Setelah Menyapih Perlukah Anak Diperkenalkan pada Susu Pengganti?

Balita yang sudah disapih tak memerlukan ASI lagi. Akan tetapi, benarkah mereka semua membutuhkan susu pengganti?
Setelah Menyapih Perlukah Anak Diperkenalkan pada Susu Pengganti?

Klikdokter.com, Jakarta Menyapih anak adalah perjuangan yang berat bagi orang tua. Ini karena sebagian orang tua khawatir anaknya kekurangan nutrisi setelah disapih. Lantas, perlukah memperkenalkan susu pengganti ASI pada anak?

Setelah Menyapih, Perlukah Anak Diberikan Susu Pengganti ASI?

Usai disapih, anak akan mendapatkan kebutuhan nutrisinya dari makanan sehari-hari yang ia konsumsi. 

Akibat khawatir nutrisi anak tidak terpenuhi, beberapa orang tua mencoba memberikan susu formula tambahan atau susu kemasan sebagai pengganti ASI.

Menurut dr. Devia Irine Putri, pemberian susu tambahan seperti susu formula tidak wajib. Orang tua harus fokus memberikan makanan yang punya nutrisi baik setelah anak disapih. 

"Ada anak yang tidak mau minum susu formula. Selain itu, tergantung kebiasaan makannya juga," ujar dr. Devia.

"Kalau makannya baik, mau semua, tidak memberikan susu tidak masalah. Kalau makannya susah, memberikan tambahan susu bisa membantu mencukupi kebutuhan zat mikro (zat besi, kalsium, mineral) yang mungkin tidak didapat dari makanan," sambung dr. Devia Irine.

Kendati susu memang merupakan sumber yang nutrisi yang baik, tapi bagaimana jika anak punya alergi susu

"Susu memang sumber kalsium yang mudah dikonsumsi, tapi kalau memang anaknya tidak mau dan alergi terhadap susu, bisa diberikan dengan cara lain misalnya konsumsi ikan teri, sayuran hijau, biji-bijian," tegas dr. Devia.

1 dari 4

Kapan Anak Perlu Susu Tambahan?

Anak Minum Susu Tambahan
loading

Menurut dr. Devia, susu formula tambahan hanya diberikan kalau ada kondisi kesehatan khusus yang terjadi pada anak. 

Ia juga menegaskan susu tambahan ini bukan sebagai pengganti makanan anak. Orang tua tetap harus memberikan anak makanan yang penuh dengan gizi. 

"Iya, tapi susu tambahan bukan pengganti makanan, tetap harus makanan. Biasanya ibu kalau anaknya tidak mau makan dikasih susu, padahal anaknya tetap harus makan karena kalori pada susu berbeda dengan makanan,” jelasnya.

Artikel Lainnya: Untuk Anak yang Lepas ASI, Susu UHT atau Formula?

2 dari 4

Sebenarnya Makanan Bernutrisi Apa yang Dibutuhkan Anak 2 Tahun?

Bayi sedang Makan Sayur-Sayuran
loading

Untuk anak usia dua tahun, terutama yang baru disapih, harus mengonsumsi makanan sebanyak tiga kali dalam sehari, ditambah dua kali snack atau camilan di sela-sela jam makan. 

Anak-anak usia dua tahun biasanya sudah bisa makan apa yang orang dewasa makan. Dalam artian, misalnya Anda sebagai orang tua masak soto ayam, anak usia dua tahun juga sudah bisa memakannya.

Idealnya, anak-anak harus mengonsumsi empat kelompok makanan berikut ini setiap hari:

  • Daging, ikan, unggas, telur.
  • Susu, keju, dan produk susu lainnya.
  • Buah-buahan dan sayur-sayuran.
  • Sereal, kentang, beras, produk tepung.

Tidak perlu cemas jika anak tidak bisa memenuhi asupan ideal di atas. Banyak balita menolak atau bahkan bersikeras hanya makan satu atau dua makanan tertentu. 

Maka itu, orang tua harus dapat berkreasi dengan baik soal makanan. Salah satu caranya adalah dengan menawarkan berbagai makanan yang mudah dipegang dan dimakan sendiri olehnya. 

Umumnya balita suka makan menggunakan tangan sendiri. Jadi jika memungkinkan, tawarkan finger food seperti wortel, timun, atau brokoli rebus. 

Artikel Lainnya: Bolehkah Mengombinasikan ASI dengan Susu Formula?

3 dari 4

Bagaimana Kita Tahu Nutrisi Tubuh Anak 2 Tahun Terpenuhi?

loading

Ada beberapa tanda yang bisa dilihat untuk mengetahui apakah nutrisi anak sudah terpenuhi atau belum. Tanda yang paling mungkin terlihat adalah berat badannya. 

Lalu, Anda juga bisa melihat apakah anak tampak lesu atau tidak. Apabila mudah lesu dan tidak tampak aktif, itu bisa menjadi pertanda gizi anak kurang terpenuhi

"Dari berat badannya dan tinggi badannya, kondisi kulit yang tidak kering dan terasa lembap, kondisi rambut yang sehat (tidak mudah patah), anak tidak mudah sakit, anak tampak aktif, dan tidak lesu," pungkas dr. Devia. 

Untuk mengetahui apakah nutrisi yang diberikan sehari-hari cukup atau tidak, segera periksa ke dokter gizi atau dokter spesialis anak, ya

Baca Juga

Nantinya, dokter akan melakukan pemeriksaan, menyarankan asupan makan yang tepat, atau bahkan menentukan apakah anak butuh susu pengganti ASI atau tidak. 

Untuk informasi tentang cara menyapih anak atau susu formula apa yang cocok untuk anak, Anda juga bisa konsultasikan langsung di fitur Live Chat 24 jam pada aplikasi KlikDokter

(OVI/AYU)

Live Chat 24 Jam

Ingin konsultasi mengenai artikel di atas?

Masuk

REAKSI ANDA

ARTIKEL TERKAIT

Catat! Ini Tips Persiapkan ASI Ibu Hamil Jelang Melahirkan di Era New Normal

Info Sehat
17 Jul

Awas, Gangguan Hormon Sebabkan ASI Tidak Lancar!

Info Sehat
19 Jun

Bolehkah Ibu Menyusui Makan Sushi?

Info Sehat
27 Mei

Puasa Bikin Produksi ASI Menurun, Mitos atau Fakta?

Info Sehat
20 Mei

Bisa Tetap Ibadah, Ini Tips Puasa untuk Ibu Menyusui

Info Sehat
12 Mei

1 KOMENTAR

Avatar
ucidehak
12 Hari Lalu

Dokter... tips menyapih anak lain nya apa ??

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk