9 Obat dan Suplemen yang Tak Boleh Dikonsumsi Bersamaan
search

Catat, Ini Obat dan Suplemen yang Tak Boleh Dikonsumsi Bersamaan!

Ternyata, ada obat dan suplemen yang tidak boleh dikonsumsi bersamaan supaya tidak menimbulkan kontradiksi. Apa saja obat dan suplemen yang dimaksud?
Catat, Ini Obat dan Suplemen yang Tak Boleh Dikonsumsi Bersamaan!

Klikdokter.com, Jakarta Sebagai orang awam, kadang kita ceroboh mengombinasikan suplemen vitamin dan obat-obatan yang dikonsumsi. 

Harapannya, dengan mengombinasikan beberapa di antaranya, penyakit dan keluhan kesehatan bisa cepat berlalu.

Padahal, ada beberapa jenis vitamin dan obat yang tidak boleh diminum bersamaan karena bisa menimbulkan efek samping yang merugikan tubuh! Lantas, apa saja obat dan suplemen yang saling bertentangan itu?

1 dari 3

Jangan Konsumsi Vitamin dan Obat Ini Bersamaan

Jangan Konsumsi Vitamin dan Obat Ini Bersamaan
loading

Coba cek dulu, pastikan suplemen vitamin dan obat yang akan Anda konsumsi bukan kombinasi berikut ini.

  • Suplemen Zat Besi dan Obat Berkafein 

Obat yang mengandung kafein dapat memengaruhi efektivitas suplemen zat besi. Suplemen zat besi berguna untuk menambah sel darah merah Anda. 

Ketika Anda mengombinasikannya dengan obat yang mengandung kafein, fungsi suplemen zat besi jadi terganggu dan gagal menambah sel darah merah. 

Dokter Devia Irine Putri mengatakan lebih baik mengombinasikan suplemen zat besi dengan vitamin C. 

“Vitamin tersebut akan membantu penyerapan zat besi di saluran cerna jadi lebih baik,” kata dr. Devia. 

  • Suplemen Omega-3 dan Obat Pengencer Darah 

Ketika mengonsumsi obat pengencer darah dari dokter, jangan tergoda untuk membeli suplemen Omega-3.  

Suplemen Omega-3 memang baik untuk kesehatan, terutama kesehatan jantung. 

Namun, jika Anda mengonsumsinya bersamaan obat pengencer darah, efek samping yang dihasilkan justru berupa perdarahan!

Artikel Lainnya: 4 Alasan Anda Perlu Konsultasi Dokter Sebelum Minum Suplemen

  • Vitamin D dan Obat Anti-Kejang

“Obat anti-kejang yang dikonsumsi bersamaan dengan vitamin D malah akan menurunkan atau bahkan menghilangkan manfaat dari vitamin D. Akibatnya, tubuh lebih banyak membutuhkan vitamin D,” kata dr. Devia. 

  • Vitamin A dan Neomisin

Neomisin adalah obat yang digunakan untuk mengurangi risiko infeksi. Jika dokter sudah memberikan Anda resep obat neomisin, sebaiknya Anda tidak mengonsumsi vitamin A.

Itu karena vitamin A akan memengaruhi kerja neomisin sehingga membuat infeksi tidak terkendali. 

  • Suplemen Minyak Ikan dan Pil KB

Bagi wanita yang sedang mengonsumsi PIL KB, urungkan niat dulu untuk mengonsumsi suplemen minyak ikan. 

Pasalnya, pil KB dapat menurunkan khasiat penurunan kolesterol jahat dari minyak ikan. Jadi, percuma saja, kan?

  • Suplemen Minyak Ikan dan Obat Penurun Tekanan Darah 

Tak cuma dengan pil KB, suplemen minyak ikan sebaiknya juga tidak dikonsumsi bersamaan dengan obat penurun tekanan darah.

Ini karena kombinasi keduanya bisa menurunkan tekanan darah menjadi terlalu rendah (drop). Bukannya segar, Anda malah jadi lemas!

Artikel Lainnya: Konsumsi Suplemen Setiap Hari, Adakah Bahayanya?

  • Suplemen Echinacea dan Obat Prednisone Steroid

Suplemen echinacea berfungsi untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. 

Sedangkan, prednisone steroid berfungsi untuk menurunkan sistem kekebalan tubuh. Jika keduanya diminum bersamaan, maka tidak ada hasilnya. 

  • Obat Melatonin dan Obat Penenang Lain

Ketika mengeluhkan susah tidur atau insomnia, dokter biasanya meresepkan obat melatonin untuk membuat Anda lebih mudah terlelap.

Namun, saat dikonsumsi bersamaan dengan obat penenang lain yang dibeli sendiri, Anda akan merasakan kantuk berlebih dan sulit untuk bangun. 

  • Suplemen Kalsium dan Beberapa Jenis Obat 

Siapa sangka bahwa kalsium dapat menghambat beberapa kerja obat. Adapun jenis obat yang dapat dihambat kerjanya, antara lain antibiotik tetrasiklin dan kuinolon, obat hipotiroid levothyroxine, serta obat osteoporosis bifosfonat. 

2 dari 3

Saat Memilih Suplemen, Apa yang Harus Diketahui?

Sedang Memilih Suplemen
loading

Sebuah saran yang paling penting diingat adalah Anda harus berkonsultasi dulu kepada dokter jika ingin meminum suplemen. Terlebih jika saat ini Anda sedang minum obat-obatan tertentu.

Hal tersebut sangat penting dilakukan agar tidak ada kontradiksi yang bisa merugikan tubuh sendiri, atau efek obat sia-sia. 

Konsumsi suplemen biasanya dibutuhkan jika Anda tidak bisa mendapatkannya dari makanan segar. 

Selama masih bisa didapatkan dari makanan segar, Anda tak perlu mengonsumsi suplemen. Jadi, sesuaikan lagi dengan kondisi dan kebutuhan diri Anda. 

Baca Juga

Perhatikan betul soal dosis suplemen yang akan dikonsumsi. Hindari membuat aturan sendiri, apalagi sampai meminum obat bersamaan dengan suplemen yang sebenarnya tidak cocok. Baca pula baik-baik anjuran yang tertera di kemasan. 

Jika masih ragu, Anda bisa berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter lewat fitur LiveChat 24 Jam di aplikasi KlikDokter

(HNS/AYU)

KONSULTASI LEBIH LANJUT

avatar

dr. Josephine Fausta Nazuli

Konsultasi Dokter Umum
wallet
Rp. 50.000
avatar

dr. Renita Rizki Ardani

Dokter Umum
wallet
Rp. 20.000
avatar

dr. Mutimmul Ifadah

Dokter Umum
wallet
Rp. 20.000

ARTIKEL TERKAIT

Apa Saja Suplemen yang Sebaiknya Dikonsumsi Lansia?

Info Sehat
17 Jul

Jarang Olahraga Saat WFH, Waspada Serangan 3K Saat New Normal

Info Sehat
14 Jul

Kebaikan Minyak Ikan untuk Tumbuh Kembang Anak

Info Sehat
26 Mei

Kapan Waktu yang Tepat Ajarkan Anak untuk Puasa?

Info Sehat
24 Apr

Kombinasi Suplemen Protein dan Nge-gym untuk Mengencangkan Otot

Info Sehat
22 Apr

REAKSI ANDA

0 KOMENTAR

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk
livechat