Lagi Bad Mood, Makan Daging Kambing Bikin Tambah Panas, Ya atau Tidak?

Ada yang bilang, efek daging kambing dapat memperparah mood yang lagi jelek. Benarkah ada pengaruh makanan tersebut terhadap mood?
Lagi Bad Mood, Makan Daging Kambing Bikin Tambah Panas, Ya atau Tidak?

Klikdokter.com, Jakarta Biasanya, kalau perasaan lagi tak enak, makan cokelat bisa membantu mood lebih baik. Tapi, kalau di rumah hanya ada olahan daging kambing sisa kemarin, bagaimana, ya?

Daging kambing itu sendiri kerap disebut sebagai daging yang bikin tubuh panas. Kalau makan ini saat lagi emosional, apa efeknya bisa memperparah kondisi mood?

Benarkah Daging Kambing Bikin Tambah “Panas”?

Anggapan efek daging kambing bisa bikin tambah merasa “panas” alias emosian ternyata hanyalah mitos.

Ada alasan tertentu kenapa daging merah – khususnya daging kambing – disebut sebagai daging “panas”.

Menurut dr. Devia Irine Putri, daging kambing memiliki termogenik yang tinggi, sehingga saat dimetabolisme oleh tubuh akan menimbulkan sensasi panas.

Namun, panas di sini bukanlah panas emosi yang meluap-luap, ya, melainkan sensasi hangat betulan.

Rasa panas tersebut pada dasarnya tidak membuat mood berantakan. Ini bisa terjadi akibat efek sugesti, karena orang-orang sering bilang begitu.

“Justru, daging merah seperti daging kambing bisa membuat mood lebih baik bila dimakan dalam porsi yang cukup, bukan sebaliknya,” ungkap dr. Devia.

Artikel Lainnya: Daging Sapi atau Daging Kambing, Mana yang Kolesterolnya Tinggi?

1 dari 3

Apa Ini Berhubungan dengan Peningkatan Tensi Darah?

Ilustrasi Peningkatan Tensi Darah
loading

Orang-orang sering kali menyalahkan daging kambing sebagai penyebab masalah darah tinggi alias hipertensi. Padahal, ini tidak benar.

“Daging kambing nggak mencetuskan terjadinya darah tinggi, ya. Ini berkaitan dengan termogenik yang tadi saya jelaskan,” tutur dr. Devia.

“Efek hangat dari daging kambing terkesan sebagai tekanan darah yang langsung melonjak naik. Padahal, tekanan darah naik bukan karena daging kambingnya,” jelasnya.

Bumbu yang dipakai umumnya yang jadi pemicu tekanan darah tinggi naik, salah satunya garam. Makin banyak garam yang dipakai, makin besar pula risiko mengalami lonjakan tekanan darah.

Dari penjelasan tadi, terlihat bahwa efek daging kambing tidak berperan dalam perburukan kondisi mood dan tekanan darah.

Artikel Lainnya: Cegah Hipertensi, Ini Cara Mengolah Daging Kambing Saat Idul Adha

2 dari 3

Apa Makan Daging Kambing saat Bad Mood Dianjurkan?

Ilustrasi Makan Sate Kambing
loading

Karena daging kambing pada dasarnya tidak memberikan efek buruk terhadap suasana hati, dr. Devia memperbolehkan untuk menyantap olahan daging merah saat bad mood, tak terkecuali daging kambing.

Hal yang penting, Anda mengonsumsinya tidak terlalu banyak, tanpa menggunakan banyak garam, margarin, minyak, dan santan, serta dimasak hingga matang. Setelah itu, kendalikan mood Anda dengan melakukan relaksasi.

Lakukan hal-hal yang bisa mengembalikan good mood, entah itu menonton acara kesukaan, mendengarkan musik, bermain dengan hewan peliharaan, atau paling mudahnya ialah tidur.

Baca Juga

Biasanya, mood akan kembali membaik dan Anda tidak perlu menyalahkan efek daging kambing.

Bila ingin tanya seputar anjuran konsumsi olahan daging sesuai kondisi pribadi, Anda bisa konsultasi kepada dokter lewat fitur LiveChat 24 jam di aplikasi KlikDokter.

(FR/AYU)

Live Chat 24 Jam

Ingin konsultasi mengenai artikel di atas?

Masuk

REAKSI ANDA

ARTIKEL TERKAIT

Lebih Bahaya Bakar Sate Kambing Sampai Gosong atau Setengah Matang?

Info Sehat
31 Jul

Efektifkah Mengatasi Tekanan Darah Rendah dengan Daging Kambing?

Info Sehat
20 Sep

6 Gangguan Kesehatan Akibat Kebanyakan Makan Daging

Info Sehat
12 Agt

Saat Idul Adha, Sehat Makan Daging Sapi atau Daging Kambing, Sih?

Info Sehat
11 Agt

Awas, Jangan Menyimpan Daging Kurban Terlalu Lama!

Info Sehat
11 Agt

0 KOMENTAR

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk