Bagaimana Proses Terjadinya Kehamilan?
searchtext customer service

Bagaimana Proses Terjadinya Kehamilan?

Seorang wanita bisa disebut hamil ketika pembuahan sperma berhasil terjadi. Bagaimana proses kehamilan terjadi? Baca ulasannya di artikel ini.
Bagaimana Proses Terjadinya Kehamilan?

Klikdokter.com, Jakarta Belum lama ini heboh seorang wanita di Cianjur, Jawa Barat, yang mengaku merasakan hamil dalam waktu sejam dan kemudian melahirkan. Berkaca pada hal itu, sebenarnya bagaimana proses kehamilan secara medis?

Cerita di atas sepertinya sulit untuk kita percaya. Bagaimana mungkin hamil dalam waktu sejam dan kemudian melahirkan?

Sementara itu, kita tahu bahwa proses kehamilan sampai melahirkan adalah sebuah proses panjang dan rumit. Tidak serta merta bayi bisa lahir begitu saja.

Ada proses yang dimulai dari hubungan seksual, lalu ada juga berkaitan dengan sperma, sel telur, sampai pembuahan.

1 dari 3

Bagaimana Proses Terjadinya Kehamilan?

Bagaimana Proses Terjadinya Kehamilan?
loading

Sebelum kehamilan terjadi, ada dua langkah penting yang perlu diketahui. Sel telur harus dilepaskan selama ovulasi dan harus dibuahi oleh sel sperma.

"Kehamilan terjadi ketika sel sperma membuahi sel telur (fertilisasi). Sel telur yang memang sudah matang dan dilepas dari ovarium (indung telur) ke saluran telur (tuba falopi)," ungkap dr. Sepriani Timurtini Limbong.

Artikel lainnya: Apakah Sekali Berhubungan Intim Bisa Langsung Hamil?

Secara rinci, ada tiga tahapan proses pembuahan:

1. Ovulasi: Ovarium Melepaskan Sel Telur

Hormon yang berkaitan dengan siklus menstruasi menyebabkan telur di dalam ovarium menjadi matang. Setiap 28 hari atau lebih, satu sel telur matang dilepaskan dari ovarium, yang disebut ovulasi. 

Setelah dilepaskan, telur bergerak ke tuba falopi dan bertahan selama sekitar 24 jam. Jika sel telur tidak dibuahi selama waktu itu, sel telur akan hancur dan menstruasi dimulai 11-16 hari kemudian.

2. Pemupukan: Sperma Bertemu Telur

Telur yang matang dibuahi ketika bergabung dengan sel sperma. Sperma terkandung di dalam air mani yang mengalir ke vagina, melalui leher rahim dan rahim, kemudian masuk ke saluran tuba. Jika berumur kurang dari 24 jam, telur bisa dibuahi oleh sperma.

3. Implantasi: Telur yang Telah Dibuahi Menempel pada Dinding Rahim dan Kehamilan Dimulai

Sebagian besar sel telur dibuahi oleh sperma saat masih berada di tuba falopi. Telur yang telah dibuahi kemudian mengalir ke tuba falopi ke dalam rahim. 

Biasanya proses ini bisa memakan waktu 1-2 hari. Saat mencapai rahim, telur menempel pada lapisan rahim dan kehamilan akan dimulai.

Artikel lainnya: Bagaikan Kontrasepsi, 7 Makanan Ini Bisa Pengaruhi Kehamilan

2 dari 3

Tanda-tanda Pembuahan Berhasil

Mual Merupakan Salah Satu Tanda Pembuahan Berhasil
loading

Saat proses itu sudah lengkap, ada beberapa tanda yang menyatakan pembuahan berhasil dan kehamilan terjadi. Meski belum tentu dialami semua wanita, berikut tanda umum kehamilan:

  • Tidak menstruasi
  • Payudara bengkak atau lunak
  • Mual dan/atau muntah
  • Merasa lelah
  • Kembung
  • Sembelit
  • Kencing lebih sering dari biasanya

Beberapa gejala awal kehamilan terkadang terasa seperti kondisi umum lainnya, seperti PMS (pre-menstrual syndrome). Oleh karena itu, satu-satunya cara untuk mengetahui dengan pasti apakah Anda hamil adalah dengan melakukan tes kehamilan.

Anda dapat melakukan tes kehamilan di rumah dengan testpack. Untuk hasil yang lebih akurat, cek langsung dengan dokter kandungan.

Untuk memperbesar terjadinya kehamilan, perhatikan kapan masa subur atau masa ovulasi Anda. Umumnya, masa subur wanita adalah sekitar 12 hingga 14 hari sebelum haid berikutnya. Namun, rentang ini bisa berbeda pada setiap wanita.

Di luar masa subur, menurut dr. Sepriani, kehamilan sebenarnya bisa saja terjadi, meski probabilitasnya rendah.

"Itu karena sel telur biasanya belum siap atau belum matang di luar masa subur," dia menjelaskan.

Baca Juga

Oleh sebab itu, Anda yang merencanakan kehamilan sangat disarankan untuk berhubungan intim di masa subur tersebut.

Jadi, proses kehamilan hingga melahirkan bukanlah proses instan. Ada banyak tahap yang harus dilalui hingga bayi siap lahir ke dunia.

Jika Anda masih punya pertanyaan seputar kehamilan, kesuburan, dan kesehatan alat reproduksi, sampaikan langsung pada dokter melalui fitur Live Chat dari KlikDokter.

[HNS/JKT]

KONSULTASI LEBIH LANJUT

avatar

dr. Melinda Febiani, MBiomed Sp. OG

Spesialis Kebidanan dan Kandungan
wallet
Rp. 50.000
avatar

dr. Febrie Kesuma Wardana, Sp. OG

Spesialis Kebidanan dan Kandungan
wallet
Rp. 50.000
avatar

dr. Johannes Hartono, Sp. OG

Spesialis Kebidanan dan Kandungan
wallet
Rp. 35.000

ARTIKEL TERKAIT

Mengonsumsi Garam Himalaya saat Hamil, Apakah Lebih Sehat?

Info Sehat
13 Feb

Bolehkah Creambath Saat Hamil? Ini Kata Dokter

Info Sehat
12 Feb

Kenali Perbedaan Gejala Haid dan Kehamilan

Info Sehat
09 Feb

Manfaat Konsumsi Daun Kelor untuk Ibu Hamil

Info Sehat
08 Feb

5 Penyebab Terlambat Haid Selain Kehamilan

Info Sehat
05 Feb

REAKSI ANDA

0 KOMENTAR

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk
livechat