Efek Merenung saat Infeksi COVID-19 Terus Meningkat
searchtext customer service

Efek Merenung saat Kasus Infeksi Virus Corona Semakin Banyak

Kasus infeksi virus corona di Indonesia tembus satu juta, Menkes ajak warga merenung. Adakah manfaat merenung untuk kesehatan mental?
Efek Merenung saat Kasus Infeksi Virus Corona Semakin Banyak

Klikdokter.com, Jakarta Pandemi COVID-19 telah mengganggu berbagai aspek dalam hidup, tak terkecuali kesehatan mental. Kondisi dapat semakin parah, mengingat kasus infeksi virus corona di Indonesia yang tak kunjung melandai.

Berkaca pada kasus tersebut, Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, meminta masyarakat untuk merenung. Kira-kira, apa efek merenung di tengah pandemi COVID-19?

1 dari 3

Efek Merenung di tengah Pandemi COVID-19

Efek Merenung di tengah Pandemi COVID-19
loading

Merenung pada dasarnya memiliki manfaat positif bagi kesehatan. Hal tersebut bertujuan agar seseorang dapat merefleksikan kembali situasi yang telah terjadi berdasarkan pengalaman dan hal yang dirasakan. 

Dengan merenung dan melakukan refleksi, Anda akan semakin memahami kondisi yang tengah terjadi. Selain itu, Anda juga dapat melihat pandemi COVID-19 yang terjadi di Indonesia dengan lebih bijak. 

Hal senada diungkap oleh Gracia Ivonika, M.Psi., Psikolog. Menurutnya, merenung di tengah pandemi COVID-19 diperlukan untuk membuat seseorang lebih sadar dengan situasi saat ini. 

“Misalnya, selama ini kita berpikir bahwa aktivitas sudah kembali normal. Mungkin, tanpa sadar, kita jadi lebih acuh dari sebelumnya. Padahal, kalau direfleksikan dari data yang ada, kasus (COVID-19) semakin meningkat,” kata Gracia. 

Artikel Lainnya: Anak Sering Bengong, Perlukah Khawatir?

“Dengan refleksi (merenung), kita jadi lebih waspada dan mengingatkan diri agar ke depannya dapat lebih menjaga kesehatan,” lanjutnya.

Lantas, apakah dengan merenung di kala kasus infeksi virus corona yang terus meningkat dapat membuat seseorang lebih tenang atau malah sebaliknya?

Menurut Gracia, semua itu kembali pada pribadi masing-masing. Efek merenung di tengah pandemi COVID-19 dikembalikan lagi dengan bagaimana sikap seseorang melihat situasi saat ini.

“Kalau menganut growth mindset, kita akan bisa belajar untuk fokus melihat apa yang bisa dilakukan ke depannya meskipun dalam situasi seperti ini,” ucap Gracia.

Dikutip dari Healthline, Growth Mindset adalah pola pikir berkembang untuk mengenali kemampuan diri, serta tidak mudah menyerah terhadap kemampuan yang dimiliki.

Gracia kembali menuturkan, tidak semua orang dapat merefleksikan hal positif dari situasi pandemi COVID-19 saat ini. Oleh karena itu, penting untuk lebih mengenal diri dan kebutuhan sendiri.

“Pada orang-orang yang sebelumnya sudah memiliki kondisi psikologis kurang stabil, terlebih bila dipengaruhi oleh situasi pandemi, maka pikiran reflektif tentang kasus COVID-19 dapat menjadi trigger. Oleh sebab itu, penting untuk mengenali batasan toleransi diri masing-masing,” tegas Gracia.

Artikel Lainnya: Punya Pikiran Negatif Bisa Tingkatkan Risiko Demensia

2 dari 3

Lakukan Ini untuk Jaga Kesehatan Mental Selama Pandemi

Lakukan Ini untuk Jaga Kesehatan Mental Selama Pandemi
loading

Guna menjaga kestabilan kesehatan mental di tengah pandemi COVID-19, Gracia memberikan beberapa saran sebagai berikut: 

  • Fokuslah pada hal-hal yang bisa dikontrol atau dikendalikan saat ini, dibanding pada ketidakpastian yang ada.
  • Menjaga pola hidup yang sehat, misalnya dengan istirahat cukup, olahraga rutin, konsumsi makanan sehat.
  • Menjaga hubungan dengan orang-orang terdekat, meski hanya lewat virtual.
  • Lakukan kegiatan produktif sekalipun di rumah saja. Lakukan hobi positif dan hal-hal yang disenangi.
  • Jika merasa terganggu dengan perasaan atau emosi negatif, berlatihlah menyalurkan emosi secara tepat, misalnya dengan relaksasi, menulis jurnal, menggambar, atau melakukan meditasi.
Baca Juga

Merenung di tengah pandemi COVID-19 dapat menjadi modal awal untuk meningkatkan kesehatan mental, asalkan dilakukan dengan cara yang tepat.

Apabila Anda masih kesulitan mengendalikan kestabilan kesehatan mental saat pandemi COVID-19, mintalah bantuan pada psikolog dengan berkonsultasi menggunakan layanan LiveChat 24 jam atau di aplikasi KlikDokter.

(NB/JKT)

KONSULTASI LEBIH LANJUT

avatar

Mentari Ilmi Fahmiati Avicenia, S. Psi, M. Psi, Psikolog

Psikolog
wallet
Rp. 75.000
avatar

Desi Wahyuni Sari, S. Psi, M. Psi, Psikolog

Psikolog
wallet
Rp. 25.000
avatar

Sri Ayu Mutmainah Kurniawati, S. Psi, M. Psi, Psikolog

Psikolog
wallet
Rp. 25.000

ARTIKEL TERKAIT

Pentingnya Pilih Dua Circle Sosial Saja saat Pandemi COVID-19

Info Sehat
02 Feb

Perlukah Pakai Dua Masker Medis Sekaligus untuk Cegah COVID-19?

Info Sehat
02 Feb

Kenali Anoreksia Seksual yang Bisa Menyerang Wanita dan Pria

Info Sehat
02 Feb

Yang Harus Dilakukan Bila Anda Baru Sembuh COVID-19

Info Sehat
01 Feb

Pentingnya Punya Oximeter saat Pasien COVID-19 Isolasi Mandiri

Info Sehat
01 Feb

REAKSI ANDA

0 KOMENTAR

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk
livechat