Catat! Ini 8 Penyebab Umum Perceraian
searchtext customer service

Wajib Tahu, Hal Ini Bisa Jadi Penyebab Perceraian!

Kasus perceraian memang semakin meningkat seiring berjalannya waktu. Kira-kira, apa yang menjadi faktor perceraian menurut psikolog?
Wajib Tahu, Hal Ini Bisa Jadi Penyebab Perceraian!

Klikdokter.com, Jakarta Membina pernikahan sampai maut memisahkan, siapa yang tidak ingin? Rasanya pasti bahagia bisa menikah dengan satu orang yang sangat Anda cintai seumur hidup. Namun sayang, tidak semua kisah cinta berakhir seperti cerita dongeng.

Bahkan tidak sedikit dari pasangan menikah yang memutuskan untuk bercerai. Latar belakangnya bisa beragam. Berikut beberapa hal penyebab perceraian menurut psikolog Ikhsan Bella Persada, M. Psi:

1. Konflik yang Tidak Terselesaikan

Punya masalah yang itu-itu saja tanpa ada solusi akhir bisa membawa hubungan pada gerbang perceraian. 

Meski tergolong kecil.  Jika masalah tidak diselesaikan dengan baik, kondisi ini bisa membuat individu lelah dan gerah dengan sikap pasangan. 

“Yang menyebabkan masalah itu terjadi dan tidak selesai adalah hambatan atau masalah dalam komunikasi. Masing-masing pihak kurang bisa berkomunikasi atau mengomunikasikan perasaannya sendiri sehingga terjadilah miscommunication,” kata Ikhsan. 

2. Kebutuhan yang Tidak Terpenuhi 

Adanya kebutuhan-kebutuhan yang tak terpenuhi dan tidak dipenuhi oleh pasangan bisa jadi faktor penyebab perceraian. 

“Misalnya kebutuhan finansial, kebutuhan kasih sayang, atau kebutuhan akan pencapaian dari pasangan. Balik lagi, jika hal ini tidak bisa dikomunikasikan dengan baik, maka akan terjadi miss communication di mana kedua individu akan saling berasumsi dan akhirnya muncul konflik,” ujarnya.

Artikel Lainnya: Cara Memperbaiki Mental Anak Setelah Perceraian Orang Tua

1 dari 4

3. Perdebatan Terus-menerus

Perdebatan Terus-menerus
loading

Dari bertengkar soal pekerjaan rumah hingga berdebat tentang anak-anak, semuanya bisa membunuh hubungan pernikahan. 

Pasangan yang tampaknya terus bertengkar berulang kali bisa karena mereka merasa tidak didengarkan atau dihargai.

Banyak yang merasa sulit untuk melihat sudut pandang orang lain. Hal ini memicu banyak pertengkaran tanpa pernah mencapai solusi. 

4. Kenaikan Berat Badan 

Hal ini mungkin terlihat aneh, tetapi penambahan berat badan juga merupakan salah satu penyebab utama perceraian.

Dilansir dari Marriage, dalam beberapa kasus, kenaikan berat badan yang signifikan menyebabkan pasangan menjadi kurang tertarik secara fisik. 

Sementara bagi orang lain, kenaikan berat badan berdampak pada harga diri mereka.

Hal-hal inilah yang bisa menyebabkan masalah keintiman dan bahkan dapat menjadi penyebab perceraian.

Artikel Lainnya: Kenali Dampak Psikologis dari Rebutan Hak Asuh Anak

2 dari 4

5. Pernikahan secara Paksa

Pernikahan secara Paksa
loading

“Pernikahan yang dilakukan secara paksa akibat budaya atau kepercayaan agama tertentu bisa membuat angka perceraian di suatu negara jadi meningkat,” tutur psikolog Ikhsan.

“Menikahlah dengan orang yang Anda sayang dan Anda kenal. Tapi jika Anda dipaksa menikah dengan orang yang baru saja dikenal, atau bahkan tidak diberi waktu untuk berkenalan, hal ini bisa jadi faktor lainnya untuk bercerai,” kata Ikhsan. 

6. Kekerasan Dalam Rumah Tangga 

Kekerasan dalam rumah tangga juga menjadi alasan lain banyak pasangan yang bercerai. 

Baik dari pihak laki-laki atau perempuan, keduanya sama-sama bisa melakukan tindak kekerasan secara fisik maupun mental.

Untuk menghindarinya, kenali pasangan Anda sedalam mungkin sebelum memutuskan menikah. 

7. Perselingkuhan

Perselingkuhan, baik karena mencari kepuasan seksual, kesenangan semata, atau alasan finansial, dapat memicu retaknya rumah tangga.

Ingat, sangat sulit untuk mendapatkan kembali rasa percaya pasangan yang terlanjur rusak akibat hadirnya orang ketiga. 

Artikel Lainnya: Perceraian Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung

3 dari 4

8. Tidak Siap Menikah

Tidak Siap Menikah
loading

Penyebab perceraian lainnya adalah belum siapnya mental seseorang untuk menikah. 

Beberapa penelitian menyebut bahwa pasangan yang bercerai di usia 20-an tahun mengaku mereka belum siap menikah.

Oleh karena itu, coba pikir dua kali ketika Anda memutuskan untuk menikah di usia muda. Ingat, rasa sayang saja tidak cukup untuk mempertahankan pernikahan. 

Baca Juga

Itulah beberapa penyebab utama perceraian menurut psikolog. Jika hubungan pernikahan Anda sedang berada di ujung tanduk, coba komunikasikan dengan baik agar hubungan pernikahan tetap terselamatkan. 

Anda membutuhkan saran psikolog terkait masalah dalam rumah tangga Anda? Manfaatkan layanan LiveChat dari Klikdokter untuk berkonsultasi langsung dengan para ahli.

(HNS/AYU)

KONSULTASI LEBIH LANJUT

avatar

Tengku Sheila Noor Faraza, S.Psi, M.Psi, Psikolog

Psikolog
wallet
Rp. 50.000
avatar

Cherla Tri Aztuti, S. Psi, M. Psi, Psikolog

Psikolog
wallet
Rp. 50.000
avatar

Mety Tri Nurnuzulawati, S.Psi., M.Psi, Psikolog

Psikolog
wallet
Rp. 25.000

ARTIKEL TERKAIT

Bertemu teman Lama, Ini Topik Obrolan Anti-Canggung Versi Psikolog

Info Sehat
21 Mar

Wanita, Ini Tips untuk Membuat Pria Merasa Dibutuhkan

Info Sehat
18 Mar

Benching, Menggantung Cinta yang Lebih Sadis dari PHP

Info Sehat
17 Mar

Penyebab Ghosting dari Kacamata Psikolog

Info Sehat
09 Mar

Tipe Calon Suami yang Berbahaya untuk Kesehatan Mental

Info Sehat
27 Feb

REAKSI ANDA

0 KOMENTAR

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk
livechat