search

Cara Mencegah Anak Makan Berlebihan Saat Buka Puasa

Anak-anak umumnya lebih sulit mengontrol porsi makannya saat berbuka puasa. Untuk mencegah anak buka puasa secara berlebihan, ikuti tips ini.
Cara Mencegah Anak Makan Berlebihan Saat Buka Puasa

Klikdokter.com, Jakarta Bagi anak-anak, menjalankan ibadah puasa memang tidak mudah, apalagi jika ini adalah kali pertamanya.

Karena sudah sangat lapar dan haus, saat berbuka puasa anak dapat menyantap seluruh makanan yang tersedia di meja sampai habis.

Sayangnya, perilaku makan berlebihan saat buka puasa tidak baik. Jika dibiarkan terus terjadi, hal itu dapat menyebabkan masalah kesehatan tertentu, seperti lemas, mual, dan perut begah!

 

1 dari 3

Tips Cegah Anak Buka Puasa Berlebihan

Tips Cegah Anak Buka Puasa Berlebihan
loading

Orangtua perlu mengajarkan anak agar tidak makan berlebihan saat buka puasa guna meminimalkan gangguan kesehatan yang dapat terjadi. Berikut adalah cara mencegahnya:

1. Sajikan Makanan Ringan

Tidak perlu terburu-buru memberikan hidangan utama kepada anak saat buka puasa. Anda bisa memberikan makanan yang ringan terlebih dahulu.

Misalnya, saat berbuka bisa diberikan makanan seperti satu gelar air mineral. Anda juga bisa menyediakan kurma atau buah potong yang dapat meningkatkan kadar gula alami di dalam tubuhnya.

Jangan langsung memberikan makan berat karena itu membuat pencernaan anak jadi ‘kaget’ dan berisiko mengalami rasa tidak nyaman di perut.

Artikel Lainnya: Menu Buka Puasa untuk Anak, Bagaimana Sebaiknya?

2. Ajarkan Untuk Membagi Waktu

Dokter Astrid Wulan Kusumoastuti menjelaskan, orangtua harus cermat dalam membagi waktu makan anak.

Misalnya, saat azan berkumandang, minta anak untuk minum air putih terlebih dahulu dan makan camilan.

Setelahnya, ajak anak untuk beribadah salat magrib, lalu lanjutkan dengan makan berat sebelum salat tarawih.

Apabila anak masih terlihat lapar, berikan mereka buah potong atau segelas susu untuk mengenyangkan perut mereka.

Jika orangtua sudah memberikan porsi makanan yang cukup kepada anak, maka si kecil tidak akan makan secara berlebihan.

3. Perhatikan Asupan Gula Anak

Melansir dari Childrens Health, gula merupakan zat yang asupannya harus dibatasi. Sebab, mengonsumsi gula secara berlebihan justru bisa buat anak jadi semakin lapar.

Gula, terutama gula buatan, memiliki kandungan karbohidrat yang sangat tinggi. Nantinya, gula semakin sulit dicerna dan menumpuk menjadi lemak. Dampaknya, anak menjadi tidak berenergi dan terus merasa lapar.

Untuk menghindari hal tersebut, orangtua bisa menyediakan asupan gula alami saat berbuka puasa.

Sediakan makanan mengandung gula alami, seperti buah potong, jus buah, atau semangkuk smoothies untuk berbuka puasa.

Artikel Lainnya: Kembalikan Energi Saat Buka Puasa dengan 5 Makanan Ini

4. Beri Jarak Makan

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, dr. Astrid Wulan menyarankan para ortu untuk cermat membagi waktu makan anak.

Ia mengatakan, “Menerapkan jarak antar makan dapat memberikan waktu bagi lambung untuk mengirim sinyal ke otak bahwa perut sudah tidak lagi kosong. Sehingga pada sesi makan setelah beribadah maghrib, anak tidak lagi kalap atau makan secara berlebihan.”

5. Ulangi Setiap Hari

Jika keempat poin di atas sudah dilakukan dengan benar, maka ulangi terus kebiasaan makan ini setiap harinya.

Ketika anak sudah terbiasa dengan pola makan seperti ini, maka Anda tak perlu khawatir si kecil akan makan secara berlebihan. Jadi, tetap tegas dalam mengatur pola makan anak seperti yang telah dijelaskan di atas.

2 dari 3

Bahaya Makan Berlebihan Saat Buka Puasa

Bahaya Makan Berlebihan Saat Buka Puasa
loading

Ketika mengonsumsi makanan secara berlebihan, otomatis asupan karbohidrat ke dalam tubuh juga meningkat.

Akibatnya, terdapat lonjakan kadar gula darah di dalam tubuh yang diikuti dengan penurunan kadar insulin. Dampaknya, tubuh anak jadi lemas dan ia pun cepat mengantuk.

Artikel Lainnya: Suka Kurma, Jangan Makan Terlalu Banyak Saat Buka Puasa!

Selain itu, makan berlebihan saat berbuka puasa dapat mengganggu pencernaan. Dampaknya, perut terasa kembung, nyeri, dan begah.

Bahkan, makan berlebihan bisa menyebabkan kondisi gastroesophageal reflux disease (GERD). Gejala GERD bisa berupa nyeri di ulu hati dan dada seperti terasa terbakar (heartburn).

Baca Juga

Nah, agar terhindar dari kondisi tersebut, atur pola makan anak selama puasa baik, saat berbuka maupun sahur. Orangtua juga bisa ikut menerapkan pola makan di atas sebagai contoh yang baik bagi buah hati.

Untuk tahu informasi kesehatan anak atau tips parenting lainnya, baca terus artikel di aplikasi Klikdokter.

(OVI/AYU)

KONSULTASI LEBIH LANJUT

avatar

dr. Shelvy Putri Amelia, Sp. A

Spesialis Anak
wallet
Rp. 20.000
avatar

Dr. dr. FX. Wikan Indrarto, Sp. A

Spesialis Anak
wallet
Rp. 30.000
avatar

dr. Andrew Limantoro, Sp. A

Spesialis Anak
wallet
Rp. 20.000

ARTIKEL TERKAIT

Manfaat Kurma Cina untuk Kesehatan Tubuh Anda

Info Sehat
20 Apr

Efek Samping Jamur Champignon untuk Kesehatan

Info Sehat
17 Apr

Mi Instan Sebabkan Tumor Jinak di Payudara, Mitos atau Fakta?

Info Sehat
14 Apr

Makanan yang Baik untuk Kesehatan Pencernaan Anda

Info Sehat
13 Apr

Anak Rewel Mau Punya Adik, Bagaimana Ortu Harus Bersikap?

Info Sehat
11 Apr

REAKSI ANDA

1 KOMENTAR

Avatar
Ela Wawati
17 Hari Lalu

Hallo pembaca, Sudahkan anda mencoba untuk trading forex, emas, saham dan bitcoin, meefx adalah broker terbaik untuk anda. mengapa harus berdagang di meefx. 1. Bonus 5 usd tanpa deposit 2. Trading tidak dikenakan swap 3. Trading tidak dinekan komisi kunjungi website kami : http://meefx.co.id

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk
livechat