Ibu Hamil, Ini Ciri-Ciri Kepala Bayi Sudah Masuk Panggul - Info Sehat Klikdokter.com
searchtext customer service

Ibu Hamil, Ini Ciri-Ciri Kepala Bayi Sudah Masuk Panggul

Kepala janin yang sudah masuk panggul menandakan persalinan sudah dekat. Apa saja tanda bayi sudah masuk panggul? Simak ciri-cirinya di sini.
Ibu Hamil, Ini Ciri-Ciri Kepala Bayi Sudah Masuk Panggul

Klikdokter.com, Jakarta Setelah berjuang selama beberapa bulan, tidak terasa waktu persalinan tinggal hitungan minggu. Pada waktu ini, ibu hamil mungkin akan mengalami gejala dan tanda janin masuk panggul.

Kepala bayi masuk panggul merupakan ciri waktu persalinan sudah dekat. Momen ini sebaiknya benar-benar diperhatikan agar persiapan persalinan bisa dilakukan lebih tepat.

Agar tidak panik mempersiapkan persalinan, berikut ini ciri-ciri kepala bayi sudah masuk panggul yang wajib diketahui:

1. Perut Tampak Semakin Turun 

Turunnya posisi kepala bayi ke area panggul dapat membuat perut ibu semakin turun. Agar kondisi tersebut lebih mudah dideteksi, ibu hamil bisa memotret diri sendiri dengan menghadap ke samping.

2. Sudah Tidak Terasa Sesak

Berkurangnya rasa sesak pada ibu hamil menjadi salah satu tanda bayi sudah masuk panggul. Posisi janin yang sudah turun akan membuat tekanan pada diafragma semakin berkurang. Lambung juga tidak lagi tertekan dan bumil jadi bernapas lebih lega. 

Pasalnya, memasuki trimester ketiga ibu hamil akan mengalami napas pendek karena tekanan perut yang semakin besar.

Artikel Lainnya: Mengenal Ragam Posisi Janin, Mana yang Perlu Diwaspadai?

1 dari 3

3. Sering Buang Air Kecil

Sering Buang Air Kecil
loading

Meski tekanan pada perut bagian atas sudah tidak terlalu terasa, kepala bayi yang masuk panggul bisa semakin menekan area kandung kemih. Ini membuat ibu hamil jadi lebih sering buang air kecil.

Guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, pastikan lantai kamar mandi tidak terlalu licin. Minta juga bantuan pasangan jika dirasa terlalu lelah untuk bolak-balik ke kamar mandi.

4. Muncul Lendir pada Vagina 

Ketika posisi kepala bayi sudah masuk panggul, ini akan menyebabkan tekanan pada leher rahim. 

Dampaknya, leher rahim akan semakin menipis sekaligus melebar demi mempersiapkan persalinan.

Ketika leher rahim menipis, hal ini akan membersihkan lendir yang tersumbat pada bagian serviks. Akhirnya, lebih banyak lendir keluar dari vagina.

Umumnya lendir yang keluar akan berwarna putih bening seperti cairan keputihan. Jika warnanya merah pekat, menimbulkan bau tidak sedap, dan disertai nyeri hebat, ini bisa jadi tanda keguguran.

5. Nyeri pada Panggul 

Selain sakit pada punggung, posisi kepala bayi yang sudah turun bisa membuat ibu hamil merasakan nyeri pada bagian panggul

Kondisi ini terjadi karena kepala bayi sudah menekan ligamen panggul. Hal ini membuat ibu hamil merasa nyeri sekaligus sulit berjalan.

6. Kontraksi Palsu Lebih Sering Muncul 

Ciri janin masuk panggul juga berhubungan dengan rasa kontraksi. Semakin kepala bayi turun ke jalan lahir, semakin sering ibu hamil merasakan kontraksi palsu. 

Jika frekuensinya sangat sering, ada baiknya ibu hamil sudah menyiapkan segala keperluan persalinan, seperti baju bayi, baju ganti, dan sebagainya ke mobil.

Artikel Lainnya: Penyebab Posisi Janin Berpindah-pindah di Trimester Pertama

2 dari 3

7. Kontraksi Mulai Teratur

Kontraksi Mulai Teratur
loading

Selain kontraksi palsu yang lebih sering, kontraksi yang mulai teratur juga kerap dirasakan. Terlebih saat kontraksi dirasakan mulai intens, bisa jadi janin tak hanya sudah masuk ke panggul melainkan siap dilahirkan.

8. Memang Sudah Waktunya

Kepala bayi umumnya mulai masuk ke jalan lahir atau panggul ibu pada usia kehamilan 36 minggu. Perhatikan pula gejala-gejala di atas untuk lebih memastikan tanda persalinan.

Namun, kondisi bayi masuk panggul bisa terjadi lebih cepat atau lambat, tergantung kesehatan ibu dan bayi. Dalam bahasa medis, kondisi kepala bayi sulit masuk panggul disebut Cephalo-Pelvic-Disproportion.

Baca Juga

Dalam kondisi ini, beberapa faktor seperti kepala bayi besar, panggul ibu hamil sempit, ukuran bayi besar, dan sebagainya bisa memengaruhi proses masuknya janin ke jalan lahir.

Kenali setiap tanda kepala bayi sudah masuk panggul agar bisa menyiapkan persalinan lebih matang. Bila ingin tanya lebih lanjut seputar tanda akan melahirkan, konsultasi lewat LiveChat dokter kandungan.

(FR/AYU)

KONSULTASI LEBIH LANJUT

avatar

dr. Donny Sutrisno Winardo, Sp. OG

Spesialis Kebidanan dan Kandungan
wallet
Rp. 50.000
avatar

dr. Astrina Supandy, Sp. OG

Spesialis Kebidanan dan Kandungan
wallet
Rp. 50.000
avatar

dr. Febrie Kesuma Wardana, Sp. OG

Spesialis Kebidanan dan Kandungan
wallet
Rp. 50.000

ARTIKEL TERKAIT

Amankah Mengonsumsi Biji Teratai saat Hamil?

Info Sehat
08 Nov

Manfaat Vitamin K untuk Mendukung Program Kehamilan

Info Sehat
07 Nov

Manfaat Makan Udang Saat Masa Kehamilan

Info Sehat
06 Nov

Manfaat Cokelat Hitam untuk Tingkatkan Kesuburan Wanita

Info Sehat
05 Nov

Manfaat Aspirin untuk Mencegah Preeklampsia

Info Sehat
05 Nov

REAKSI ANDA

9 KOMENTAR

Avatar
Siti Maymunah
1 Bulan Lalu

Dok, posisi bayi dh masuk panggul .tetapi bagian bawah perut masih tetep bergerak. Itu normalkah?? Atau gimana??

Avatar
Siti Maymunah
1 Bulan Lalu

Dok, posisi bayi dh masuk panggul .tetapi bagian bawah perut masih tetep bergerak. Itu normalkah?? Atau gimana??

Avatar
Siti Maymunah
1 Bulan Lalu

Dok, posisi bayi dh masuk panggul .tetapi bagian bawah perut masih tetep bergerak. Itu normalkah?? Atau gimana??

Avatar
Siti Maymunah
1 Bulan Lalu

Dok, posisi bayi dh masuk panggul .tetapi bagian bawah perut masih tetep bergerak. Itu normalkah?? Atau gimana??

Avatar
Siti Maymunah
1 Bulan Lalu

Dok, posisi bayi dh masuk panggul .tetapi bagian bawah perut masih tetep bergerak. Itu normalkah?? Atau gimana??

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk
livechat