Tindakan Medis untuk Mengatasi Gigi Berlubang Besar
searchtext customer service

Mengenal Perawatan Medis untuk Gigi Berlubang Besar

Gigi berlubang besar tak bisa ditambal dengan cara biasa. Kondisi ini mesti ditangani dengan cara khusus, agar keluhan tak melulu mengganggu. Simak fakta selengkapnya.
Mengenal Perawatan Medis untuk Gigi Berlubang Besar

Klikdokter.com, Jakarta Gigi berlubang diakibatkan dari munculnya plak yang menempel pada gigi. Plak gigi yang tidak dibersihkan, lama-kelamaan menyebabkan karies gigi. Jika karies gigi ini tidak segera ditangani, akan membuat struktur gigi rapuh dan terjadilah lubang pada gigi. 

Pada awalnya, gigi berlubang kecil dan tidak menyebabkan rasa sakit atau ngilu. Kadang-kadang juga ditandai dengan seringnya makanan tersangkut di area yang sama berulang kali. Namun, kondisi ini mungkin tidak terlalu mengganggu aktivitas sehari-hari, sehingga sering diabaikan.

Jika gigi berlubang kecil tidak diatasi, bisa berkembang menjadi gigi berlubang besar.  Kondisi ini pun akan menimbulkan keluhan berupa ngilu saat terkena minuman dingin, maupun sakit jika kemasukan makanan. 

Untuk mengetahui perawatan gigi berlubang yang sudah membesar, simak ulasan berikut ini. 

Artikel Lainnya: Kenali Penyebab Gigi Berlubang

Apa yang Harus Dilakukan Jika Gigi Sudah Berlubang Besar?

Apa yang Harus Dilakukan Jika Gigi Sudah Berlubang Besar?

Gigi yang dikatakan berlubang besar adalah yang lubangnya berukuran setengah atau lebih dari ukuran mahkota gigi. Untuk kasus yang satu ini, teknik penambalan biasa tidaklah cukup, karena gigi yang berlubang besar biasanya juga dalam. 

Gigi berlubang besar perlu ditambal dengan teknik khusus antara lain:

  • Inlay 

Inlay adalah jenis penambalan jika lubang gigi terdapat di antara tonjol gigi. Bisa menggunakan bahan composite, resin modified glassionomer, atau fiber reinforced composite filling.

  • Onlay

Onlay merupakan proses penambalan yang dilakukan jika terdapat satu atau lebih kerusakan pada tonjolan gigi. Biasanya tidak semua tonjolan gigi mengalami kerusakan, hanya sebagian saja. Masih bisa menggunakan bahan composite, resin modified glassionomer, atau fiber reinforced composite.

  • Overlay

Overlay adalah proses penambalan meliputi seluruh tonjolan gigi yang rusak, ketika dinding mahkota gigi masih dalam keadaan baik. Biasanya, tindakan ini menggunakan bahan metal atau composite yang dibuat oleh laboratorium gigi. 

  • Crown Gigi

Pilihan lainnya untuk perawatan gigi berlubang besar dan gigi patah lebih dari 1/3 ukuran mahkota gigi adalah dengan pembuatan crown gigi atau mahkota gigi. Namun teknik ini memerlukan pengasahan di sekeliling gigi. 

Mahkota gigi bisa menggunakan bahan seperti metal, metal porselen, full ceramic, dan zirconia. Pembuatannya juga dilakukan di laboratorium gigi, sehingga tidak bisa selesai dalam 1 kali kunjungan. 

Artikel Lainnya: Membiarkan Gigi Berlubang Terlalu Lama? Ini Akibatnya!

Apabila kondisi gigi sudah berlubang sangat besar, tidak menyisakan dinding mahkota gigi, dan hanya menyisakan akar gigi saja, sebaiknya gigi tersebut dicabut. Dokter akan membuatkan gigi tiruan untuk mengembalikan fungsi bicara, mengunyah, dan estetika.

Gigi yang tinggal akar saja atau gigi yang sudah mati, bila dibiarkan akan menjadi ‘bom waktu’. Ini karena lokasinya mudah sekali menjadi sumber infeksi banyaknya bakteri.  Kondisi tersebut kemudian berpotensi menimbulkan peradangan, yang memicu bengkak disertai rasa sakit. 

Cara Mencegah Gigi Berlubang Bertambah Besar

Cara Mencegah Gigi Berlubang Bertambah Besar

Agar gigi tidak mengalami masalah, seperti berlubang besar, maka kita perlu mencegahnya dengan cara, antara lain:

Artikel Lainnya: Gigi Berlubang, Segera Dicabut atau Cukup Dirawat?

  1. Selalu kontrol rutin ke dokter gigi minimal 6 bulan sekali. Dengan ini, lubang-lubang kecil akan terdeteksi secara dini, sehingga bisa langsung dilakukan penambalan dan lubang tidak bertambah besar.
  2. Perhatikan jika ada tanda-tanda seperti sering kemasukan makanan di satu area yang berulang-ulang. Hal ini bisa jadi menandakan sudah adanya lubang kecil yang tersembunyi dan belum menimbulkan rasa ngilu.
  3. Waspadai jika terdapat rasa ngilu spontan ketika Anda minum atau makan dengan suhu dingin atau cenderung panas. Rasa sensitif tersebut bisa menjadi tanda adanya lubang gigi kecil yang tersembunyi.
  4. Perhatikan jika ada bercak warna putih atau coklat di gigi. Biasanya, area yang mudah terlihat adalah di gigi depan. Hal ini menandakan sudah terbentuknya karies gigi dan masih bisa dilakukan perawatan supaya tidak terjadi lubang gigi.
  5. Segera ke dokter gigi jika mengalami gejala seperti rasa sakit saat kemasukan makanan. Begitu pula ketika rasa sakitnya bertahan selama beberapa menit, walaupun area tersebut sudah dibersihkan. Hal ini menandakan lubang gigi sudah lebih dalam.
Baca Juga

Jadi, jangan tunda untuk segera berobat ke dokter jika Anda mengalami tanda-tanda gigi berlubang besar seperti di atas. Ini supaya Anda tidak terus-menerus terganggu dan mengakibatkan biaya perawatan gigi berlubang menjadi mahal dan memakan waktu.

Gunakan fitur LiveChat di aplikasi KlikDokter untuk berkonsultasi lebih dalam terkait masalah gigi dan mulut lainnya. 

(PUT/NM)

KONSULTASI LEBIH LANJUT

avatar

drg. drg. Dhiyan Andre Prima Poetra

Dokter Gigi
wallet
Rp. 50.000
avatar

drg. Tika Prana Pramita, Sp. KG

Dokter Gigi Spesialis Konservasi Gigi
wallet
Rp. 50.000
avatar

drg. Max Johnson, Sp. BM

Dokter Gigi Spesialis Bedah Mulut
wallet
Rp. 50.000

ARTIKEL TERKAIT

Gigi Berlubang, Ditambal atau Dicabut?

Info Sehat
12 Apr

Ketahui Peran Air Liur dalam Mencegah Gigi Berlubang

Info Sehat
04 Feb

Perhatikan Ini agar Anak Terhindar dari Gigi Berlubang

Info Sehat
26 Jan

Sedotan, Solusi Aman untuk Cegah Noda Gigi?

Info Sehat
13 Jan

Adakah Pengaruh Gigi Berlubang terhadap Tes Kesehatan?

Info Sehat
19 Des

REAKSI ANDA

1 KOMENTAR

Avatar
Martunas hutagalung
1 Tahun Lalu

selamat siang dok...klau cabut gigi paling atas berapa y dok????

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk
livechat