Kalbe Pasarkan Obat Antivirus untuk Terapi COVID-19
searchtext customer service

Kalbe Pasarkan Obat Antivirus untuk Terapi COVID-19

Kalbe bekerja sama dengan perusahaan farmasi India untuk memasarkan obat antivirus untuk terapi virus corona. Simak informasinya di sini.
Kalbe Pasarkan Obat Antivirus untuk Terapi COVID-19

Klikdokter.com, Jakarta Vaksin virus corona saat ini memang sudah ditemukan dan disuntikkan ke masyarakat. Akan tetapi, belum ada obat yang khusus untuk menyembuhkan infeksi virus tersebut. Namun demikian, ada beberapa obat yang dapat dimanfaatkan untuk mengatasi gejala COVID-19, salah satunya adalah obat Fluvir (Oseltamivir).

 

1 dari 3

Obat Fluvir untuk Pasien Virus Corona Gejala Ringan

Obat Fluvir untuk Pasien Virus Corona Gejala Ringan
loading

Fluvir adalah salah satu obat antivirus yang termasuk dalam terapi COVID-19. Nah, bekerja sama dengan PT Amarox Pharma Global (Amarox)—anak perusahaan Hetero perusahaan farmasi generik terkemuka di India—PT Kalbe Farma TBK (TBK) resmi memasarkan obat Fluvir (Oseltamivir).

Obat ini diindikasikan untuk terapi pasien positif virus corona dengan gejala ringan, sesuai dengan Pedoman Tatalaksana COVID-19 Indonesia yang terbaru.

Gejala ringan infeksi virus corona termasuk demam ≥38 derajat Celsius, kelelahan, batuk-batuk, sakit tenggorokan, dan hidung tersumbat.

Obat Fluvir, yang tersedia dalam bentuk kapsul, punya kandungan zat aktif antivirus Oseltamivir.

Oseltamivir bekerja dengan menghambat enzim neuraminidase virus influenza.  Enzim neuraminidase sendiri berperan dalam melepaskan virus-virus baru hasil replikasi di dalam sel yang terinfeksi, untuk kembali menginfeksi sel-sel lain.

Artikel lainnya: MedFact: Antibiotik Ampuh Obati Infeksi Virus Corona?

2 dari 3

Sudah Dapat Izin BPOM

Ilustrasi Obat Fluvir (Oseltamivir) Sudah Dapat Izin BPOM
loading

Saat ini, PT Amarox Pharma Global sudah mendapatkan Nomor Izin Edar (NIE) untuk Fluvir dari BPOM (Badan Pengawasan Obat dan Makanan). Dengan demikian, bisa dipastikan kalau obat Fluvir (Oseltamivir) ini aman, berkhasiat, dan juga bermutu.  

Bukan kali ini saja Kalbe Farma bekerja sama dengan PT Amarox. Sebelumnya, kedua perusahaan farmasi terkemuka ini juga sudah berkolaborasi untuk menciptakan antivirus Covifor (Remdesivir). Covifor digunakan sebagai terapi bagi pasien virus corona yang memiliki gejala berat.

Artikel Lainnya: Fakta Remdesivir, Obat Terapi Pasien COVID-19

Obat tersebut juga terbukti bekerja baik, serta sudah direkomendasikan dan digunakan di banyak rumah sakit di Indonesia. 

Marketing Director Pharma PT Kalbe Farma Tbk, Ridwan Ong, berharap kolaborasi dengan PT Amarox Pharma Global dapat mempercepat akses dan ketersediaan obat untuk terapi pasien COVID-19 bergejala ringan.

“Kalbe terus berkomitmen untuk mendukung pemerintah dalam mengatasi pandemi COVID-19. Hal ini selaras dengan misi Kalbe yakni Meningkatkan kesehatan untuk kehidupan yang lebih baik,” ujar Ridwan Ong. 

Baca Juga

Penggunaan obat sesuai indikasi dan vaksinasi virus corona tentu akan menekan kasus positif COVID-19. Jangan lupa, lakukan juga protokol kesehatan dengan menerapkan 5M, yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas.

Dapatkan informasi terbaru seputar virus corona dan penularannya dengan mengunduh aplikasi Klikdokter.

[HNS/JKT]

KONSULTASI LEBIH LANJUT

avatar

dr. Dessy Mizarti, Sp. P(K)

Spesialis Paru
wallet
Rp. 50.000
avatar

dr. Okto Mara Fandi Harahap, Sp. P

Spesialis Paru
wallet
Rp. 25.000
avatar

dr. Khairuddin Hamdani, Sp. P

Spesialis Paru
wallet
Rp. 35.000

ARTIKEL TERKAIT

Medfact: Vaksin COVID-19 Bisa Bikin Jadi Gay?

Info Sehat
11 Feb

Hamil di Masa Pandemi Bikin Stres? Redakan dengan Cara Ini

Info Sehat
11 Feb

Mengenal D-Dimer pada Pasien COVID-19

Info Sehat
10 Feb

Perbedaan Sariawan Biasa dengan Gejala COVID-19

Info Sehat
09 Feb

BPOM Setujui Vaksin Sinovac untuk Lansia, Ini Syaratnya

Info Sehat
09 Feb

REAKSI ANDA

1 KOMENTAR

Avatar
G P
2 Tahun Lalu

Assalamualaikum wr wb Saya perlu obat Oseltamivir 75mg utk keluarga adik saya yg berjumlah 4 orang, semuanya positif covid 19 dengan CT antara 22,6 s/d 26,8. Saya harus menghubungi siapa karena pihak Puskesmas sudah tidak ada stock.

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk
livechat