan bahwa Pangeran Charles positif terkena infeksi coronavirus atau COVID-19 pada hari Rabu (25/3) kemarin.

Saat ini, Putra Mahkota yang memiliki gelar Prince of Wales tersebut, sedang mengarantina dirinya. Untuk tahu informasi lebih lanjut, mari simak ulasan di bawah ini.

Kronologis Pangeran Charles Dilaporkan Positif Virus Corona

Dikutip dari BBC, pewaris tahta kerajaan Inggris berusia 71 tahun tersebut memang menunjukan gejala virus corona ringan, tapi kondisinya masih sehat dan bugar.

Karena kasusnya ini, istri Pangeran Charles, Camilla Parker Bowles, juga diwajibkan mengikuti tes virus corona. Hasilnya menunjukan, bahwa Camilla negatif COVID-19.

Belum diketahui pasti dari mana Pangeran Charles bisa terinfeksi coronavirus. Ini melihat jadwalnya yang memang padat menghadiri sejumlah acara publik.

Misalnya saja, pada tanggal 12 Maret lalu, Pangeran Charles diketahui bertemu dengan Ibunya yakni, Ratu Elizabeth di acara Commonwealth Day Service.

Lalu sebelumnya, pada tanggal 10 Maret, beliau juga berada dalam pertemuan WaterAid, di mana Pangeran Albert dari Monako juga turut hadir dalam acara. Keduanya sama-sama dinyatakan positif terkena infeksi virus corona.

Artikel Lainnya: Hati-hati Virus Corona, Ini Pertolongan Pertama untuk Mengatasinya

1 of 4

Terinfeksinya Pangeran Charles Membahayakan Kerajaan Inggris

Pangeran Charles (Foto: AP/Kirsty Wigglesworth)
Pangeran Charles (Foto: AP/Kirsty Wigglesworth)

Hingga kini, kondisi Pangeran Charles memang dikabarkan baik dan masih melakukan pekerjaannya selama masa isolasi.

Di samping itu, masyarakat Inggris juga menanyakan bagaimana kondisi kesehatan Ratu Elizabeth yang berusia 93 tahun. Kekhawatiran ini muncul, karena ratu sempat karena bertemu dengan Pangeran Charles beberapa waktu lalu.

Dikutip dari CNBC, Istana Buckingham mengatakan bahwa Ratu dalam keadaan sehat dan baik. Bersama suaminya, Pangeran Philip, Ratu Elizabeth diketahui sudah meninggalkan London dan bertolak ke Kastil Windsor.

Sayangnya, perihal sudah atau belumnya Ratu melakukan cek infeksi coronavirus. Hal ini tidak diungkapkan lebih lanjut oleh pihak Istana Kerajaan Inggris.

Kondisi kesehatan Pangeran Charles menjadi sangat penting, mengingat ia akan memegang kekuasan Kerajaan Inggris setelah Ratu Elizabeth turun tahta.

Sampai sesuatu terjadi kepada Pangeran Charles, maka yang menjadi pewaris berikutnya adalah anaknya, Pangeran William.

Artikel Lainnya: Waspada, Penderita Virus Corona Bisa Tidak Menunjukkan Gejala!

2 of 4

Lansia Seperti Pangeran Charles dan Ratu Elizabeth Berisiko Terinfeksi Corona

Pangeran Charles dan Ratu Elizabeth (Foto: Yui Mok/PA via AP)
Pangeran Charles dan Ratu Elizabeth (Foto: Yui Mok/PA via AP)

Melihat banyaknya tokoh atau pejabat dunia berusia lanjut terinfeksi virus corona, hal ini menimbulkan banyak pertanyaan. Mengapa lansia berisiko tinggi terkena COVID-19?

Dr. Rio Aditya pun menjelaskan kondisi lansia sendiri adalah faktor risiko utama yang menyebabkan rentannya seseorang terinfeksi coronavirus.

“Lansia memiliki sistem imunitas yang lebih rendah ketimbang mereka yang masih muda. Hal inilah yang menyebabkan lansia lebih mudah terkena virus corona maupun virus penyebab penyakit lainnya yang berbahaya, ” ujar dr. Rio saat diwawancarai.

Selain itu, tidak sedikit juga lansia yang memiliki kondisi hipertensi, diabetes, penyakit jantung dan sebagainya. Penyakit inilah yang membuat sistem imun lansia jadi lemah dalam menghalau virus.

Terlebih, lansia yang memiliki mobilitas tinggi seperti Pangeran Charles, memang lebih rentan terinfeksi virus corona.

Mobilitas tinggi tidak hanya melemahkan sistem imun tubuh para pejabat negara (dalam kasus ini Pangeran Charles), tapi juga memaksa mereka pergi ke tempat-tempat ramai.

Sering bepergian ke tempat ramai dan bertemu banyak orang, bisa menjadi salah satu faktor risiko lainnya pejabat negara terkena coronavirus.

“Meski memang tidak bersentuhan langsung dengan pasien, tapi kemungkinan virus itu menyebar dari satu orang ke orang lainnya pasti ada. Lalu, ditambah kondisi tubuhnya sedang tidak fit, maka virus corona itu bisa dengan mudah masuk ke dalam tubuh,” tambah dr. Rio.

Artikel lainnya: Tanda-tanda Seseorang Sudah Sembuh dari Virus Corona

3 of 4

Pangeran Charles Isolasi Diri dalam Keadaan Sehat

Pangeran Charles
Pangeran Charles

Selain mendapatkan perawatan medis secara dini, mengisolasi dari lingkungan luar juga menjadi langkah yang diambil oleh Pangeran Charles.

Mengisolasi diri adalah langkah paling tepat untuk menekan angka penyebaran virus corona, dan sebagai cara untuk menyembuhkan diri.

Kini, Pangeran Charles beserta istrinya, Camilla, diketahui sedang mengisolasi diri di Balmoral, Skotlandia. Meski demikian, dikutip dari CNN, isolasi Camilla dilakukan di ruangan yang terpisah dari Pangeran Charles.

Dijelaskan oleh dr. Amanda Azizha Hakim, cara isolasi yang paling tepat adalah dengan mengurung diri di satu ruangan yang terpisah dari orang lain. Bahkan jika memungkinkan, pastikan Anda tidak keluar dari rumah maupun ruangan tersebut sampai jangka waktu yang ditentukan oleh tim medis.

“Bila Anda benar-benar pernah berkontak langsung dengan pasien positif virus corona, maka sebaiknya segera lakukan test COVID-19. Jika hasilnya positif, maka segera isolasi diri Anda di rumah maupun di rumah sakit agar penularan tidak terjadi ke banyak orang, dan kondisi Anda juga tidak semakin buruk,” ujar dr. Amanda.

Apabila masih ada tanggungan pekerjaan, Anda bisa melakukan sistem Work From Home atau bekerja dari dalam rumah, seperti yang dilakukan Pangeran Charles.

Akan tetapi, jika kondisi kesehatan Anda semakin menurun, sebaiknya segera pergi ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

KlikDokter juga telah bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana untuk menekan angka persebaran virus corona.

Apabila mau tahu lebih lanjut seputar COVID-19 gunakan fitur LiveChat untuk konsultasi langsung dengan dokter. Sedangkan untuk membantu menentukan gejala, Anda bisa mencoba tes coronavirus online di sini. Tetap semangat dan salam sehat!

(OVI/AYU)

Lanjutkan Membaca ↓