Perlukah Anak Usia 1 Tahun Dirayakan Ulang Tahunnya?

Orang tua kerap membuat pesta ulang tahun anak 1 tahun secara besar-besaran. Mengingat si anak belum bisa tiup lilin sendiri, perlukah merayakannya?
Perlukah Anak Usia 1 Tahun Dirayakan Ulang Tahunnya?

Klikdokter.com, Jakarta Saat buah hati memasuki usia 1 tahun, sebagian orang tua langsung punya keinginan merayakannya secara besar-besaran. Mengundang seluruh keluarga, teman-teman Anda yang dewasa, hingga anak-anak lainnya.

Padahal, kalau dipikir-pikir lagi, si anak belum bisa menikmati pesta yang Anda buat, lho. Jadi, perlukah merayakan ulang tahun anak 1 tahun?

Makna Merayakan Ulang Tahun Pertama Anak

Sebelum menjawab soal perlu atau tidak, ada baiknya ada ketahui dulu soal makna di balik kebiasaan merayakan ulang tahun anak 1 tahun.

Sesuatu yang pertama memang bermakna. Itu sebabnya, orang dewasa kerap merasa perayaan anak yang menginjak usia 1 tahun ini wajib diadakan.

Selain itu, merayakan ulang tahun anak 1 tahun bisa menjadi momen untuk bersyukur kepada Tuhan atas keselamatan dan kesehatan yang didapat si anak sejak masa kandungan hingga sekarang sudah terlahir ke dunia.

Meski memori anak belum terbentuk sempurna, tetapi menurut dr. Reza Fahlevi, Sp.A., merayakan ulang tahun pertama bisa menjadi kenang-kenangan buat si anak saat dia sudah besar nanti.

Dia bisa mengenangnya lewat foto-foto atau video yang diabadikan oleh orang tua.

Tidak lupa, dr. Reza menjelaskan juga soal interaksi yang anak dapat, “Interaksi dengan teman-temannya (anak-anak lain) mulai perlu dilatih sejak dini. Ini sebenarnya yang paling penting untuk diingat ketika orang tua merayakan ulang tahun pertama anak.”

“Meski banyak cara lain untuk melatih interaksi sosial anak dengan teman sebayanya, acara ulang tahun pertama anak memang bisa menjadi salah satu momen untuk berlatih,” tambah dr. Reza.

Artikel Lainnya: Inilah Berbagai Alasan Pentingnya Apresiasi Anak

1 dari 4

Merayakan Ulang Tahun Pertama Anak, Penting atau Tidak?

Merayakan Ulang Tahun Pertama Anak
loading

Memang, sih, anak belum bisa meniup lilinnya sendiri dan benar juga bahwa si anak belum bisa menikmati pesta secara menyeluruh.

Namun, mengingat ada makna di dalam perayaan ulang tahun pertama anak, maka membuat acara ultah anak 1 tahun sah-sah saja untuk dilakukan.

“Dikembalikan lagi ke keluarga masing-masing. Makna perayaannya memang seperti itu, jadi mau merayakan boleh, tidak juga tidak apa. Tapi di masa pandemi COVID-19 seperti ini, kalau mau merayakan, lebih baik dengan anggota keluarga yang dekat saja. Perayaan sederhana, begitu. Kalau terlalu ramai dan besar-besaran, risikonya melebihi manfaat,” saran dr. Reza.

Tidak ada keharusan untuk merayakannya secara besar-besaran. Perayaan sederhana yang dihadiri oleh keluarga inti, saudara dekat, dan sahabat terdekat pun sudah cukup, yang terpenting si anak bisa berinteraksi.

Tak cuma itu, tetap utamakan kenyamanan anak. Sangat dipahami bahwa orang tua sudah memiliki konsep pesta A, pesta B, atau pesta C.

Akan tetapi, apa yang diinginkan oleh orang dewasa sering berbeda dengan anak-anak. Jadi, tetap utamakan kenyamanan anak Anda jika ingin merayakan ulang tahunnya.

2 dari 4

Adakah Patokan Usia untuk Merayakan Ulang Tahun Anak?

Ilustrasi Merayakan Ulang Tahun Anak
loading

Sebenarnya, perayaan sederhana dianjurkan untuk anak usia satu tahun. Hal ini membuat beberapa orang tua jadi berpikir usia berapa sebaiknya memberikan perayaan yang cukup besar kepada si buah hati?

Menjawab pertanyaan tersebut, dr. Reza mengatakan, “Tidak ada patokan usia yang jelas sebenarnya. Kalau melihat dari tahap perkembangan emosi anak, mulai 2 tahun ke atas sudah penting meningkatkan aktivitas sosialnya supaya terbentuk interaksi sosial yang baik,” tambahnya.

Artikel Lainnya: Usia Berapa Anak Diperbolehkan Bermain Media Sosial?

3 dari 4

Alternatif untuk Merayakan Ulang Tahun Pertama Anak

Potong Nasi Tumpeng untuk Merayakan Ulang Tahun Pertama Anak (Foto: indochili.com)
loading

Tidak usah selalu terjebak dengan “pesta” jika mendengar soal perayaan. Merayakan ulang tahun anak bisa dengan berdoa bersama lalu potong nasi tumpeng, bisa juga mengajaknya ke taman dan kebun sambil foto-foto, atau sekadar memberikannya mainan baru yang bagus.

Meski diwakilkan orang tua karena si anak belum bisa melakukannya sendiri, tetapi setidaknya Anda sudah memberikan rangsangan atau stimulasi untuk berinteraksi di hari spesialnya.

Orang tua pun bisa ambil cuti satu hari di hari ulang tahun pertama anak dan full main bersama si Kecil. Intinya, buat satu hari itu agak berbeda dengan hari biasanya.

Baca Juga

Sudah ada pencerahan, kan, tentang penting atau tidaknya merayakan ulang tahun anak 1 tahun? Memang ada makna tersendiri ketika kita merayakan ulang tahun pertama anak, jadi orang tua perlu untuk melakukannya.

Akan tetapi, seberapa besar perayaan tersebut, sesuaikan lagi dengan kondisi saat ini, ya! Untuk tips parenting lainnya, jangan ragu ajukan pertanyaan lewat fitur LiveChat 24 jam di aplikasi KlikDokter, ya.

(OVI/AYU)

Live Chat 24 Jam

Ingin konsultasi mengenai artikel di atas?

Masuk

REAKSI ANDA

ARTIKEL TERKAIT

Mengapa Remaja Susah Curhat ke Orang Tua? Ini Kata Psikolog

Info Sehat
29 Jul

Ingat Bun, Jangan Umbar Janji Palsu kepada Anak, Ini Alasannya!

Info Sehat
27 Jul

Benarkah Anak Kedua Lebih Bandel Dari Anak Pertama? Ini kata Ahli

Info Sehat
26 Jul

Terpaksa Long Distance Parenting, Ini Efeknya pada Anak!

Info Sehat
25 Jul

Meningkatkan Percaya Diri Anak Broken Home

Info Sehat
24 Jul

0 KOMENTAR

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk