search

Studi Terbaru: Golongan Darah Tak Pengaruhi Infeksi COVID-19

Sempat diinfokan, golongan darah tertentu rentan tertular COVID-19 dan bergejala berat. Kini, penelitian terbaru justru mengatakan sebaliknya!
Studi Terbaru: Golongan Darah Tak Pengaruhi Infeksi COVID-19

Klikdokter.com, Jakarta Virus SARS-CoV-2 yang menghasilkan penyakit COVID-19 memang masih menjadi hal baru yang masih terus diteliti para ilmuwan.

Karena itulah, hasil studi yang dikeluarkan sifatnya dinamis dan masih perlu dikembangkan lagi.

Kali ini, perubahan tersebut datang dari masalah infeksi virus corona dan golongan darah.

Sebelumnya, terdapat hasil studi yang melaporkan golongan darah A berpotensi tinggi terserang virus corona. Bahkan, gejala yang akan dirasakan akan jauh lebih berat ketimbang tipe darah lainnya.

Pasien yang meninggal di China pun paling banyak bergolongan darah A. Hal itu tentu membuat pemilik tipe darah tersebut cemas.

Pada tahun 2021, untung saja hasil studi di atas dibantah dan dikatakan terlalu cepat mengambil kesimpulan. Ilmuwan mencoba membuktikan, korban covid bukan hanya pemilik golongan darah A.

Artikel Lainnya: Periode Berisiko bagi Penyintas COVID-19: Sepuluh Hari Pertama Usai Sembuh

1 dari 3

Golongan Darah Memengaruhi Covid? Ternyata Tidak!

Golongan Darah Memengaruhi Covid? Ternyata Tidak!
loading

Dilansir dari WebMD, golongan darah, baik A, B, AB, maupun O, tidak ada sangkut pautnya dengan risiko tertular virus corona dengan gejala parah dan mematikan. Dulu, darah O bahkan sempat dikatakan lebih kebal dari virus itu.

Semua informasi terkait golongan darah dan virus corona berawal dari Negeri Tirai Bambu.

Tak cuma satu negara, beberapa negara lain seperti Italia dan Spanyol juga memiliki pendapat yang sama tentang hubungan blood type dengan coronavirus.

Namun, peneliti dari Denmark, Amerika Serikat (AS), dan negara lain justru memberikan hasil studi yang bertentangan.

Kondisi di atas langsung terbantahkan ketika peneliti melakukan tinjauan terhadap hampir 108.000 pasien di tiga negara bagian Amerika Serikat.

Dokter Amesh Adalja dari Johns Hopkins Center for Health Security, AS, mengatakan kita tidak bisa melabeli tipe darah tertentu sebagai sasaran empuk penyakit penyebab pandemi ini.

Untuk memperjelas, para peneliti yang dipimpin oleh Jeffrey Anderson dari Intermountain Medical Center Heart Institute di Murray, Utah, menganalisis data puluhan ribu pasien.

Artikel Lainnya: MedFact: Antibiotik Ampuh Obati Infeksi Virus Corona?

Dari data yang ada, hampir 11.500 dinyatakan positif virus corona dengan tipe darah yang random. Sedangkan, sisanya negatif.

Jenis darah tidak memainkan peran penting dalam risiko tertular covid. Pernyataan itu sudah disuarakan tanggal 5 April lalu di jurnal JAMA Network Open.

Sebelumnya, masyarakat dengan golongan darah tertentu menjadi takut dan cemas berlebih terhadap penularan virus corona. Padahal, tidak pernah ada perbedaan praktis antara kedua hal tersebut.

Temuan dari studi sebelumnya menunjukkan, statistik tidak sama dengan hubungan sebab-akibat.

Jika kebetulan di satu momen ada banyak tipe darah tertentu yang terinfeksi, maka bukan berarti golongan darah tersebut memiliki hubungan sebab-akibat dengan pencetusnya.

2 dari 3

Bila Bukan Blood Type, Apa yang Mesti Diwaspadai?

Bila Bukan Blood Type, Apa yang Mesti Diwaspadai?
loading

Dokter Devia Irine Putri berpendapat, “Sebenarnya, hubungan keduanya memang masih pro dan kontra. Di satu sisi, ada penelitian yang mengatakan dua hal tersebut berhubungan. Tapi, setelah dipelajari lebih dalam lagi, ternyata tidak berhubungan.”

Artikel Lainnya: Selain Diare, Gejala Virus Corona yang Menyerang Pencernaan

“Ada banyak faktor ‘X’ yang mungkin tidak kita ketahui dan menyebabkan hasil penelitiannya berbeda-beda. Namun, menurut saya pribadi sebagai dokter, tanpa melihat golongan darah pun sebenarnya setiap orang memang rentan terinfeksi COVID-19,” tambahnya.

“Faktor risiko virus corona lebih mengarah kepada mereka yang memiliki penyakit comorbid, daya tahan tubuh lemah, dan tidak taat protokol kesehatan. Jadi, yang perlu diwaspadai itu adalah daya tahan tubuhnya, bukan tipe darahnya,” ungkap dr. Devia.

Karena itulah, yang paling penting untuk dijaga sekarang adalah imunitas tubuh kita! Kalau Anda tidak memiliki penyakit bawaan, bukan berarti bisa bebas dari COVID-19 dan dapat melanggar protokol kesehatan.

Baca Juga

Tetap lakukan pola hidup sehat dan konsumsi suplemen bila diperlukan. Bila ada pertanyaan seputar infeksi virus corona, konsultasi ke dokter kami lewat fitur LiveChat di Klikdokter.

Jaga daya tahan tubuh Anda dengan memenuhi asupan sehat yang bisa dibeli lebih praktis di Belanja Sehat.

(FR/AYU)

ARTIKEL TERKAIT

Apa Itu Survivorship Bias di Masa Pandemi COVID-19?

Info Sehat
08 Apr

Terima Tipe Vaksin COVID-19 Berbeda, Adakah Efeknya?

Info Sehat
08 Apr

Apakah Vaksin COVID-19 Bisa Sebabkan Kaki Bengkak?

Info Sehat
07 Apr

Amankah Vaksinasi COVID-19 Saat Berpuasa?

Info Sehat
06 Apr

Diduga Kurangi Efektivitas Vaksin, Ketahui Virus Corona Eek

Info Sehat
06 Apr

REAKSI ANDA

0 KOMENTAR

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk
livechat