Penyebab dan Cara Atasi Ruam di Leher Bayi
searchtext customer service

Penyebab dan Cara Atasi Ruam di Leher Bayi

Ruam di leher bayi adalah masalah kulit yang kerap terjadi. Mari ketahui penyebab dan cara mengatasinya saat si kecil mengalaminya.
Penyebab dan Cara Atasi Ruam di Leher Bayi

Klikdokter.com, Jakarta Kulit bayi yang masih sensitif membuatnya rentan terkena masalah kulit. Salah satu yang cukup sering terjadi adalah ruam di leher bayi.

Demi menjaga kesehatan kulit bayi, Anda tidak boleh mengabaikan keluhan ini. Mari ketahui apa saja penyebab ruam di leher bayi dan cara mengatasinya yang aman.

1 dari 3

Penyebab Ruam di Leher Bayi

Penyebab Ruam di Leher Bayi
loading

Menurut dr. Arina Heidyana, beberapa penyebab paling umum dari munculnya ruam di leher bayi di antaranya biang keringat, infeksi jamur, iritasi kulit, atau eksim.

Nah, agar Anda dapat memahami dengan lebih jelas, simak ulasannya di bawah ini:

1. Biang Keringat

Bayi bisa terkena ruam di leher karena biang keringat, khususnya sepanjang musim panas saat suhunya tinggi. Keringat dapat terjebak di bawah kulit dan menyumbat saluran keringat. 

Kemudian, benjolan merah dan gatal bisa timbul di leher bayi. Ruam semacam ini dapat disebut ruam keringat atau ruam panas.

2. Air Liur Susu

Selama menyusui, air susu dapat menetes dan mengenai leher bayi. Akhirnya, air susu tersebut bisa menumpuk dan menempel di lipatan kulit. 

Bila tidak dibersihkan dengan benar, area kulit tersebut menjadi lembap dan nantinya muncul ruam.

Artikel Lainnya: Selain Ruam Popok, Ini 5 Masalah Kulit yang Sering Dialami Bayi

3. Infeksi Jamur

Ruam dapat timbul di leher bayi akibat infeksi jamur. Jenis jamur seperti candida cenderung dapat berkembang biak di area yang hangat dan basah. 

Lipatan kulit pada leher bayi bisa jadi tempat yang sempurna bagi jamur tersebut, terlebih bila kelembapan dan keringat juga terperangkap di sana.

4. Iritasi Kulit

Kulit di leher bayi bisa terus bergesekan, ditambah lagi dengan bahan pakaian bayi yang juga langsung mengenai kulit. Gesekan ini dapat membuat kulit iritasi dan akhirnya menimbulkan ruam leher.

Untuk gejalanya, biasanya ruam di leher bayi akan menimbulkan bintik merah yang bisa menimbulkan rasa nyeri dan gatal. Gejala demam mungkin juga terjadi.

Dalam kondisi tertentu, bayi mungkin bisa tidak nafsu makan. Berbagai gejala yang ada cenderung membuat bayi lebih mudah cranky.

Artikel Lainnya: Ruam Merah pada Bayi, Apakah Tanda Alergi?

2 dari 3

Cara Mengatasi Ruam di Leher Bayi

Cara Mengatasi Ruam di Leher Bayi
loading

Agar si kecil tetap nyaman sepanjang hari, Anda perlu mengetahui cara mengatasi ruam leher dengan benar. Tips mengatasinya pun perlu disesuaikan dengan penyebab ruam, yaitu:

  • Biang Keringat

Menurut dr. Arina, Anda bisa menggunakan bedak yang mengandung calamine. Usahakan leher bayi tidak dalam keadaan basah atau lembap. Atur suhu ruangan supaya bayi tidak gampang keringatan.

  • Infeksi Jamur

"Gunakan krim antijamur, tapi harus konsultasi langsung dulu ke dokter. Selain itu, jaga kebersihan leher bayi," kata dr. Arina.

  • Iritasi Kulit

"Bisa menggunakan salep yang mengandung lanolin atau zinc untuk mengurangi kemerahan," ungkap dr. Arina.

  • Eksim

Sama halnya dengan pengobatan ruam akibat iritasi kulit, mengatasi ruam akibat eksim juga bisa memakai salep lanolin atau zinc. Selain itu, Anda dapat gunakan kompres air dingin. 

Usahakan kulit bayi dalam keadaan tidak terlalu kering. Pakaikan baju yang menyerap keringat dan tidak tebal bahannya.

Artikel Lainnya: Mengenal Intertrigo, Peradangan Kulit pada Bayi

Itulah beberapa penyebab dan cara mengatasi ruam di leher bayi. Namun, jika ada kondisi kesehatan yang mendasari adanya ruam, maka Anda juga perlu memerhatikan gejala-gejala berikut:

  • Demam.
  • Area kulit yang basah, mengeluarkan cairan, atau kemerahan.
  • Ruam yang semakin parah pada lipatan kulit.
  • Lepuh berisi nanah atau cairan.
  • Goresan. 

Selain itu, jika Anda melihat titik atau bintik merah kecil yang tidak hilang saat ditekan, maka harus segera berkonsultasi dengan dokter. 

Baca Juga

Bintik-bintik ini bisa terjadi karena pendarahan di bawah kulit. Kondisi ini dikenal sebagai petechiae dan dapat mengindikasikan infeksi serius.

Jika Anda melihat ruam kulit yang tidak biasa, maka jangan ragu untuk menghubungi dokter anak untuk konsultasi lebih lanjut. Gunakan LiveChat 24 Jam di Klikdokter untuk konsultasi ke dokter lebih cepat.

(FR/AYU)

KONSULTASI LEBIH LANJUT

avatar

dr. Euis Kurniawati

Dokter Umum
wallet
Rp. 15.000
avatar

dr. Niko Kurniawan Saputro

Konsultasi Dokter Umum
wallet
Rp. 15.000
avatar

dr. Rizky Prasetyo

Dokter Umum
wallet
Rp. 15.000

ARTIKEL TERKAIT

Terbukti Efektif, Ini Cara Mengobati Suleten pada Bayi

Info Sehat
06 Des

Bayi Sering Berkeringat, Wajar atau Tanda Penyakit?

Info Sehat
27 Sep

Psoriasis Bisa Terjadi pada Bayi, Kenali Gejalanya!

Info Sehat
16 Sep

Kulit Bayi Sensitif, Jangan Asal Pilih Produk untuk Mandi

Info Sehat
30 Jul

Mengenal Intertrigo, Peradangan Kulit pada Bayi

Info Sehat
09 Nov

REAKSI ANDA

0 KOMENTAR

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk
livechat