Pantat Sering Kesemutan, Awas Piriformis Syndrome!
search

Pantat Kesemutan dan Mati Rasa, Awas Piriformis Syndrome!

Jangan remehkan rasa tidak nyaman di pantat Anda. Sebab, sering mengalami bokong kesemutan bisa menjadi pertanda piriformis syndrome. Kenali dan waspadai!
Pantat Kesemutan dan Mati Rasa, Awas Piriformis Syndrome!

Klikdokter.com, Jakarta Semenjak school atau work from home, ada saja keluhan-keluhan yang dirasakan pada tubuh. Bukan hanya masalah berat badan, tapi tubuh dan mata pun rasanya pegal karena terlalu lama duduk menatap laptop.

Bicara soal keluhan semacam itu, pantat kesemutan juga bisa jadi salah satu kondisi yang akhir-akhir banyak dikeluhkan. Awalnya, kondisi tersebut dianggap biasa. Tapi, lama-kelamaan, kenapa pantat makin mati rasa?

Kalau sudah seperti itu, mungkin Anda perlu waspada. Sebab, ada satu kondisi medis yang ditandai dengan kesemutan pada bokong, yakni piriformis syndrome.

1 dari 3

Apa Itu Piriformis Syndrome?

Apa Itu Piriformis Syndrome?
loading

Piriformis syndrome adalah penyakit yang terjadi di otot piriformis, yakni otot bokong yang tak jauh dari persendian pinggul. Fungsi dari otot tersebut adalah menjaga keseimbangan dan menggerakkan tubuh bagian bawah. Otot piriformis dapat meradang apabila mendapat tekanan berlebih.

Salah satu hal yang menjadi penyebab piriformis syndrome adalah kebiasaan duduk terlalu lama. Ada pula faktor lain yang turut meningkatkan risiko kondisi tersebut, yaitu:

  • Terjatuh dan terbentur keras
  • Kecelakaan
  • Mengalami luka tusuk
  • Memutar pinggul secara tiba-tiba
  • Sering naik turun tangga
  • Terlalu lama berlari
  • Sering mengangkat beban berat
  • Memaksakan diri melakukan olahraga berat

Pada kasus piriformis syndrome, gejala yang terjadi tak hanya bokong geringgingan. Penderita juga bisa mengeluhkan sensasi mati rasa yang menjalar hingga ke tungkai, dan terasa nyeri saat duduk atau bergerak.

“Sebenarnya, gejala yang paling khas dari sindrom piriformis itu kesemutan atau kebas. Ketika ada rasa nyeri hebat, ada kemungkinan itu mengarah ke saraf terjepit,” tegas dr. Arina Heidyana.

Artikel Lainnya: Ketahui Penyebab Kesemutan Saat Olahraga

2 dari 3

Pantat Kesemutan, Kapan Harus Periksa ke Dokter?

Pantat Kesemutan, Kapan Harus Periksa ke Dokter?
loading

Ketika peradangan otot bokong memberikan gejala kesemutan yang cukup intens, lama-kelamaan rasa nyeri akan timbul. Untuk meredakan rasa nyeri, dr. Arina menyarankan sejumlah pertolongan pertama yang bisa dilakukan di rumah, yaitu:

  • Melakukan peregangan secara rutin
  • Berikan kompres hangat
  • Konsumsi obat antinyeri yang dijual bebas, seperti parasetamol atau ibuprofen
  • Gunakan alas atau bantalan duduk yang nyaman

Apabila semua itu sudah dilakukan dan gejalanya tak membaik, sebaiknya Anda segera memeriksakan diri ke dokter untuk diagnosis lebih lanjut.

Pasien akan diperiksa secara menyeluruh, dan diwawancarai terkait riwayat penyakit maupun aktivitas sehari-hari. Selain itu, dokter juga mungkin akan meminta pasien melakukan sejumlah gerakan guna memastikan bagian mana saja yang bermasalah.

Artikel Lainnya: Penis Tiba-Tiba Kesemutan Saat Bercinta? Jangan-Jangan, Ini Sebabnya!

Pemeriksaan CT scan dan MRI (magnetic resonance imaging) juga kadang diperlukan sebagai penunjang guna memastikan diagnosis pada pasien.

Jika diagnosis sindrom piriformis sudah dipastikan, dokter akan meresepkan obat untuk meregangkan sekaligus melemaskan otot yang kaku. Suntikan kortikosteroid serta terapi listrik tegangan rendah juga ampuh untuk mengatasi nyeri dan radang di area bokong hingga tungkai.

Bagi pasien yang telanjur susah bergerak, fisioterapi juga bisa menjadi solusinya. Untuk mempercepat proses penyembuhan dan meminimalkan kekambuhan, terapi rumahan yang sempat dilakukan sebelumnya bisa dilanjutkan kembali.

Tak cukup hanya dengan itu, penderita piriformis syndrome juga perlu membatasi waktu duduk. Penderita dapat belajar atau bekerja sambil berdiri, lalu kembali duduk. Lakukan secara berkala agar otot piriformis tidak mendapat tekanan berlebih.

Lantas, apa jadinya jika pantat kesemutan tak segera diobati? Faktanya, piriformis syndrome yang tak segera ditangani dapat menyebabkan komplikasi berupa drop foot. Kondisi ini membuat pasien tak bisa mengangkat telapak kaki bagian depan.

Baca Juga

Bokong kebas dan kesemutan dapat menjadi tanda sindrom piriformis. Jika Anda sering mengalami keluhan tersebut, sebaiknya segera periksakan lebih lanjut kepada dokter agar bisa segera terobati.

Jika terlanjur sulit berjalan lantaran piriformis sindrom yang terlalu parah, lakukanlah konsultasi secara online dengan memanfaatkan layanan LiveChat 24 jam atau di aplikasi KlikDokter.

(NB/JKT)

KONSULTASI LEBIH LANJUT

avatar

dr. Dyah Novita Anggraini

Dokter Umum
wallet
Rp. 20.000
avatar

dr. Rommi Rusfiandhi, MKK

Dokter Umum
wallet
Rp. 20.000

ARTIKEL TERKAIT

Tips Meredakan Nyeri Otot Setelah Berolahraga

Info Sehat
20 Feb

Posisi Sama Terlalu Lama, Kegiatan Ini Bisa Picu Kram, Kebas, dan Kesemutan

Info Sehat
20 Nov

Ketahui Penyebab Kesemutan Saat Olahraga

Info Sehat
04 Nov

Sering Kebas Kesemutan? Awas Kekurangan Vitamin Neurotropik!

Info Sehat
05 Okt

Jangan Abaikan, Ini Penyebab Tangan Sering Kesemutan

Info Sehat
29 Sep

REAKSI ANDA

0 KOMENTAR

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk
livechat