Philofobia atau Fobia Jatuh Cinta, Ini Gejalanya
searchtext customer service

Takut Jatuh Cinta? Awas, Mungkin Anda Mengalami Philophobia

Karena trauma dengan masa lalu, Anda jadi takut untuk jatuh cinta lagi. Waspada, bisa jadi Anda mengalami philophobia. Kenali gejala dan cara mengatasinya.
Takut Jatuh Cinta? Awas, Mungkin Anda Mengalami Philophobia

Klikdokter.com, Jakarta Jatuh cinta tidak melulu menyenangkan. Keadaan tersebut juga bisa menyebabkan trauma, sehingga Anda takut untuk jatuh cinta lagi.

Bagaimana dengan Anda? Apakah Anda termasuk orang yang pernah gagal menjalin hubungan percintaan sehingga berakhir mengalami trauma berkepanjangan? 

Jika ya, Anda sebaiknya waspada. Rasa trauma akibat percintaan yang terjadi berkepanjangan dapat meningkatkan risiko philophobia. Kondisi ini juga dikenal dengan istilah fobia jatuh cinta.

1 dari 3

Mengenal Philophobia atau Fobia Jatuh Cinta Lebih Dekat

Mengenal Philophobia atau Fobia Jatuh Cinta Lebih Dekat
loading

Ikhsan Bella Persada, M.Psi., Psikolog, menjelaskan bahwa apa pun jenis phobianya, ini semua disebabkan karena pengalaman traumatis terhadap suatu kejadian. Dalam kasus philophobia, berarti penderitanya pernah mengalami pengalaman pahit terhadap kisah cinta. 

“Fobia itu ketakutan berlebih atau tidak wajar, yang diakibatkan oleh pengalaman traumatis.  Ketakutan yang dimiliki bisa spesifik, dan bahkan ada yang sampai tidak tahu mengapa dia bisa takut pada objek yang ditakutkan,” ujar Ikhsan. 

Untuk kasus philophobia, kata Ikhsan, penderitanya mungkin pernah mengalami sakitnya putus cinta. Mereka juga mungkin sempat melihat pengalaman orang lain yang gagal menjalin hubungan percintaan, seperti perceraian orangtua. 

Artikel Lainnya: Doyan Jadi Jomlo, Bisa Jadi Anda Punya Kondisi Aromantis, Apa Itu?

“Ada juga yang mungkin disebabkan karena mengalami kekerasan oleh pasangan. Karena pengalaman pengalaman tersebut, seseorang bisa takut akan mengalami hal serupa jika dirinya menjalin hubungan asmara,” ucap Ikhsan. 

Faktanya, orang dengan philophobia biasanya memiliki ketakutan yang terkadang tidak masuk akal. Beberapa di antaranya bahkan mungkin merasakan emosi kuat yang tidak terkendali ketika mulai merasakan getaran cinta.

Saking takutnya, penderita philophobia sampai enggan untuk membuat komitmen yang serius. Mereka pun cenderung membiarkan dirinya hidup sendiri tanpa pasangan. Terdengar aneh, tapi kejadian ini nyata adanya.

Artikel Lainnya: Jatuh Cinta Bikin Jerawatan, Mitos atau Fakta?

Beberapa gejala yang mungkin dialami oleh seseorang dengan philophobia, yaitu:

  • Punya pemikiran atau ketakutan terhadap percintaan
  • Malas untuk berkontak dengan lawan jenis 
  • Panik saat tertarik dengan orang lain
  • Muncul rasa mual ketika memikirkan cinta
  • Keringat dingin
  • Timbul perasaan cemas 

Artikel Lainnya: Mengapa Jatuh Cinta Bikin Kita Jadi Bodoh? Ini Kata Peneliti!

2 dari 3

Cara Mengatasi Philophobia Menurut Psikolog

Cara Mengatasi Philophobia Menurut Psikolog
loading

“Seseorang dengan philophobia bisa mengalami depresi. Kondisi ini adalah dampak yang serius, karena sebenarnya bisa saja mereka membutuhkan kasih sayang. Tapi, karena takut, kebutuhannya itu jadi tidak terpenuhi. Akhirnya, penderita jadi merasa kesepian,” jelas Ikhsan. 

Nah, agar philophobia tidak sampai menyebabkan kesepian yang berujung depresi, beberapa cara yang bisa dilakukan sebagai solusinya adalah sebagai berikut:

  • Lakukan Reality Therapy. Jenis terapi ini bertujuan untuk mengajak penderita memahami realita tidak seburuk yang dibayangkan. 
  • Cognitive Behavioral Therapy (terapi kognitif dan perilaku) juga bisa dilakukan untuk ‘meluruskan’ pikiran negatif atau tidak rasional dari penderita.
  • Belajar untuk membuka diri terhadap lawan jenis. Lakukan secara bertahap, dan jangan tahan perasaan suka. Meski begitu, Anda juga jangan cepat percaya atau berekspektasi.
  • Jangan ragu untuk bercerita dengan sahabat seputar kondisi yang dialami. Semakin Anda terbuka dengan sahabat, semakin banyak juga masukan yang bisa diterima. 
  • Ubah pola hidup menjadi lebih sehat. Anda diminta untuk rutin olahraga agar pikiran lebih relaks dan banyak aura positif yang masuk. Jangan lupa juga untuk mengelola stres, misalnya dengan teknik pernapasan atau meditasi, agar panic attack tidak mudah muncul. 
Baca Juga

Merasa mengalami gejala-gejala philophobia atau fobia jatuh cinta dan kesulitan mengendalikannya? Jika ya, Anda sebaiknya berkonsultasi kepada psikolog melalui LiveChat 24 jam atau di aplikasi KlikDokter untuk menentukan solusi terbaik dari keadaan yang sedang dialami.

(NB/JKT)

KONSULTASI LEBIH LANJUT

avatar

Desi Wahyuni Sari, S. Psi, M. Psi, Psikolog

Psikolog
wallet
Rp. 25.000
avatar

Nuraini Estiningtyas, S. Psi, M. Psi, Psikolog

Psikolog
wallet
Rp. 25.000
avatar

Tengku Sheila Noor Faraza, S.Psi, M.Psi, Psikolog

Psikolog
wallet
Rp. 50.000

ARTIKEL TERKAIT

Merasa Harus Punya Pasangan, Apakah Gejala Gangguan Mental?

Info Sehat
03 Feb

Jangan Salah, Orang Dewasa Juga Masih Bisa Alami Cinta Monyet!

Info Sehat
02 Feb

Punya Pacar Mesum, Perlukah Ditinggalkan? Ini Kata Psikolog

Info Sehat
28 Jan

Mengenal Germophobia, Rasa Takut Berlebih Terhadap Bakteri

Info Sehat
14 Jan

Takut Berkomitmen dan Menikah? Mungkin Anda Gamophobia!

Info Sehat
13 Jan

REAKSI ANDA

2 KOMENTAR

Avatar
Gogon Gogon JD
1 Tahun Lalu

daerah rumah banget

Avatar
Gogon Gogon JD
1 Tahun Lalu

lokasi terdekat

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk
livechat