Nasi Merah dan Nasi Shirataki, Mana yang Lebih Sehat?

Nasi shirataki dan nasi merah sama-sama rendah kalori. Tapi, mana yang lebih baik kandungan gizinya untuk pola hidup sehat?
Nasi Merah dan Nasi Shirataki, Mana yang Lebih Sehat?

Klikdokter.com, Jakarta “Belum kenyang kalau belum makan nasi.” Apakah Anda salah satu yang berpikiran sama? 

Nasi memang jadi salah satu makanan pokok yang jadi sumber karbohidrat utama, terutama di Indonesia. Tak cuma nasi putih, yang juga marak dikonsumsi adalah nasi merah dan kini nasi shirataki

Nasi merah dan nasi shirataki memang sering dipilih dengan alasan lebih sehat dan baik untuk berat badan. Namun, manakah yang sebenarnya lebih sempurna untuk dikonsumsi setiap hari? 

Nah, sebelum mengetahui jawabannya, yuk, kenali dulu masing-masing nilai gizi yang terkandung dalam nasi merah dan nasi shirataki.

1 dari 4

Kandungan Gizi dalam Nasi Merah

Nasi Merah
loading

Bila Anda mencari pengganti nasi putih, pertimbangkan untuk mencoba nasi merah. Nasi merah diketahui memiliki serat yang lebih baik ketimbang jenis nasi lainnya. 

Karena tidak mengandung gula tinggi, nasi merah memang baik dikonsumsi, khususnya bagi para penderita diabetes. Selain itu, orang yang banyak mengonsumsi nasi merah akan memiliki risiko lebih rendah terkena diabetes tipe 2.  

Secara keseluruhan, beras merah dapat membantu Anda memenuhi kebutuhan serat harian. 

Menurut informasi yang dipublikasikan Colorado State University, Amerika Serikat, asupan serat yang disarankan adalah 14 gram per 1.000 kalori yang dikonsumsi per hari. 

Seperempat cangkir porsi nasi merah mengandung 2 gram serat. Artinya, ini sudah memenuhi 8 persen dari kebutuhan serat harian.

Dijelaskan oleh dr. Devia Irine Putri, beras merah mengandung antosianin yang tinggi sehingga beras ini bisa berwarna merah. 

Selain memberi warna, kandungan ini juga dipercaya bisa bekerja sebagai antioksidan untuk menangkal radikal bebas.

“Beras merah memang rendah kalori dan sangat baik dikonsumsi setiap hari. Selain mengandung serat dan zat besi, beras merah juga mengandung vitamin dan mineral tinggi, seperti vitamin B1, kalsium, protein, lemak, dan sebagainya,” ujar dr. Devia. 

Artikel Lainnya: Konsumsi Nasi Shirataki, Amankah Untuk Diet?

2 dari 4

Kandungan Gizi dalam Nasi Shirataki

Nasi Shirataki
loading

Belakangan ini, nasi shirataki memang banyak dinikmati untuk menu makan sehari-hari. Nasi ini terbuat dari akar konnyaku yang mengandung glukomanan, yaitu serat alami yang larut di dalam air. 

Bentuknya kecil dan bening sehingga memiliki cita rasa yang berbeda dengan jenis nasi lainnya. Nasi shirataki sendiri terasa seperti jelly yang dicampurkan ke dalam lauk pauk. 

Nasi ini juga disebut sangat rendah kalori dan rendah karbohidrat. Beras shirataki disebut mengandung 97 persen air, dan kadar kalori yang dimiliki hanya sekitar 20 kalori per porsi. 

Meski mengandung kalori dan karbohidrat yang sangat rendah, beras shirataki memiliki kandungan serat yang tinggi, sehingga tetap memberikan efek kenyang setelah memakannya. 

“Menurut beberapa penelitian yang saya baca, beras shirataki yang mengandung glukomanan bisa mengurangi risiko penyakit jantung. Karena, glukomanan bisa menurunkan kadar kolesterol jahat dan gula darah tinggi,” kata dr. Devia.

Artikel Lainnya: Tips agar Nasi Goreng Tidak Bikin Diet Rusak

3 dari 4

Mana yang Lebih Bernutrisi untuk Diet Sehat?

loading

Bila melihat informasi di atas, baik nasi merah maupun nasi shirataki memang sama-sama baik untuk kesehatan tubuh. 

Namun, dr. Devia mengatakan nasi merah masih jadi pilihan yang lebih baik untuk dikonsumsi setiap hari, terutama untuk pola diet sehat. 

Ini karena nasi merah masih mengandung lebih banyak nutrisi dan vitamin ketimbang nasi shirataki. Tapi, kalau untuk kandungan kalorinya, nasi shirataki memang lebih baik. 

“Bukan berarti nasi shirataki tidak boleh dikonsumsi setiap hari. Tapi, karena kandungan nutrisinya lebih sedikit, Anda diwajibkan untuk memenuhi asupan lainnya, seperti protein, zat besi, mineral, dan sebagainya. Anda bisa mencampurkan nasi shirataki dengan daging ayam, telur, sayur, dan sebagainya,” jelas dr. Devia. 

Sebagai kesimpulan, kedua jenis nasi di atas memang sama-sama baik untuk dikonsumsi setiap hari. Namun, untuk pola diet dan hidup sehat yang lebih terjamin, Anda bisa memilih nasi merah untuk konsumsi jangka panjang. 

Baca Juga

Kalau Anda tetap memilih nasi shirataki, pastikan mencampurnya dengan bahan pangan lainnya agar nutrisi yang didapatkan tetap lengkap dan maksimal. 

Ingin konsultasi dengan dokter seputar pemenuhan gizi harian? Pakai fitur LiveChat 24 jam di aplikasi KlikDokter!

(FR/AYU)

Live Chat 24 Jam

Ingin konsultasi mengenai artikel di atas?

Masuk

REAKSI ANDA

ARTIKEL TERKAIT

Mengolah Beras Merah untuk MPASI

Info Sehat
20 Mei

Beras Merah, Cokelat, dan Hitam, Mana yang Terbaik untuk Diet?

Info Sehat
13 Mar

Antara Beras Putih, Merah, dan Hitam, Mana Lebih Baik?

Info Sehat
07 Nov

0 KOMENTAR

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk