Berat Badan Naik Bikin Penis Membesar, Apa Iya?
searchtext customer service

Benarkah Berat Badan Naik Bikin Penis Ikut Membesar?

Apa Anda termasuk orang yang berharap ukuran penis membesar saat berat badan naik? Tunggu dulu, cek fakta ini!
Benarkah Berat Badan Naik Bikin Penis Ikut Membesar?

Klikdokter.com, Jakarta Ketika berat badan wanita naik, payudaranya juga ikut membesar. Alhasil, ukuran bra harus disesuaikan lagi dengan kondisi tubuh sekarang. 

Lantas, apakah kondisi serupa juga dialami oleh pria? Apakah ketika berat badan naik, ukuran penis juga membesar?

 

1 dari 4

Akibat Berat Badan Naik, Ukuran Penis Membesar?

Akibat Berat Badan Naik, Ukuran Penis Membesar?
loading

Sayangnya, apa yang terjadi pada wanita belum tentu terjadi di tubuh pria. Dokter Alvin Nursalim, Sp.PD. menegaskan, kenaikan bobot tubuh pria tidak berpengaruh terhadap ukuran penisnya.

“Karena struktur penis itu kan berbeda dengan payudara. Jadi bagian tersebut tidak akan akan membesar ketika berat badan naik. Malahan, tumpukan lemak perut bisa membuat penis terlihat lebih kecil, “ jelas dr. Alvin.

Jaringan penis tidak mengandung sel-sel seperti payudara wanita. Bagian tersebut terdiri atas otot dan jaringan yang bersifat spongy. Karena itulah, penis tidak memiliki tempat untuk menyimpan lemak.

Artikel Lainnya: Benarkah Menurunkan Berat Badan Bikin Penis Besar?

2 dari 4

Berat Badan Naik Drastis Malah Berpengaruh Buruk buat Penis

Berat Badan Naik Drastis Malah Berpengaruh Buruk buat Penis
loading

Tak cuma bikin penis terlihat lebih kecil, berat badan yang naik drastis juga memberikan pengaruh buruk bagi kesehatan organ tersebut. Beberapa dampak buruk itu adalah:

  • Masalah Sirkulasi Darah

Penis Anda bisa ereksi karena aliran darah. Tanpa aliran darah, penis tidak bisa digunakan untuk aktivitas seksual.

Ketika Anda obesitas, sel lemak berlebih di dalam tubuh justru menghambat aliran darah. Disfungsi ereksi pun rentan terjadi.

  • Kehilangan Sensasi

Kelebihan lemak di sekitar usus dapat menekan ujung saraf ke penis. Akibatnya, aktivitas seksual terasa kurang memuaskan. 

  • Masalah Kulit

Penis pada pria yang obesitas cenderung berada di antara lipatan lemak yang panas dan lembap akibat keringat.

Kondisi ini bisa jadi tempat berkembang biak bagi bakteri. Bukan tak mungkin, Anda bakal mengalami sariawan di penis ataupun tinea cruris

Tinea cruris adalah gatal di selangkangan karena infeksi jamur. Kegemukan membuat kedua paha membesar dan saling berimpit. Alhasil, impitan itu menghasilkan gesekan dan keringat. 

Gejala dari tinea cruris, antara lain:

  • Ruam kemerahan. 
  • Gatal berlebih.
  • Kulit mengelupas.
  • Sensasi panas.
  • Warna selangkangan menggelap.
  • Performa Seks Menurun

Kelebihan berat badan memang tak langsung membuat Anda tidak fit. Namun, dilansir dari Man v Fat, banyak pria obesitas melaporkan kesehatan dan stamina secara keseluruhan menurun.

Saat stamina pria menurun, sedikit banyak performa seks juga turut terpengaruh.

Artikel Lainnya: Kenali Faktor-faktor Penentu Ukuran Penis

3 dari 4

Berat Badan Tak Berpengaruh, Adakah Cara Memperbesar Penis secara Alami?

Berat Badan Tak Berpengaruh, Adakah Cara Memperbesar Penis secara Alami?
loading

Selama ini ada beberapa cara memperbesar penis yang beredar di masyarakat, yaitu:

  • Jelqing

Metode ini dilakukan dengan memijat penis dari pangkal ke kepala dengan ibu jari dan telunjuk. Efek sampingnya, penis terasa nyeri.

  • Vakum Pembesar Penis

Tabung pengisap berfungsi menarik darah lebih banyak, membuat penis tegak, sekaligus memperbesar sedikit ukurannya.

Cincin dipasang di penis agar darah tidak cepat kembali ke area tubuh lainnya. Risiko dari penggunaan alat ini, jaringan penis bisa rusak dan pembuluh darah pecah.

  • Krim dan Suplemen

Sejumlah krim dan suplemen mengklaim dapat memperbesar penis. Produk ini memang bisa meningkatkan aliran darah dan membuat penis ereksi, tapi tidak membuat penis lebih besar atau panjang. Malah, efek sampingnya adalah alergi atau iritasi kulit.

Artikel Lainnya: Mengungkap Bahaya di Balik Produk Pembesar Penis

  • Alat Pemanjang Penis

Sebuah rangka dipasang di penis yang tidak ereksi. Beberapa bulan pemakaian, dipercaya penis bisa lebih panjang hingga 1,5 cm.

Alat ini belum disetujui BPOM dalam negeri maupun di beberapa negara lain. Pembekuan darah dan memar bisa jadi efek sampingnya. 

Dokter Alvin juga mengatakan, cara-cara di atas tidak terbukti secara signifikan memperbesar atau memperpanjang penis.

“Cara memperbesar penis yang paling signifikan hingga saat ini hanya operasi,” ujar dr. Alvin. 

Baca Juga

Itu dia penjelasan seputar pengaruh berat badan naik terhadap perubahan ukuran penis. 

Bila masih ada pertanyaan seputar organ reproduksi pria dan kesehatan seksual, konsultasikan kepada dokter lewat fitur LiveChat di aplikasi Klikdokter.

(HNS/AYU)

KONSULTASI LEBIH LANJUT

avatar

dr. Khalida Handayacita

Konsultasi Dokter Umum
wallet
Rp. 50.000
avatar

dr. Citta Arunika Risyudhanti

Dokter Umum
wallet
Rp. 15.000
avatar

dr. Wendri Wildiartoni Pattiawira

Dokter Umum
wallet
Rp. 20.000

ARTIKEL TERKAIT

Takut Penis Menciut, Awas Sindrom Koro

Info Sehat
04 Jan

Melengkung atau Lurus, Ini Ragam Bentuk Penis yang Perlu Anda Tahu

Info Sehat
25 Agt

REAKSI ANDA

0 KOMENTAR

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk
livechat