Penyebab dan Cara Pencegahan Kaki Pecah-Pecah
search

Ini Penyebab dan Cara Pencegahan Kaki Pecah-pecah

Kaki pecah-pecah bisa mengganggu. Apa penyebab kaki pecah-pecah? Bisakah dicegah? Simak penjelasan penyebab kaki pecah-pecah di sini.
Ini Penyebab dan Cara Pencegahan Kaki Pecah-pecah

Telapak kaki adalah salah satu bagian tubuh yang paling sering pecah-pecah. Tumit kaki pecah-pecah terjadi saat kulit sangat kering hingga terlihat retak seperti terbelah.

Bukan cuma mengganggu penampilan, kondisi tersebut dapat membawa ketidaknyamanan. Mari cari tahu penyebab kaki pecah-pecah dan komplikasi yang bisa timbul.

1 dari 4

Penyebab Kaki Pecah-pecah yang Harus Diwaspadai

loading

Tanda pertama tumit pecah-pecah adalah adanya area kulit yang kering dan menebal alias kapalan di sekitar tepi tumit. 

Saat berjalan, bantalan lemak di bawah tumit akan mengembang. Hal ini yang menyebabkan kapalan retak.

Penyebab telapak kaki pecah-pecah biasanya dikaitkan dengan penurunan kadar minyak di permukaan kulit.

Kondisi ini salah satunya dipicu oleh faktor lingkungan, yakni tinggal di daerah dengan kelembapan rendah dan paparan sinar matahari langsung yang intens.

Artikel Lainnya: Kulit di Sela Jari Kaki Bersisik, Alergi atau Kutu Air?

Penyebab Kaki Pecah-pecah yang Harus Diwaspadai
loading

Penyebab kaki kering pecah-pecah lainnya yaitu:

  1. Kulit kaki kering, termasuk karena penuaan atau usia. Semakin tua, kulit menjadi lebih kering dan kurang elastis. 
  2. Iritasi akibat sabun detergen atau penggunaan air dalam waktu lama. Hal ini mengakibatkan hilangnya kelembapan kulit sehingga mudah pecah-pecah.
  3. Pada orang dengan diabetes mellitus, gangguan aliran darah bisa terjadi. Akibatnya, tak jarang kakinya ikut kering dan mudah pecah-pecah.
  4. Infeksi jamur pada kaki bisa juga muncul dengan gejala kaki pecah-pecah.
  5. Kondisi palmoplantar keratoderma (sejenis kelainan penebalan kulit).
  6. Dehidrasi.
  7. Psoriasis.

Di sisi lain, menggosok kulit terlalu berlebihan, mandi air panas terlalu sering, pakai sepatu tidak pas dengan ukuran tumit, dan berjalan tanpa alas kaki atau dengan sandal punggung kaki terbuka juga bisa menjadi penyebab telapak kaki pecah-pecah.

Meski termasuk permasalahan umum, kondisi kaki pecah-pecah yang tidak diatasi dengan tepat dapat menyebabkan komplikasi.

2 dari 4

Komplikasi Kaki Pecah-pecah yang Berbahaya

Komplikasi Kaki Pecah-pecah yang Berbahaya
loading

Sebenarnya, jarang sekali telapak kaki pecah-pecah menimbulkan komplikasi berbahaya. 

Akan tetapi, dalam kasus tertentu, celah luka di kaki ternyata bisa menjadi pintu masuk bakteri, jamur, bahkan virus.

Meskipun sebagian besar bersifat lokal, infeksi ini dapat menyebar ke lapisan kulit yang lebih dalam dan dapat menyebabkan selulitis.

Orang dengan diabetes lebih mungkin mengembangkan infeksi kaki, terlebih jika mengalami gangguan suplai pembuluh darah atau neuropati.

Itulah sebabnya sangat penting untuk langsung mengobati kulit kaki yang pecah-pecah supaya tidak berkelanjutan.

Artikel Lainnya: Cara Mudah Menghilangkan Kapalan di Kaki

3 dari 4

Cara Mencegah Kaki Pecah-pecah

Berkonsultasi dengan Dokter Tentang Cara Mencegah Kaki Pecah-pecah
loading

 

Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk memastikan kaki lembap dan mencegah tumit pecah-pecah adalah menggunakan moisturizer secara berkala.

Perawatan pelembap dalam bentuk krim, losion, dan salep dapat membantu menjaga dan mengunci kelembapan kulit. Moisturizer juga dapat membantu memperbaiki kulit yang sudah pecah-pecah.

Dalam kasus ringan, mengaplikasikan 2 atau 3 kali sehari di area yang kering dapat memperbaiki masalah. Selain moisturizer, ada beberapa cara mencegah kulit kaki pecah-pecah:

  1. Lakukan pembersihan rutin pada tumit, bisa dengan scrub atau batu apung khusus kaki.
  2. Saat melakukan aktivitas atau kontak dengan air, gunakan pelindung kaki.
  3. Hindari berdiri dalam satu posisi atau duduk dengan menyilang kaki terlalu lama.
  4. Kenakan sisipan sepatu khusus untuk melindungi tumit.
  5. Kenakan kaus kaki empuk berkualitas baik atau teruji klinis.
  6. Hindari mengorek kulit kering. Mengelupas kulit kering justru memperburuk kondisinya.
  7. Dehidrasi dapat menyebabkan kulit kering dan tumit retak. Minumlah air putih yang cukup, penuhi kebutuhan cairan setidaknya 8 gelas per hari.
  8. Kalau sakit, terbentuk luka, dan tidak membaik, sebaiknya segera ke dokter kulit.
Baca Juga

Bila ingin tanya lebih lanjut seputar perawatan kulit kering, Anda bisa konsultasi lebih mudah lewat Live Chat dokter.

(FR/AYU)

KONSULTASI LEBIH LANJUT

avatar

dr. Irwan Junawanto, Sp. KK

Spesialis Kulit dan Kelamin
wallet
Rp. 30.000
avatar

dr. Icha Aisyah, M. Ked. Klin., Sp. KK

Spesialis Kulit dan Kelamin
wallet
Rp. 50.000

ARTIKEL TERKAIT

Ragam Manfaat French Rose untuk Skincare Routine

Info Sehat
14 Sep

Pelembap Gel atau Krim, Mana Lebih Baik untuk Kulit?

Info Sehat
13 Sep

Pakai Skincare Retinol saat Hamil, Berbahayakah?

Info Sehat
09 Sep

Manfaat Jus Kentang untuk Kesehatan Kulit

Info Sehat
06 Sep

Kulit Seperti Terbakar saat Kena Es, Waspada Ice Burn

Info Sehat
02 Sep

REAKSI ANDA

5 KOMENTAR

Avatar
faridatulmutafaqqihah
5 Jam Lalu

apa obatnya ya dok untuk kaki cantengen

Avatar
faridatulmutafaqqihah
5 Jam Lalu

dok saya mau bertanda kemarin itu kaki saya iku kayak cantengen itu udah disuntik bius juga kk udah mendingan kk berpa hari kemudian keluar jitah gitu

Avatar
Yolanda destari
7 Bulan Lalu

apa obatnya ya dok untuk tumit pecah terimakasih

Avatar
Yolanda destari
7 Bulan Lalu

apa obatnya ya dok untuk tumit pecah terimakasih

Avatar
Yolanda destari
7 Bulan Lalu

apa obat untuk tumit pecah

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk
livechat