Arti Protein Urine Positif 1 pada Ibu Hamil
search

Terdeteksi Protein Positif 1 di Hasil Cek Kehamilan, Apa Artinya?

Rasa bingung muncul setelah Anda melihat hasil pemeriksaan. Apa, ya, arti protein urine positif 1 pada ibu hamil? Apakah itu mesti dikhawatirkan?
Terdeteksi Protein Positif 1 di Hasil Cek Kehamilan, Apa Artinya?

Klikdokter.com, Jakarta Sebagai wanita yang tengah mengandung, tentunya Anda tak ingin ada hal-hal “aneh” yang terdeteksi dari pemeriksaan kehamilan di rumah sakit. Sayangnya, keinginan tersebut tak bisa selalu tercapai.

Pasalnya, lewat kertas pemeriksaan, urine Anda bisa saja terdeteksi mengandung protein! Lantas, apa sebenarnya arti dan bahaya protein urine positif 1 bagi ibu hamil?

1 dari 3

Penyebab Protein Urine Positif pada Ibu Hamil

Penyebab Protein Urine Positif pada Ibu Hamil
loading

Menurut dr. Dyah Novita Anggraini, adanya protein dalam urine saat hamil bisa disebabkan oleh beberapa hal, yaitu:

  1. Dehidrasi

Saat cairan tidak mencukupi, sulit untuk mengalirkan nutrisi ke seluruh tubuh. Alhasil, organ ginjal kembali mengambil protein yang tidak tersalurkan, mengendap, dan terdeteksi di urine.

Bumil juga akan merasa lemas, sakit kepala, dan air kencingnya berwarna agak gelap jika mengalami dehidrasi

  1. Infeksi Saluran Kemih

Pemicu infeksi saluran kemih adalah bakteri yang masuk saluran kemih lewat lubang kencing. Wanita hamil kerap mengalami masalah ini. 

Biasanya, bumil akan mengalami gejala berupa nyeri dan tak tuntas saat kencing serta sakit di perut bawah.

Agar tak terjadi kerusakan ginjal, bumil harus mengatasinya dengan antibiotik dari dokter. 

Untuk mencegahnya, bumil bisa memperbanyak minum air putih dan menjaga kebersihan organ intim. 

Artikel Lainnya: Testpack Positif, Apakah Pasti Hamil?

  1. Penyakit Ginjal

Jenis penyakit ginjal sebenarnya ada banyak, misalnya gagal ginjal akut dan kronis, batu ginjal, infeksi ginjal, serta ginjal polikistik. 

Jika protein urine positif 1 pada ibu hamil terdeteksi sebelum usia kandungan 20 minggu, hal tersebut dinamakan proteinuria kronis. Kondisi itu disebabkan oleh masalah ginjal yang sudah ada jauh sebelumnya. 

Selain itu, ada bagian bagian ginjal yang bertugas menyaring zat sisa, yaitu glomerulonephritis. 

Jika bagian itu meradang, glomeruli tidak mampu menyerap protein dan malah masuk ke air kencing.

  1. Tanda Preeklampsia 

Umumnya, terdeteksi protein di dalam urine juga berbarengan dengan tingginya tekanan darah bumil atau dikenal dengan kondisi preeklampsia.

Masalah kesehatan ini juga memengaruhi kemampuan organ ginjal dalam menyaring protein.

  1. Sindrom HELLP

Dokter Dyah Novita menjelaskan, “H dalam sindrom HELLP itu artinya hemolisis. Hal tersebut merupakan kerusakan atau hancurnya sel darah merah yang bertugas mengangkut oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh.”

“Sedangkan EL, artinya elevated liver enzymes. Kondisi ini menandakan peningkatan kadar enzim yang dihasilkan organ hati akibat gangguan fungsi hati. Lalu LP artinya low platelets count. Itu adalah kondisi rendahnya kadar keping darah atau trombosit yang berperan dalam membekukan darah,” tambahnya.

Artikel Lainnya: Bisakah Lakukan Tes Kehamilan dengan Baking Soda?

2 dari 3

Bahaya Protein Urine Positif 1 bagi Ibu Hamil

Bahaya Protein Urine Positif 1 bagi Ibu Hamil
loading

Anda mungkin tidak merasakan gejala protein dalam urine Anda. Namun, beberapa gejala ini umum dirasakan bumil yang protein urine positif 1:

  • Bengkak di pergelangan kaki, pergelangan tangan, atau mata. 
  • Sensasi terbakar saat buang air kecil.
  • Urine berbusa atau berwarna cokelat.

Apabila protein terdeteksi berbarengan dengan naiknya tekanan darah, tenaga medis yang kerap disapa dr. Vita itu menegaskan bahwa ibu hamil harus waspada. 

Pasalnya, hal itu bisa memicu ibu hamil mengalami kejang dan berujung pada penurunan kesadaran. 

Artikel Lainnya: Kencing Berbusa saat Hamil? Waspadai Preeklampsia

Bukan tak mungkin nyawa ibu yang menjadi taruhannya. Evakuasi janin perlu dilakukan jika kejang sudah terjadi.

Bayi juga rentan lahir prematur, mengalami gangguan pertumbuhan, pernapasan, serta penyakit metabolik di kemudian hari. 

Kematian janin juga bisa mengintai jika protein terdeteksi bersamaan dengan tekanan darah ibu yang tidak terkontrol.

“Untuk mencegah kemungkinan-kemungkinan buruk tadi, dokter akan memberikan obat hipertensi dan bumil dianjurkan untuk bed rest. Dokter juga akan memantau rutin perkembangan ibu,” kata dr. Vita. 

Obat-obatan lain di luar hipertensi mungkin akan diberikan kepada bumil sesuai dengan penyebabnya. Ibu dianjurkan untuk belajar mengelola stres agar kondisi kesehatannya tidak semakin drop.

Baca Juga

Kini, Anda sudah mengetahui arti, penyebab, dan bahaya protein urine positif 1 bagi ibu hamil. 

Untuk pertanyaan lain seputar kandungan, konsultasikan pada dokter kami lewat fitur LiveChat di aplikasi Klikdokter

(HNS/AYU)

KONSULTASI LEBIH LANJUT

avatar

dr. Daniel, Sp.OG

Spesialis Kebidanan dan Kandungan
wallet
Rp. 25.000
avatar

dr. Astrina Supandy, Sp. OG

Spesialis Kebidanan dan Kandungan
wallet
Rp. 50.000
avatar

dr. Bambang Eko Winarno, Sp. OG

Spesialis Kebidanan dan Kandungan
wallet
Rp. 50.000

ARTIKEL TERKAIT

Manfaat Daun Ubi untuk Ibu Hamil

Info Sehat
30 Mar

Penyebab Terjadinya Hidden Twins dan Pengaruhnya pada Janin

Info Sehat
27 Mar

Manfaat Buah Persik untuk Ibu Hamil

Info Sehat
25 Mar

Berhubungan Intim Agar Cepat Kontraksi, Apakah Aman dan Efektif?

Info Sehat
23 Mar

Manfaat Aprikot untuk Kesehatan Ibu Hamil dan Janin

Info Sehat
22 Mar

REAKSI ANDA

5 KOMENTAR

Avatar
Devi yuningsih
3 Bulan Lalu

tapi sekerang aku kalau pagi mual mual bdn lemes kepala pusing

Avatar
Devi yuningsih
3 Bulan Lalu

asalammualaiku.maaf mau bertanda bu dokter saya kan hed tanggal 5 menjelang pernikahan selesai hed tuh tgl 10 itu masa subur apa gk yah

Avatar
sarmila
3 Bulan Lalu

Mf mau brtnya

Avatar
sarmila
3 Bulan Lalu

Mf mau brtnya

Avatar
sarmila
3 Bulan Lalu

Assalamualaikum

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk
livechat