Tips Bersepeda saat New Normal yang Aman
searchtext customer service

Gowes di Masa New Normal, Amankah Bersepeda saat Pandemi?

Beberapa orang masih takut bersepeda saat pandemi karena risiko tertular virus corona masih ada. Bagaimana pendapat dokter tentang ini?
Gowes di Masa New Normal, Amankah Bersepeda saat Pandemi?

Klikdokter.com, Jakarta Sejumlah daerah di Indonesia dan dunia sudah masuk ke masa transisi menuju era new normal. Gowes atau bersepeda saat pandemi COVID-19 pun akhirnya dipilih orang-orang yang takut untuk bepergian naik kendaraan umum.

Tapi, sebagian lagi menilai bahwa bersepeda saat pandemi justru berbahaya. Jadi, mana yang benar?

Fenomena Toko Sepeda Diserbu Pembeli

Sebelum menjawab pertanyaan itu, di Yogyakarta dilaporkan ada antrean pembeli sepeda di salah satu toko.

Antrean tersebut sampai mengular meski sebenarnya toko belum buka! Antusiasme itu datang dari pemikiran bahwa bersepeda saat pandemi alias memasuki era new normal jauh lebih aman, lebih hemat, plus lebih sehat ketimbang naik kendaraan umum.

Hal ini tak cuma terjadi di Indonesia. Di Amerika Serikat dan Vienna, Austria, hal serupa juga terjadi. Penjualan sepeda naik berlipat ganda!

1 dari 4

Kenapa Sepeda Makin Digemari saat Pandemi?

Ilustrasi Sepeda Makin Digemari saat Pandemi
loading

Sepertinya sudah jadi rahasia umum, ya, bahwa karantina berbulan-bulan di rumah bikin tubuh makin melar. Bagaimana tidak?

Kita jadi kurang gerak, akses ke sofa dan tempat tidur juga dekat, plus setiap hari bikin resep-resep manis dari YouTube atau TikTok.

Nah, dengan bersepeda saat pandemi, kita jadi bisa memanfaatkannya untuk berolahraga sekaligus sampai ke tempat tujuan dengan “menguras” keringat (membakar kalori) dan menyenangkan. Kita pun bisa pergi dengan lebih tenang karena bisa menjaga jarak satu sama lain.

Artikel Lainnya: Antre Naik KRL pada Masa New Normal, Ini Beberapa Tips Amannya!

2 dari 4

Amankah Bersepeda di Masa Transisi menuju New Normal?

Ilustrasi Seseorang Bersepeda di Masa Transisi
loading

Soal aman atau tidaknya bersepeda di masa ini, dr. Devia Irine Putri memberikan jawaban yang melegakan kita semua.

Ya, bersepeda saat pandemi itu aman, asalkan kita tetap menerapkan protokol kesehatan, misalnya memakai masker.

“Agar makin aman lagi, usahakan untuk tidak kebanyakan mampir, berhenti, lalu nongkrong-nongkrong. Hal itu yang bikin gowes jadi nggak aman! Ini penting, khususnya buat orang yang suka bersepeda ramai-ramai. Kalau berhenti untuk istirahat, tetap jaga jarak,” sarannya.

Supaya bisa mengurangi kesempatan untuk berhenti di pinggir jalan (misalnya beli minum), cobalah untuk membawa persediaan air minum dari rumah.

Kalau lapar, Anda bisa mengganjal perut dengan energy bar. Resep rumahannya bisa Anda lihat sendiri di YouTube.

Artikel Lainnya: Mau Naik Ojek Online saat New Normal? Ini Aturannya!

3 dari 4

Tips Bersepeda Saat New Normal Virus Corona

Ilustrasi Bersepeda Saat New Normal Virus Corona
loading

Buat Anda yang ingin berangkat kerja atau pergi ke tempat lain dengan sepeda, berikut di bawah ini ada tips bersepeda pada masa normal baru.

  • Pastikan kondisi sepeda dalam keadaan baik (setang, rem, ban normal) dan kondisi Anda juga fit.
  • Tetap gunakan masker dan sarung tangan. Jangan lupa bawa masker cadangan untuk mengganti masker yang basah karena keringat.
  • Gunakan pakaian yang aman dan nyaman. Pakaian ngantor jangan dipakai untuk bersepeda, simpan dulu pakaian kantor Anda di dalam tas.

Anda bisa ganti baju saat sudah sampai tujuan. Lalu, pakaian yang dipakai untuk berangkat disemprot dulu dengan disinfektan, baru dimasukkan dalam kantong. 

Ketika ingin pulang, ganti lagi dengan pakaian yang lebih nyaman dan simpan pakaian kantor plus pakaian berangkat tadi di dalam kantong yang sama. Saat sampai rumah, langsung masukkan ke mesin cuci atau ember cucian kotor.

  • Bila tujuan bersepeda bukan untuk ngantor, tidak perlu ada baju ganti. Yang penting, gunakan pakaian yang aman, misalnya pakaian lengan panjang. Sampai rumah, langsung bersih-bersih diri.
  • Jangan lupa pakai helm sepeda. Akan lebih baik bila Anda pakai kacamata supaya mata tidak terkena debu atau droplet dari orang-orang di sekitar.

Saat laju sepeda sedang melambat atau bahkan berhenti, pejalan kaki atau pengendara sepeda motor yang tidak pakai masker lalu tak sengaja batuk atau bersin tetap bisa menularkan droplet bervirus.

  • Pilih rute yang tidak terlalu ramai atau rute yang memang menyediakan jalur sepeda.

Buat yang belum terbiasa, bersepeda di jalanan yang ramai dengan kendaraan bermotor justru bisa bikin Anda panik dan membahayakan keselamatan.

  • Bila merasa lelah atau kepanasan, berhentilah sejenak di tempat yang rindang dan sejuk. Hindari beristirahat di tempat yang ramai.
  • Cuci tangan setelah naik sepeda dan semprotkan disinfektan ke sepeda Anda. Jangan lupa langsung mandi atau membersihkan diri sebelum berinteraksi dengan orang rumah.
Baca Juga

Bersepeda saat pandemi merupakan aktivitas yang aman bila Anda menerapkan tips di atas.

Bila Anda punya pertanyaan seputar hidup sehat di masa normal baru atau masalah kesehatan, langsung konsultasikan kepada dokter kami via LiveChat 24 jam di aplikasi KlikDokter.

(FR/AYU)

ARTIKEL TERKAIT

Angka Pasien Positif Virus Corona di Amerika Serikat Tembus 2 Juta!

Info Sehat
12 Jun

Waspada, 52 Pedagang Pasar Di Jakarta Positif Virus Corona!

Info Sehat
12 Jun

Ternyata Membunuh Virus Corona Bisa Pakai Obat Kumur, Apa Ampuh?

Info Sehat
12 Jun

Bingung, WHO Klarifikasi soal Infeksi Virus Corona Tanpa Gejala!

Info Sehat
11 Jun

3 Rumah Sakit Rujukan di Bogor Diduga Jadi Tempat Penularan Virus Corona!

Info Sehat
11 Jun

REAKSI ANDA

0 KOMENTAR

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk
livechat