search

Pandemi COVID-19 Bikin Anak Rentan Mengalami Mata Minus

Situasi pandemi COVID-19 ternyata dapat meningkatkan risiko mata minus pada anak. Apa penyebabnya? Bagaimana kondisi ini bisa terjadi? Cek faktanya menurut dokter.
Pandemi COVID-19 Bikin Anak Rentan Mengalami Mata Minus

Klikdokter.com, Jakarta Tidak terasa sudah satu tahun lebih pandemi virus corona melanda dunia. Karena situasi ini, tidak sedikit orang yang mengalami banyak kerugian dari segi ekonomi dan kesehatan.

Salah satu kerugian kesehatan yang dimaksud adalah meningkatnya risiko mata minus pada anak. Apa penyebabnya? Jangan salah kaprah, yuk cari tahu!

 

1 dari 3

Risiko Mata Minus pada Anak di Masa Pandemi

Risiko Mata Minus pada Anak di Masa Pandemi
loading

Mata minus atau miopia menyebabkan penderitanya kesulitan untuk melihat benda berjarak jauh. Pada kebanyakan kasus, anak adalah yang paling sering mengalami kondisi ini yang dapat terbawa hingga dewasa nanti.

Faktanya, mata minus disebabkan oleh faktor genetik dan lingkungan. Lantas, apa hubungannya dengan pandemi COVID-19?

Studi terbaru dari Belanda dan Cina menunjukkan, pandemi COVID-19 menyebabkan kasus miopia meningkat secara dramatis, terutama pada anak-anak. Fenomena ini disebut "quarantine myopia".

Data dari lebih dari 120.000 anak sekolah di Cina menunjukkan, anak berusia 6 dan 8 tahun berisiko tiga kali lebih tinggi mengalami mata minus pada tahun 2020. Risiko tersebut lebih tinggi dibandingkan anak-anak berusia serupa di tahun-tahun sebelumnya.

Penurunan fungsi penglihatan sejak dini bisa sangat merugikan, karena sulit untuk mengembalikan kondisi tersebut seperti sedia kala. Jika dibiarkan tanpa pengobatan, rabun jauh dapat meningkatkan risiko lepasnya retina, katarak, bahkan kebutaan.

Lalu, apa yang menyebabkan kasus mata minus anak meningkat di masa pandemi COVID-19? Ada 3 faktor yang berperan, yaitu:

  • Membaca dengan Jarak Terlalu Dekat

“Selama masa pandemi, sekolah menerapkan sistem belajar online. Anak akan menatap layar komputer atau laptop dalam waktu yang lama. Adanya paparan sinar layar laptop bisa meningkatkan risiko gangguan mata pada anak,” ujar dr. Reza Fahlevi, Sp.A.

  • Pencahayaan yang Kurang

Saat berada di sekolah, pencahayaan untuk belajar memang bisa terpenuhi dengan baik. Berbeda dengan di rumah, apalagi jika anak belajar di dalam kamar.

Hal tersebut juga bisa jadi alasan lainnya yang meningkatkan risiko rabun jauh pada anak selama pandemi COVID-19.

  • Kurangnya Nutrisi

Pandemi virus corona memang berdampak pada ekonomi keluarga. Akibatnya, beberapa keluarga kesulitan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi harian dengan baik.

Faktanya, mata membutuhkan nutrisi yang memadai untuk dapat berfungsi dengan optimal. Jika kebutuhan tersebut tidak terpenuhi, bukan tidak mungkin jika fungsi organ tersebut akan mengalami penurunan seiring waktu.

Artikel Lainnya: Belajar Online Saat Pandemi, Idealnya Berapa Jam Dalam Sehari?

2 dari 3

Tips Menjaga Kesehatan Mata saat Pandemi

Tips Menjaga Kesehatan Mata saat Pandemi
loading

Guna menurunkan risiko mata minus pada anak saat pandemi, berikut ini beberapa cara yang bisa dicoba:

  • Mengatur posisi duduk belajar anak dengan baik. Pastikan anak duduk tegak dan punya jarak minimal 30 centimeter dari layar komputer atau laptop.
  • Gunakan kacamata jika anak memang sudah memiliki mata minus. Hal ini dilakukan agar kondisi mata minus anak tidak bertambah parah.
  • Penuhi asupan gizi anak secara seimbang, terutama makanan yang mengandung vitamin A. Anda bisa memberikan anak camilan buah atau sayur yang sudah direbus atau kukus.
  • Pastikan anak memiliki pencahayaan yang optimal saat sedang belajar online. Anak bisa belajar di ruang tamu, dengan pencahayaan baik. Jika ingin belajar di kamar, pastikan mengatur ruangan dengan baik agar pencahayaan tetap optimal.
  • Batasi waktu anak bermain gawai. Hindari terlalu lama, agar mata anak tidak mudah lelah.
  • Pastikan anak punya waktu tidur yang cukup, agar indra penglihatan bisa beristirahat dan beregenerasi secara optimal.
  • Berkonsultasi kepada dokter untuk mendapatkan suplemen penunjang fungsi penglihatan anak jika diperlukan.
Baca Juga

Turunkan risiko mata minus pada anak saat pandemi COVID-19 dengan menerapkan tips-tips di atas. Jika Anda butuh bantuan atau ingin tahu lebih detail tentang cara menjaga kesehatan mata saat pandemi, silakan berkonsultasi kepada dokter melalui LiveChat 24 jam atau di aplikasi KlikDokter.

(NB/JKT)

KONSULTASI LEBIH LANJUT

avatar

dr. Andika, Sp. A

Spesialis Anak
wallet
Rp. 50.000
avatar

dr. Nofiyanty Nicolas, Sp.A

Spesialis Anak
wallet
Rp. 50.000
avatar

dr. Leksmana Hidayatullah, Sp. A, M.Biomed

Spesialis Anak
wallet
Rp. 50.000

ARTIKEL TERKAIT

Emotional Child Abused, Apa Dampaknya Terhadap Anak?

Info Sehat
10 Mar

Tips Menasihati Teman Anak yang Jahil

Info Sehat
09 Mar

Alergi Susu Bikin Anak Biduran, Ini Solusinya

Info Sehat
08 Mar

Cara Menjelaskan Poligami kepada Anak

Info Sehat
07 Mar

Ini Jenis Susu yang Aman Dikonsumsi saat Anak Diare

Info Sehat
05 Mar

REAKSI ANDA

0 KOMENTAR

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk
livechat