Kabar Baik, Penderita Diabetes Boleh Vaksinasi COVID-19
search

Syarat Pengidap Diabetes Menerima Vaksin COVID-19

Penderita diabetes boleh mendapatkan vaksin virus corona. Apa saja ketentuan penderita diabetes mendapatkan vaksin COVID-19? Cari tahu di sini.
Syarat Pengidap Diabetes Menerima Vaksin COVID-19 (ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra)

Klikdokter.com, Jakarta Kabar baik datang dari Kementerian Kesehatan Indonesia. Sekarang, penderita diabetes sudah boleh menerima vaksin COVID-19.

Hanya saja, sama dengan kelompok komorbid lainnya, vaksinasi bisa diberikan dengan syarat vaksin COVID-19 tertentu.

Hal ini merujuk pada Surat edaran nomor HK.02.02/I/368/2021 tentang Pelaksanaan Vaksinasi COVID-19 pada Kelompok Sasaran Lansia, Komorbid dan Penyintas COVID-19, serta Sasaran Tunda.

Pelaksanaan vaksinasi COVID-19 pada kelompok tersebut tentu tetap harus mengikuti petunjuk teknis yang sudah dikeluarkan pemerintah.

1 dari 3

Pengidap Diabetes Boleh Menerima Vaksin Corona

Pengidap Diabetes Boleh Menerima Vaksin Corona (Foto: ANTARA FOTO/Maulana Surya)
loading

Dalam surat edaran tersebut, tertulis bahwa penderita diabetes dapat divaksinasi COVID-19 sepanjang belum ada komplikasi akut.

Selain itu, penderita yang memiliki diabetes terkontrol atau sedang meminum obat teratur juga masih bisa diberikan vaksin.

Sebaliknya, jika penderitanya sudah punya komplikasi yang parah, vaksin COVID-19 tidak bisa diberikan.

Menanggapi vaksin untuk diabetes mellitus, dr. Sepriani Timurtini Limbong pun sepakat. Dia mengatakan, “Penderita diabetes bisa menerima vaksin selama kondisinya memang terkontrol dan tidak ada gejala akut seperti ketoasidosis diabetik (KAD) atau nyeri dada.”

Artikel Lainnya: Tips Mencegah Komplikasi COVID-19 bagi Penderita Diabetes

Tak hanya dari Surat Edaran Kemenkes, American Diabetes Association (ADA) juga menyebutkan hal yang sama, di mana penderita diabetes kini sudah boleh menerima vaksin COVID-19.

Kepala Ilmu Pengetahuan dan Petugas Medis untuk ADA, Robert Gabbay, MD, PhD mengatakan, “Di tingkat federal, Pusat Pengendalian Penyakit (CDC) membuat rekomendasi tentang siapa yang harus menerima prioritas untuk vaksinasi.”

“Terserah masing-masing negara bagian untuk menggunakan rekomendasi tersebut untuk merencanakan dan mendistribusikan vaksin ke masyarakat.”

Meski begitu, pertengahan Januari lalu, Sekretaris Layanan Kesehatan dan Kemanusiaan (HHS) AS, Alex Azar, mengatakan orang Amerika yang berusia 65 tahun ke atas dan anak-anak lebih muda tapi punya riwayat kondisi kesehatan tertentu harus menjadi prioritas penerima vaksin. 

Artikel Lainnya: Penderita Diabetes Wajib Penuhi Nutrisi demi Jaga Imun

2 dari 3

Mengapa Vaksin Tidak Boleh Diberikan Saat Ada Komplikasi Diabetes?

Mengapa Vaksin Tidak Boleh Diberikan Saat Ada Komplikasi Diabetes?
loading

Menjawab hal ini, dr. Sepriani menjelaskan, pemberian vaksin pada siapa pun yang memiliki kondisi tubuh tidak sehat memang tidak dianjurkan. 

“Pemberian vaksin berisiko memperburuk kondisi infeksi penderita. Ini sebabnya, butuh pengecekan khusus bagi mereka yang ingin menerima vaksin, tapi punya penyakit penyerta,” jelas dr. Sepriani. 

Selain itu, penderita diabetes yang memiliki kondisi akut juga lebih mungkin mengalami komplikasi lainnya setelah mendapatkan vaksin.

Minisha Sood MD, ahli endokrinologi dan asisten profesor di Zucker School of Medicine, New York, menjelaskan, penderita diabetes akut berisiko lebih tinggi mengalami komplikasi karena dalam tubuh terjadi peradangan kronis akibat peningkatan glukosa darah.

“Dan, peradangan serta kadar glukosa darah tinggi adalah faktor prognostik (prediksi perkembangan penyakit) COVID-19 parah pada pasien diabetes tipe 2,” tutur Sood.

Artikel Lainnya: Anda yang Punya Kondisi Kesehatan Ini Bisa Fatal Saat Kena COVID-19!

Penderita diabetes tipe 1 juga dapat mengalami peradangan, sehingga mudah terjadi komplikasi.

Ketika kadar glukosa darah tidak terkontrol melalui olahraga atau diet, kondisi seseorang dapat semakin memburuk.

Camillo Ricordi, MD, direktur Diabetes Research Institute menjelaskan, pasien diabetes tipe 2 yang memiliki penyakit penyerta, seperti masalah kardiovaskular, hipertensi, atau disfungsi ginjal, berisiko lebih tinggi untuk tertular COVID-19, bahkan meninggal karenanya.

Baca Juga

Jadi, bukan berarti penderita diabetes tidak boleh menerima vaksin COVID-19. Mereka boleh menerima vaksin, asalkan sudah punya kadar gula terkontrol dan tidak punya gejala akut apa pun.

Anda bisa berkonsultasi dengan dokter sebelum mendapatkan vaksin tersebut. Dapatkan informasi terbaru seputar virus corona, vaksin, dan pencegahannya dengan mengunduh aplikasi Klikdokter.

(HNS/AYU)

KONSULTASI LEBIH LANJUT

avatar

dr. Ahmad Khaeril Irfan, Sp. PD

Spesialis Penyakit Dalam
wallet
Rp. 50.000
avatar

dr. Ardyarini Dyah Savitri, Sp. PD FINASIM

Spesialis Penyakit Dalam
wallet
Rp. 30.000
avatar

dr. Felix Satwika, Sp. PD

Spesialis Penyakit Dalam
wallet
Rp. 50.000

ARTIKEL TERKAIT

Penderita GERD Berisiko Punya Gejala COVID-19 Lebih Parah?

Info Sehat
16 Feb

Lawan Mutasi Virus Corona, Lakukan Proteksi Ekstra di Rumah

Info Sehat
16 Feb

Inggris Temukan Dua Varian Virus Corona Baru!

Info Sehat
15 Feb

Gejalanya Mirip, Tipes dan COVID-19 Berhubungan?

Info Sehat
15 Feb

Cara Aman Merayakan Tahun Baru Imlek Saat Pandemi

Info Sehat
12 Feb

REAKSI ANDA

1 KOMENTAR

Avatar
her Nando
7 Bulan Lalu

sakit nggak ya

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk
livechat