Bayi Lahir dengan 3 Penis, Kenali Triphallia
searchtext customer service

Bayi Lahir dengan Tiga Penis, Ketahui Kondisi Triphallia

Triphallia adalah kondisi ketika bayi lahir dengan 3 penis. Apa penyebabnya? Ketahui lebih lanjut soal jenis kelainan yang satu ini.
Bayi Lahir dengan Tiga Penis, Ketahui Kondisi Triphallia

Klikdokter.com, Jakarta Sebagai orangtua, pasti Anda ingin sang buah hati lahir dengan normal. Sayangnya, tidak semua bayi lahir dan tumbuh dengan semestinya.

Salah satu kondisi yang mungkin bisa terjadi adalah bayi lahir dengan tiga penis atau triphallia.

Kelainan penis ini merupakan kondisi langka yang dapat terjadi pada bayi. Ayah dan Ibu, mari ketahui lebih jauh soal triphallia menurut dokter spesialis anak berikut ini.

 

1 dari 3

Apa Itu Triphallia?

Bayi Lahir dengan Tiga Penis, Ketahui Kondisi Triphallia
loading

Triphallia atau yang juga bisa disebut supernumerary penis adalah kondisi ketika seorang bayi lahir dengan tiga penis.

Cara mengatasinya tidak semudah yang dipikirkan. Hal ini butuh perawatan medis intens, etika dan aturan, serta perawatan tertentu. 

Menurut studi dalam International Journal of Surgery Case Reports, triphallia adalah kelainan urogenital kongenital yang sangat langka.

Dalam kasus yang dilaporkan, orangtua sang anak menemukan dua tonjolan kulit di dasar skrotumnya dan dibawa ke dokter. Para dokter bingung ketika mereka menemukan bahwa itu adalah penis.

Artikel Lainnya: Waspadai Bila Testis Bayi Tidak Turun

Meski begitu, hanya ada satu penis yang memang berfungsi dan duanya lagi tidak. Karena itulah, dokter harus membuang kedua penis lainnya.

Kondisi ini sebenarnya tidak berbahaya, tetapi dapat menyebabkan komplikasi kesehatan.

Supernumerary penis atau triphallia dapat terjadi selama perkembangan embrio penis antara minggu ke-3 dan ke-6 kehamilan.

Selain itu, kondisi ini bisa juga terjadi selama proses migrasi ventral dan fusi anlagen mesodermal berpasangan pada minggu ke-15 kehamilan.

Mengenai penyebabnya, faktor obat-obatan dan infeksi dicurigai menjadi pemicu triphallia. Meski begitu, belum diketahui pasti apa penyebab pasti dari kelainan ini.

Menurut dr. Reza Fahlevi, Sp.A, triphallia masuk ke dalam kategori kelainan kongenital atau bawaan. Kondisi ini memang bisa terjadi saat ada masalah muncul ketika proses perkembangan genital.

2 dari 3

Apakah Triphalia Bisa Dicegah dan Diatasi?

Apakah Triphalia Bisa Dicegah dan Diatasi?
loading

Meski langka, bukan berarti triphallia tidak bisa diatasi dengan baik. Hanya saja, butuh metode pembedahan yang rumit dan perawatan intensif untuk mengatasinya.

Dokter Reza mengungkapkan, tidak sembarang dokter bisa melakukan pembedahan dalam kasus triphallia. Dokter spesialis urologi yang harus mengambil tindakan.

Artikel Lainnya: Mitos dan Fakta Seputar Tanda-tanda Jenis Kelamin Bayi

Lantas, bagaimana cara mencegah triphallia agar tidak terjadi pada bayi? Berikut penjelasan dr. Reza:

1. Mencukupi Nutrisi Selama Kehamilan

Meski belum diketahui pasti apakah triphallia terjadi karena kekurangan nutrisi selama kehamilan, dr. Reza tetap menyarankan untuk memenuhi asupan gizi hamil dengan baik.

Penuhilah asupan zat besi, asam folat, mineral, dan sebagainya. Selain mencegah triphallia, mencukupi kebutuhan nutrisi selama hamil juga bisa mencegah komplikasi kesehatan lainnya.

2. Jangan Sembarang Minum Obat

Ibu hamil juga dilarang minum obat sembarangan. Bahkan, obat yang diminum harus diresepkan dokter dan tidak bisa dibeli secara bebas.

Jangan ragu untuk periksa ke dokter kandungan bila merasa ada yang salah dengan kesehatan kehamilan.

Hindari minum obat sembarangan karena bisa saja berdampak pada kelainan genetik bayi di kemudian hari.

3. Menghindari Zat Berbahaya

“Selama kehamilan, ibu diminta untuk menghindari paparan zat kimia yang bisa beracun pada bayi dalam kandungan. Salah satu paparan yang sebaiknya dihindari adalah asap rokok, alkohol, dan radiasi,” ujar dr. Reza.

Artikel Lainnya: Validkah Prediksi Gender dari Gerakan Bayi dalam Perut?

4. Pola Hidup Sehat

Pola hidup sehat selama kehamilan tidak hanya dinilai dari asupan nutrisi yang Anda makan, tapi juga pola hidup sehari-hari. Misalnya, mencukupi waktu istirahat, mengelola stres, olahraga, dan sebagainya.

Segera lakukan relaksasi ketika stres datang. Lalu, rajinlah olahraga guna menunjang kesehatan ibu maupun bayi selama kehamilan.

Baca Juga

Rutinlah cek kandungan untuk mengetahui kondisi bayi di dalam kandungan. Dengan begitu, berbagai risiko kelainan diharapkan dapat dicegah dan dideteksi sejak dini.

Konsultasi ke dokter kandungan bisa lebih mudah dan cepat lewat LiveChat di Klikdokter. Anda juga bisa beli susu dan suplemen kehamilan secara praktis di Belanja Sehat.

(FR/AYU)

KONSULTASI LEBIH LANJUT

avatar

dr. Yanuar Saputra Widjaja, M. Kes, Sp. A

Spesialis Anak
wallet
Rp. 25.000
avatar

dr. Lianto Kurniawan Nyoto, Sp. A

Spesialis Anak
wallet
Rp. 50.000
avatar

dr. Verly Hosea, Sp. A

Spesialis Anak
wallet
Rp. 50.000

ARTIKEL TERKAIT

Bahaya Olahraga Angkat Beban Menggunakan Penis

Info Sehat
14 Apr

Perlukah Baby Walker untuk Melatih Anak Berjalan?

Info Sehat
12 Apr

Pilihan Makanan Pendamping ASI yang Bikin Bayi Tidur Lebih Nyenyak

Info Sehat
10 Apr

Cara Mencegah SIDS atau Kematian Mendadak Pada Bayi

Info Sehat
09 Apr

Tips Membersihkan Daki di Tubuh Bayi

Info Sehat
08 Apr

REAKSI ANDA

0 KOMENTAR

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk
livechat