Bolehkah Minum Vitamin C Setelah Vaksinasi COVID-19?
searchtext customer service

Minum Vitamin C Usai Vaksinasi COVID-19 Ganggu Efektivitas?

Menolak minum vitamin C karena takut “membunuh” virus mati yang berasal dari vaksin COVID-19? Simak dulu penjelasan medis berikut ini agar tak salah kaprah.
Minum Vitamin C Usai Vaksinasi COVID-19 Ganggu Efektivitas?

Klikdokter.com, Jakarta Mendapatkan vaksin COVID-19 memang tak langsung membuat Anda kebal dari penyakit tersebut.

Namun setidaknya, jika Anda tertular dari orang lain, gejala yang dirasakan tidak parah dan tak semakin menyumbang angka kematian akibat virus corona.

Sama seperti vaksin jenis lainnya, vaksin yang satu ini berisikan virus SARS-CoV-2 yang sudah dinonaktifkan untuk membentuk antibodi di dalam tubuh.

Nah, karena berisikan virus, segelintir orang percaya bahwa mengonsumsi vitamin C usai disuntik justru akan menghilangkan efektivitas virusnya. Lantas, benarkah bisa begitu?

Artikel Lainnya: Penelitian: Vitamin C dan Zinc Tidak Bisa Mengurangi Gejala COVID-19

1 dari 3

Vitamin C Pengaruhi Efektivitas Vaksin COVID-19?

Vitamin C Pengaruhi Efektivitas Vaksin COVID-19?
loading

Keyakinan bahwa vitamin C bisa memberikan pengaruh buruk terhadap efektivitas vaksin sepertinya berasal dari khasiat vitamin itu sendiri.

Umumnya orang mengetahui, vitamin C mampu memelihara daya tahan tubuh dan mencegah penyakit, salah satunya infeksi virus.

Ketika virus mati yang berada dalam kandungan vaksin masuk ke tubuh dan bertemu dengan vitamin C, dikhawatirkan vitamin ini akan mencegah virus bekerja membentuk antibodi.

Penyuntikkan vaksin pun dianggap akan sia-sia dan hanya vitamin C yang bekerja memelihara daya tahan tubuh.

Artikel Lainnya: Suntik Vitamin C, Adakah Efek Sampingnya?

Menurut dr. Devia Irine Putri, anggapan di atas itu keliru. Ia berpendapat, tidak ada larangan dan pengaruh negatif bila Anda mengonsumsi vitamin C setelah mendapatkan vaksinasi COVID-19.

“Tidak ada larangan seperti itu, kok. Mikronutrien seperti vitamin C, vitamin B, A, D, E, selenium, dan zat besi misalnya, malah berperan dalam menjaga daya tahan tubuh agar tetap baik,” ungkap dr. Devia.

“Jadi, vaksinasi plus minum suplemen yang berisikan vitamin tadi akan menghasilkan daya tahan tubuh yang baik dan tak mudah sakit,” jelasnya.

Konsumsi vitamin dan telah divaksinasi sangatlah menguntungkan. Keduanya saling bekerja sama untuk membuat tubuh lebih sehat.

Vitamin C tak mesti didapatkan lewat produk suplemen. Buah-buahan yang mengandung vitamin tersebut juga dapat dikonsumsi, misalnya jeruk, pepaya, kiwi, stroberi, jambu biji, dan lain lain.

Ada baiknya kalau makanan kaya vitamin ini dikonsumsi setelah Anda makan daging yang merupakan sumber zat besi. Karena, vitamin C akan membantu penyerapan zat besi di dalam tubuh sehingga Anda terhindar dari anemia.

Artikel Lainnya: Benarkah Ada Vaksin yang Bisa Memberi Kekebalan Seumur Hidup?

2 dari 3

Pentingnya Minum Vitamin setelah Vaksinasi Virus Corona

Pentingnya Minum Vitamin setelah Vaksinasi Virus Corona
loading

Satu hal yang berisiko merusak perlindungan vaksinasi adalah kekurangan gizi, terutama pada lansia.

Orang yang lebih tua (lansia) memiliki respons kekebalan tubuh yang lebih lemah dibandingkan orang dewasa muda.

Selain karena fungsi organ-organ yang memang sudah menurun seiring berjalannya waktu, kekurangan mikronutrien bisa menjadi penyebabnya.

Agar sistem kekebalan untuk melawan infeksi semakin kuat terhadap penyakit setelah vaksinasi, diperlukan berbagai mikronutrien.

European Food Safety Authority menyatakan, vitamin A, B6, B9, B12, C, D, serta mineral seng, selenium, besi, dan tembaga dibutuhkan untuk memelihara fungsi sistem kekebalan tubuh, khususnya pada lansia.

Masing-masing mikronutrien di atas terbukti memainkan peran penting dalam mendukung fungsi kekebalan dan mengurangi risiko infeksi.

Penelitian juga telah menemukan, orang yang terinfeksi COVID-19 dengan gejala lumayan berat biasanya memiliki kadar vitamin dan mineral yang rendah di dalam tubuhnya.

Artikel Lainnya: Alasan Dilarang Minum Obat Pereda Nyeri Sebelum Vaksinasi COVID-19

Jika sistem kekebalan tidak diberi “bahan bakar” atau asupan dengan benar, maka hal ini dapat menyebabkan respons vaksin menjadi kurang maksimal.

Akibatnya, virus lebih mudah menjangkiti tubuh yang mengalami stres oksidatif akibat kurangnya nutrisi antioksidan.

Jadi, minum vitamin setelah vaksinasi dan makan makanan sehat secara rutin justru disarankan.

Kini, Anda tak perlu khawatir bila ingin minum vitamin setelah vaksinasi coronavirus. Justru cara ini tak kalah penting untuk memaksimalkan perlindungan bagi tubuh.

Baca Juga

Hal yang terpenting, konsumsi suplemen vitamin dalam dosis yang dianjurkan (tidak berlebihan).

Ingin mendapatkan suplemen lengkap sesuai kebutuhan? Kunjungi Belanja Sehat Klikdokter. Konsultasi ke dokter bisa lebih cepat via LiveChat.

(FR/AYU)

KONSULTASI LEBIH LANJUT

avatar

dr. Febryan Agus Pramudyo, Sp. GK

Spesialis Gizi Klinik
wallet
Rp. 50.000

ARTIKEL TERKAIT

Medfact: Benarkah Vaksin COVID-19 Sinovac Bikin Gangguan Ereksi?

Info Sehat
16 Apr

Benarkah Vaksin Corona Bisa Sebabkan Hipernatremia?

Info Sehat
15 Apr

Obat Molnupiravir, Benarkah Dapat Sembuhkan COVID-19?

Info Sehat
14 Apr

Mutasi COVID B.1.351 Disebut Tekan Efektivitas Vaksin, Ini Kata Dokter

Info Sehat
13 Apr

Studi Terbaru: Risiko Penularan COVID-19 dari Permukaan Benda Rendah

Info Sehat
13 Apr

REAKSI ANDA

1 KOMENTAR

Avatar
Ela Wawati
1 Tahun Lalu

Hallo pembaca, Sudahkan anda mencoba untuk trading forex, emas, saham dan bitcoin, meefx adalah broker terbaik untuk anda. mengapa harus berdagang di meefx. 1. Bonus 5 usd tanpa deposit 2. Trading tidak dikenakan swap 3. Trading tidak dinekan komisi kunjungi website kami : http://meefx.co.id

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk
livechat