Awas, Krim Pemutih Wajah Bisa Sebabkan Telangiektasis
searchtext customer service

Penggunaan Krim Kulit yang Salah Bisa Sebabkan Telangiectasia

Jangan asal pakai produk krim kulit. Telangiectasia bisa muncul dan mengganggu penampilan kulit wajah. Ketahui selengkapnya di sini.
Penggunaan Krim Kulit yang Salah Bisa Sebabkan Telangiectasia

Klikdokter.com, Jakarta Kegunaan krim kulit sangat penting untuk kecantikan. Tidak hanya melembapkan, berbagai jenis krim wajah juga dapat mengatasi beragam masalah kulit.

Namun waspada, salah pakai krim kulit justru bisa menyebabkan telangiectasia atau telangiektasis. Kondisi kulit apakah ini? 

 

1 dari 4

Kenali Telangiektasis serta Gejala dan Penyebabnya

Kenali Telangiektasis serta Gejala dan Penyebabnya
loading

Bila wajah terdapat bercak merah kecil yang terlihat seperti pembuluh darah, bisa jadi Anda mengalami telangiectasia.

Kondisi ini terjadi ketika venula melebar (pembuluh darah kecil) dan menyebabkan garis atau pola merah seperti benang pada kulit.

Pola yang terbentuk bisa menyebar atau berkelompok, tergantung dari tingkat keparahan telangiectasia.

Telangiektasis sering terjadi di area yang mudah terlihat, seperti bibir, hidung, mata, jari, dan pipi. Meski tidak berbahaya, telangiektasis bisa mengganggu tampilan kulit wajah.

Selain itu, telangiectasia juga bisa menjadi tanda Anda mengalami hereditary hemorrhagic telangiectasia (HHT), yaitu kondisi genetik langka yang mengancam nyawa.

Artikel Lainnya: Amankah Anak Terus-menerus Menggunakan Salep untuk Atasi Alergi?

Adapun beberapa gejala telangiektasis yang tidak berbahaya yaitu:

  • Nyeri ringan di area telangiectasia.
  • Pola atau bentuk telangiectasia terlihat seperti benang.
  • Sesekali mengalami rasa gatal ringan.

Sedangkan, gejala yang menyertai kalau mengalami HHT yaitu:

  • Mimisan.
  • Sesak napas.
  • Muncul darah di tinja.
  • Kejang.
  • Stroke ringan.

Beberapa penyebab munculnya telangiectasia antara lain:

  • Kecanduan alkohol berlebihan karena bisa mengganggu aliran darah di dalam pembuluh darah.
  • Usia yang semakin menua.
  • Tekanan berlebihan saat kehamilan.
  • Rosacea.
  • Terlalu sering mengonsumsi obat kortikosteroid (membuat kulit menjadi lebih tipis sehingga pembuluh darah di wajah lebih terlihat).
  • Dermatomiositis.

Artikel Lainnya: Pakai Alat Vacum Komedo Efektif atau Bahaya?

2 dari 4

Bagaimana Penggunaan Krim Picu Telangiectasia?

Bagaimana Penggunaan Krim Picu Telangiectasia?
loading

Rupanya, penggunaan krim pemutih wajah yang salah juga bisa menyebabkan munculnya telangiectasia.

Dokter Dyah Novita Anggraini menjelaskan, krim wajah mengandung kortikosteroid bisa meningkatkan risiko telangiectasia.

Kortikosteroid sendiri adalah obat yang mengandung hormon steroid untuk menambah hormon steroid di dalam tubuh bila diperlukan.

Obat ini juga berfungsi untuk meredakan peradangan dan menekan kerja sistem imunitas di dalam tubuh.

Obat kortikosteroid memang dikatakan bisa menyembuhkan banyak penyakit. Tapi, jika dipakai dalam jangka panjang dan berlebihan, maka akan ada efek samping yang muncul seperti telangiektasis.

Berdasarkan sebuah penelitian, peneliti melakukan studi kepada beberapa orang yang menggunakan krim wajah dengan kandungan kortikosteroid.

Hasilnya, analisis statistik menunjukkan ada hubungan antara penggunaan krim kortikosteroid dengan kemunculan telangiectasia.

Kesimpulannya, penggunaan krim pemutih wajah mengandung kortikosteroid memang bisa meningkatkan risiko terjadinya telangiektasis.

Artikel Lainnya: Bisakah Krim Kulit Dipakai untuk Mengatasi Dermatitis Atopik?

3 dari 4

Bagaimana Penanganannya?

Berkonsultasi dengan Dokter Mengenai Penanganan Telangiektasis
loading

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi telangiektasis, yakni:

  • Terapi Laser

“Pilihan yang bisa dilakukan untuk mengatasi telangiectasia adalah melakukan terapi laser. Terapi ini nantinya akan menargetkan laser khusus ke pembuluh darah yang melebar. Metode ini bisa membuat telangiectasia jadi memudar dan hilang,” jelas dr. Dyah Novita.

  • Operasi

Menurut dr. Dyah Novita, pilihan lain yang bisa dilakukan untuk menghilangkan telangiectasia adalah operasi.

Hanya saja, tindakan ini membutuhkan biaya besar dan ada efek samping seperti nyeri di bekas luka operasi.

  • Skleroterapi

Prosedur ini bertujuan untuk menutup pembuluh darah dengan cara menyuntikkan air garam dan obat-obatan lainnya.

Baca Juga

Jadi, jangan sembarangan membeli dan menggunakan krim kecantikan, ya. Teliti sebelum memakai produk, khususnya dalam hal kandungan atau komposisinya.

Bila Anda mengalami telangiektasis atau keluhan serupa, jangan ragu untuk berkonsultasi ke dokter spesialis kulit di LiveChat Klikdokter.

(FR/AYU)

KONSULTASI LEBIH LANJUT

avatar

dr. Irwan Junawanto,SpKK

Spesialis Kulit dan Kelamin
wallet
Rp. 30.000
avatar

dr. Febrina T Kurniasih, M. Ked(DV), Sp. DV

Spesialis Kulit dan Kelamin
wallet
Rp. 30.000
avatar

dr. Hari Darmawan, Sp.KK

Spesialis Kulit dan Kelamin
wallet
Rp. 50.000

ARTIKEL TERKAIT

Sedang Tren, Ini Manfaat Bubble Mask untuk Kulit Wajah

Info Sehat
27 Mar

Cara Menebalkan Bibir dengan Sedot Botol, Amankah?

Info Sehat
24 Mar

Manfaat Dermaplaning untuk Kecantikan Kulit Wajah

Info Sehat
23 Mar

Manfaat Daun Pandan untuk Kecantikan Kulit Anda

Info Sehat
17 Mar

Filler Payudara, Amankah dilakukan?

Info Sehat
11 Mar

REAKSI ANDA

0 KOMENTAR

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk
livechat