8 Tanda dan Gerakan Bayi Menjelang Persalinan
search

Hal yang Dilakukan Bayi di Kandungan Menjelang Persalinan

Ada banyak hal yang dilakukan bayi di perut bumil ketika ia hendak dilahirkan. Penasaran apa saja gerakan bayi menjelang persalinan? Yuk, cek di sini!
Hal yang Dilakukan Bayi di Kandungan Menjelang Persalinan

Klikdokter.com, Jakarta Momen persalinan bukan sekadar apa yang dirasakan bumil dan tindakan dari dokter atau bidan. Proses tersebut juga ditandai oleh beberapa gerakan bayi menjelang persalinan, khususnya pada 24 jam sebelum kelahirannya. 

Bagi Anda calon orangtua, ketahuilah hal ini dengan baik. Tujuannya, agar Anda bisa mengetahui risiko masalah atau bagian paling krusial hingga menyakitkan. 

Tak perlu berlama-lama lagi, inilah beberapa tanda gerakan janin menjelang persalinan:

1. Detak Jantung Bayi Meningkat

Pemantauan detak jantung bayi akan terus dilakukan oleh dokter dan perawat menjelang proses persalinan. Pasalnya, terkadang bayi mengalami kesulitan dengan seluruh proses. 

Pemantauan detak jantung dapat membantu dokter mendeteksi adanya kebutuhan untuk caesar darurat. Menurut dr. Dyah Novita Anggraini, tanda-tanda yang diberikan oleh jantung bayi sangat krusial. 

“Apabila detaknya terlalu cepat atau lemah, kemungkinan terdapat gangguan di dalam rahim ibu,” terang dokter yang kerap disapa dr. Vita itu.

Namun, detak jantung bayi tidak akan konsisten sepanjang waktu. Sama seperti detak jantung ibu, detak jantung bayi akan naik selama masa aktif dan turun pada masa istirahat. Kisaran normalnya yaitu 110-160 denyut per menit. 

Artikel Lainnya: Bagaimana Bayi Bernapas dalam Rahim?

1 dari 4

2. Bayi Berlatih Bernapas

Bayi Berlatih Bernapas
loading

Bayi akan melakukan banyak hal selama trimester ketiga berlangsung, termasuk melatih pernapasan. Bayi akan mencoba mengambil cairan ketuban di hidung dan mulutnya. 

Saat bayi berada di dalam rahim, ia memang belum bisa menghirup udara dengan tepat. Jadi, ia mendapatkan oksigen dari darah ibunya yang mengalir dari plasenta melalui tali pusar. 

Kadar oksigen bayi bergantung pada ibu. Ketika hendak melahirkan, kadar oksigen ibu biasanya agak turun. Hal ini sebenarnya bukan masalah besar, karena hampir semua orang mengalami hal tersebut.

Namun, ibu harus memikirkan keselamatan bayinya ketika ia akan dilahirkan. Itulah mengapa, penting bagi ibu untuk tetap melakukan teknik pernapasan yang berpola agar bayi tetap mendapatkan oksigennya. 

3. Bayi Mulai Turun dan Mencari Jalan Lahir

Ketika bayi mulai turun, secara fisik kita akan melihat perut ibu hamil semakin besar ke bawah. 

Bagi bayi, kondisi tersebut seperti berada di panggul dan menjadi tanda bahwa waktu di dalam rahim akan berakhir. 

Bayi akan menggunakan kepalanya untuk berputar. Dokter Vita menjelaskan, pada gerakan inilah para ibu akan merasakan sakit. 

Tekanan dari kepala bayi menyebabkan leher rahim menipis. Jadi, lendir juga banyak keluar dari vagina. 

Artikel Lainnya: 7 Fakta Menarik tentang Ari-ari Bayi

2 dari 4

4. Gerakan Bayi Mulai Tidak Terlalu Aktif

Gerakan Bayi Mulai Tidak Terlalu Aktif
loading

Sebelum menemukan dan masuk ke jalurnya, gerakan janin menjelang persalinan akan cukup aktif. 

Saat ia sudah berhasil menemukan dan masuk ke jalur lahir, hal yang terjadi justru sebaliknya. 

“Apabila bayi sudah masuk ke pintu atas panggul ibu, gerakan si bayi sudah tidak terlalu banyak. Kenapa? Karena ia tidak bisa ke mana-mana lagi,” terang dr. Vita.

Ia menambahkan, “Gerakan bayi hanya satu arah ke bawah dan bersiap melewati jalan lahir. Area jalan lahir juga semakin sempit karena ukuran janin sudah besar.”

5. Bayi Bereaksi terhadap Hormon Ibu

Mendekati waktu dan saat proses persalinan berlangsung, tubuh ibu akan melepaskan banyak hormon yang berbeda di tahapan yang berbeda pula. 

Hormon-hormon tersebut membantu tubuh bereaksi dengan cara tertentu. Karena bayi berbagi tubuh yang sama, ia juga dapat merasakannya. 

Misalnya, pada awal persalinan, ibu akan melepaskan oksitosin yang membantu bayi merasa relaks dan bahagia. 

Stres saat melahirkan juga menyebabkan pelepasan kortisol dan adrenalin. Kedua hormon tersebut akan membuat bayi ikut stres dan tidak nyaman. 

6. Bayi Menangis dan Bertemu Ibunya

Setelah bayi berhasil melewati jalur lahirnya dan merasakan hormon ibu, ia akan menangis untuk pertama kalinya di luar rahim. 

Tak berhenti di situ, momen ini juga jadi pertemuan pertama bagi ibu dan anak kandungnya, 

Hal yang luar biasa bagi bayi adalah ia sudah bisa mengenal ibunya. Ia akan beralih ke suara yang dipelajarinya di dalam rahim. Bahkan, ia juga mengenali aroma ibunya. 

Saat lahir, penglihatan bayi memang belum berkembang sepenuhnya. Tetapi, ia dapat melihat dengan sempurna jarak dari payudara ibunya ke wajahnya.

Artikel Lainnya: Mengenal Ragam Posisi Janin, Mana yang Perlu Diwaspadai?

3 dari 4

7. Bayi Belajar Mendengar Semuanya

Bayi Belajar Mendengar Semuanya
loading

Telinga mungil bayi berkembang lebih awal. Oleh sebab itu, ia bisa membedakan suara sejak dini. Faktanya, tepat setelah lahir, bayi akan menoleh ke arah suara ibunya. 

Ia juga mulai bereaksi terhadap ayah atau siapa pun yang sering berada di sekitar ibunya. 

8. Bayi Kembali Tertidur

Selama 24 jam sebelum dilahirkan hingga akhirnya lahir ke dunia, bayi mengalami beragam hal dan mengeluarkan banyak energi. Alhasil, semua itu membuat ia lelah dan mengantuk. 

Kebiasaan bayi tertidur juga sudah dilakukannya sejak ia mencari jalan lahir. Ya, bergerak mencari jalan lahir ternyata proses yang cukup melelahkan buat seorang bayi. 

Setelah memiliki energi yang cukup, ia akan aktif bergerak dan mencari jalannya lagi. Kondisi tersebut pada akhirnya menciptakan kontraksi yang kuat dan konstan untuk ibu.

Kini, Anda sudah mengetahui apa saja hal dan gerakan bayi menjelang persalinan sampai akhirnya lahir ke dunia. 

Jangan lupa untuk mengenali tanda-tanda akan melahirkan lainnya, seperti kontraksi, muncul bercak darah, dan pecah air ketuban. 

Baca Juga

Lalu, rumah sakit untuk bersalin harus sudah ditentukan. Barang bawaan mesti disiapkan, khususnya pakaian ibu, bra menyusui, dan baju cadangan bayi. Mintalah bantuan suami dan keluarga untuk membantu Anda.

Bila ada pertanyaan seputar proses melahirkan, konsultasikan kepada dokter kandungan kami lewat fitur LiveChat di aplikasi Klikdokter. Anda juga bisa menggunakan Kalender Kehamilan untuk mengetahui tahap kehamilan.

(FR/AYU)

KONSULTASI LEBIH LANJUT

avatar

dr. Ika Wiraswesty Ciptaningdiah, M Biomed Sp. OG

Spesialis Kebidanan dan Kandungan
wallet
Rp. 50.000
avatar

dr. Astrina Supandy, Sp. OG

Spesialis Kebidanan dan Kandungan
wallet
Rp. 50.000
avatar

dr. Febrie Kesuma Wardana, Sp. OG

Spesialis Kebidanan dan Kandungan
wallet
Rp. 50.000

ARTIKEL TERKAIT

Aturan Penggunaan Obat Pelunak Leher Rahim dalam Persalinan

Info Sehat
12 Mar

Kenali Gejala Sindrom Bayi Putus Obat dan Penanganannya

Info Sehat
06 Mar

Persiapan dan Prosedur Melahirkan untuk Ibu yang Positif COVID-19

Info Sehat
01 Mar

Rasa Sakit Melahirkan Ternyata Bisa Kalah dengan Kondisi Ini

Info Sehat
28 Feb

Harlequin Ichthyosis, Kelainan Kulit Langka Akibat Mutasi Genetik

Info Sehat
20 Feb

REAKSI ANDA

0 KOMENTAR

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk
livechat